• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Dikagumi WMC-IFMA, Muaythai Indonesia Dinilai Punya Fondasi Kelas Dunia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 18 Januari 2026 - 23:24
in Olahraga
Vice-President WMC sekaligus General Secretary IFMA, Stephan Fox mengibarkan bendera Muaythai Indonesia di kantor NOC Indonesia, menandai dukungan internasional terhadap perkembangan Muaythai Tanah Air. Foto: Dok. NOC Indonesia

Vice-President WMC sekaligus General Secretary IFMA, Stephan Fox mengibarkan bendera Muaythai Indonesia di kantor NOC Indonesia, menandai dukungan internasional terhadap perkembangan Muaythai Tanah Air. Foto: Dok. NOC Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perkembangan Muaythai di Indonesia kian menarik perhatian dunia. Bukan hanya karena jumlah atlet dan kompetisinya yang terus bertambah, tetapi juga karena fondasi budaya bela diri yang dinilai kuat dan matang.

Penilaian itu datang langsung dari Vice-President of the World Muaythai Council (WMC) sekaligus General Secretary of International Federation of Muaythai Amateur (IFMA), Stephan Fox, saat melakukan kunjungan ke Indonesia dan bertemu dengan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia).

BacaJuga:

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Dalam pertemuan tersebut, Fox menyoroti posisi unik Indonesia sebagai negara yang memiliki tradisi panjang dalam seni bela diri.

“Indonesia adalah negara seni bela diri. Selain memiliki pencak silat sebagai kebanggaan nasional, Indonesia juga sangat kuat dalam tinju, dengan para petinju yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia dan federasi yang solid,” ujar Stephan Fox, Minggu (18/1/2026).

Menurutnya, Muaythai menemukan “rumah kedua” yang ideal di Indonesia. Kedekatan nilai budaya, disiplin latihan, hingga karakter atlet menjadi faktor yang mempercepat adaptasi dan popularitas olahraga asal Thailand itu di Tanah Air.

“Muaythai sendiri sangat populer di Indonesia. Ada kedekatan budaya antara dua negara asal—Indonesia dengan pencak silat dan Thailand dengan Muaythai. Federasi Muaythai Indonesia bekerja dengan sangat baik dan telah berpartisipasi dalam berbagai ajang seperti Asian Youth Games dan Islamic Games,” lanjutnya.

Rangkaian pencapaian tersebut dinilai Fox bukan sekadar prestasi jangka pendek, melainkan pondasi strategis menuju level dunia. Ia pun mengaku terkesan dengan sikap terbuka Indonesia terhadap kerja sama internasional serta keseriusan dalam membangun ekosistem olahraga.

“Selangkah demi selangkah, saya yakin Muaythai Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Indonesia adalah bangsa dan negara pecinta olahraga,” tegasnya.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari. Ia menegaskan bahwa Muaythai kini menjadi bagian penting dari lanskap olahraga bela diri nasional, berdampingan dengan pencak silat yang telah lebih dulu mengakar kuat.

“Indonesia adalah bangsa dengan tradisi seni bela diri yang kuat. Selain pencak silat sebagai warisan budaya bangsa, Muaythai juga berkembang sangat baik dan menjadi cabang olahraga yang diminati generasi muda. NOC Indonesia berkomitmen mendukung federasi-federasi olahraga, termasuk Muaythai, agar terus bertumbuh secara profesional dan berprestasi di tingkat internasional,” ujar Okto -sapaan Raja Sapta Oktohari-.

Lebih lanjut, Okto menekankan bahwa pembangunan prestasi tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui sistem pembinaan jangka panjang yang terukur dan berkelanjutan.

“Prestasi dan pengakuan global tidak datang secara instan. Dibutuhkan konsistensi pembinaan, kompetisi berjenjang, serta dukungan lintas pemangku kepentingan. Kami optimistis Muaythai Indonesia berada di jalur yang tepat,” tutupnya.

Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Indonesia perlahan menata langkahnya. Tak lagi sekadar menjadi penonton, Muaythai Tanah Air kini mulai mengetuk pintu dunia, dengan keyakinan, kerja keras, dan tradisi bela diri yang telah mengalir dalam darah bangsanya. (her)

Tags: IFMAMuaythainoc indonesiaWMC

Berita Terkait.

Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Dimyati Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib
Olahraga

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss
Olahraga

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo
Olahraga

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06
bultang
Olahraga

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05

OLAHRAGA

Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Dimyati Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5534 shares
    Share 2214 Tweet 1384
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.