• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia-India Perkuat Kolaborasi Dorong Ekosistem AI yang Inklusif

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Januari 2026 - 00:29
in Nasional
AI-Pre-Summit-2026

Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty (kiri) bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria dalam acara AI Pre-Summit 2026, di Jakarta, Rabu (21/1/2026). ANTARA/Sri Dewi Larasati

Share on FacebookShare on Twitter

 

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital mendorong pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang inklusif dengan memperkuat kolaborasi bersama India.

BacaJuga:

7 Rekomendasi Penting untuk Penyempurnaan Regulasi Perubahan Iklim

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana

Era AI, Wartawan Dituntut Tetap Kritis dan Pegang Teguh Etika Jurnalistik

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyampaikan kemitraan itu dibangun di atas fondasi potensi pertumbuhan ekonomi digital di India dan Indonesia menjadi peluang untuk menerapkan solusi AI.

Ekonomi digital Indonesia, kata Nezar, diproyeksikan mencapai gross merchandise value sekitar 330 miliar dolar AS pada tahun 2030, didorong oleh pasar yang berkembang pesat dan demografi yang muda, sementara, ekonomi digital India berada pada jalur untuk mencapai angka 1 triliun dolar AS pada tahun 2030.

“Pertumbuhan paralel ini bukan sekadar masalah skala. Ini mewakili peluang bersama yang besar untuk menerapkan solusi AI yang menjawab tantangan, mulai dari inklusi keuangan hingga ketahanan iklim,” kata Wamen Nezar Patria dalam sambutannya di acara AI Pre-Summit 2026, di Jakarta, Rabu (21/1/2026).

Nezar menuturkan dialog ini merupakan langkah konkret seperti pentingnya memperkuat komitmen terhadap Sovereign AI penting di tengah dinamika geopolitik AI global dalam semangat kerja sama Global South.

Menurut dia, kemampuan suatu negara untuk membangun, mengatur, dan menerapkan kecerdasan buatan dengan memanfaatkan data, talenta, serta infrastruktur sendiri menjadi kunci dalam menjaga otonomi digital.

Pengembangan AI, lanjut Nezar, juga menuntut pandangan yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada sisi perangkat lunak, tetapi juga mencakup perangkat keras sebagai motor penggerak, karena itu, penguatan pengelolaan dan pemanfaatan bahan mentah bagi industri semikonduktor menjadi kebutuhan strategis.

“Indonesia dengan kekayaan sumber daya mineralnya, dan India dengan misi semikonduktornya yang ambisius berada pada posisi yang unik untuk membangun rantai pasok yang tangguh dan terintegrasi dari hulu ke hilir,” tutur Nezar.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk mengamankan masa depan teknologi kita serta memastikan bahwa negara-negara Global South tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen dan inovator teknologi dasar abad ke-21,” tambah dia.

Nezar juga mengatakan bahwa hubungan India dan Indonesia sudah bersahabat cukup dekat dan akan semakin dikuatkan dalam kerja sama emerging technologies yang ada, terutama membangun ekosistem industri AI.

“Kita ingin memperkuat kolaborasi dengan India untuk beberapa hal, tentu saja untuk memperkuat pembangunan infrastruktur AI yang ada di Indonesia dan juga kita ingin ada kerja sama talenta digital yang kuat dengan India,” ujar Nezar.

Adapun kolaborasi India dan Indonesia ini akan diperkuat melaui Global AI Impacts Summit 2026 yang akan digelar di India sebagai representasi terbesar dari Global South.

Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty mengatakan Global AI Impacts Summit 2026 di India berbeda dibandingkan forum AI sebelumnya, yakni penekanan pada dampak nyata dari penerapan AI.

Nantinya, forum tersebut akan membahas bukan hanya sekedar bagaimana memanfaatkan AI saja, tetapi bagaimana AI bisa meningkatkan kualitas hidup dan menjembatani kesenjangan sosial dan ekonomi.

“Sehingga betul-betul AI bisa lebih berdampak. India menjadi representasi untuk negara di Global South sehingga posisinya penting sebagai leader di global dan Asia. Diharapkan dalam kegiatan tersebut ada pembelajaran multidimensi dari satu negara dengan negara lain,” kata Sandeep Chakravorty. (ney)

 

Tags: AIIndiaindonesiaKementerian Komdigi

Berita Terkait.

iklim
Nasional

7 Rekomendasi Penting untuk Penyempurnaan Regulasi Perubahan Iklim

Sabtu, 19 September 2026 - 23:23
ika
Nasional

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana

Sabtu, 19 September 2026 - 22:02
ukww
Nasional

Era AI, Wartawan Dituntut Tetap Kritis dan Pegang Teguh Etika Jurnalistik

Sabtu, 19 September 2026 - 21:11
ulama
Nasional

Judi Online dan Pinjol Dinilai Saling Menjerat, DSP PKS Dorong Gerakan Nasional

Sabtu, 19 September 2026 - 18:08
menag
Nasional

Kunjungi 2 Pesantren di Kediri, Menag Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Bahasa Asing

Sabtu, 19 September 2026 - 17:04
hensat
Nasional

Hensa Ingatkan Bahaya Menelan Informasi dari Potongan Video: Jangan Abaikan Konteks

Sabtu, 19 September 2026 - 14:55

OLAHRAGA

sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Editor Laurens Dami
Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

INDOPOSCO.ID – Sumaya tinggal selangkah lagi dari sejarah. Atlet teqball putri Indonesia itu memastikan tempat di final nomor Women’s Singles...

SelengkapnyaDetails
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05
Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:16
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5530 shares
    Share 2212 Tweet 1383
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.