• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Analis Wanti-wanti Dampak Sentralisasi Ekonomi dari Danantara

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 23 Januari 2026 - 22:25
in Ekonomi
Analis komunikasi politik, Hendri Satrio. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Danantara tidak hanya diuji dari neraca keuangannya, tetapi juga dari seberapa jauh keberadaannya dirasakan oleh masyarakat di luar pusat kekuasaan ekonomi. Tanpa pendekatan yang inklusif, lembaga ini dinilai berisiko dipersepsikan sebagai proyek elite yang jauh dari kebutuhan daerah.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menekankan, pemerataan manfaat harus menjadi bagian tak terpisahkan dari desain kebijakan Danantara, terutama bagi wilayah yang selama ini bergantung pada transfer pusat untuk pembangunan dasar.

BacaJuga:

Bea Cukai Dampingi Pelaku Usaha, Dorong Kelancaran Perdagangan dan Industri

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

PLN Indonesia Power Perkuat Edukasi Energi Bersih dan Ekosistem Waduk lewat Program Kelana

“Bagaimana menjamin bahwa manfaat dari investasi nasional melalui Danantara dapat dirasakan secara merata oleh daerah, terutama dalam bentuk akses fiskal, infrastruktur, dan lapangan kerja? Banyak daerah bergantung pada transfer pusat untuk pembangunan dasar, tanpa mekanisme distribusi yang adil,” kata Hensa -sapaan Hendri Satrio- melalui gawai, Jumat (23/1/2026).

Ia menilai, konsentrasi BUMN di Pulau Jawa berpotensi membuat efek ekonomi Danantara semakin timpang bila tidak diimbangi kebijakan afirmatif untuk wilayah lain.

“Danantara berpotensi memperbesar ketimpangan antarwilayah. Misalnya, Jawa Barat mungkin punya banyak BUMN yang berpusat di sana. Jawa Tengah, Jawa Timur mungkin banyak BUMN yang ada di sana. Bagaimana dengan daerah-daerah lain? Nah ini musti juga dipikirkan,” ujar Hensa.

Di sisi lain, Hensa menilai persoalan komunikasi publik menjadi kunci agar Danantara tidak kehilangan legitimasi sosial.

“Danantara harus membangun komunikasi publik yang transparan, partisipatif, dan berbasis bukti agar publik, terutama di daerah, memahami dan menerima kebijakan ini sebagai bagian dari agenda pembangunan bersama sebab jika tidak dikomunikasikan dengan baik, Danantara akan dianggap sebagai instrumen sentralisasi dan elitisme politik,” imbuhnya.

Menurutnya, kemasan komunikasi yang terlalu elitis hanya akan memperbesar jarak antara kebijakan pusat dan harapan masyarakat.

“Danantara itu besar namanya, waktu launching juga besar-besaran. Ada tiga presiden datang ke sana, nah menurut saya publik butuh narasi keadilan dan bukti konkrit, bukan hanya janji dan jargon untuk menjawab kekhawatiran serta membangun harapan yang realistis, dan membuka ruang dialog buat masyarakat,” tutur Hensa.

Selain itu, lanjut Hensa, rencana penyederhanaan jumlah BUMN juga dinilai berpotensi memunculkan gejolak sosial-politik baru di internal perusahaan negara.

“Ada isu katanya dari 800 BUMN mau jadi 200 BUMN. Nah itu kan juga problem tersendiri tuh. Itu karyawan, direksi, komisaris, para tim suksesnya mau dikemanakan kalau dari 800 ke 200,” tambahnya.

Bagi Hensa, tantangan-tantangan tersebut harus dijawab dengan kebijakan yang terbuka dan berpihak pada kepentingan publik luas, bukan hanya kelompok tertentu. Tanpa itu, Danantara sulit menjadi simbol pembangunan bersama, alih-alih sekadar proyek besar yang terasa jauh dari kehidupan sehari-hari masyarakat. (her)

Tags: AnalisDanantaraHendri SatrioHensaSentralisasi Ekonomi

Berita Terkait.

bc4
Ekonomi

Bea Cukai Dampingi Pelaku Usaha, Dorong Kelancaran Perdagangan dan Industri

Senin, 7 September 2026 - 19:29
maman
Ekonomi

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

Senin, 7 September 2026 - 19:19
plastik
Ekonomi

PLN Indonesia Power Perkuat Edukasi Energi Bersih dan Ekosistem Waduk lewat Program Kelana

Senin, 7 September 2026 - 19:06
Ideafest 2026
Ekonomi

IdeaFest 2026, Pertamina Kenalkan Potensi Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat

Senin, 7 September 2026 - 14:06
Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia
Ekonomi

Rumput Laut Sulsel Jadi Bahan Baku Alternatif Plastik, Uluu Perkuat Ekosistem di Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:48
Arya Dwi Paramita
Ekonomi

Pertamina Ungkap Strategi Pertumbuhan Ganda untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

Senin, 7 September 2026 - 13:28

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.