• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menakar “Agenda Setting” Polri di Tengah Arus Viralitas Digital

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:25
in Nasional
Medila-Sisca-Arimi
Share on FacebookShare on Twitter

oleh Medila Sisca Arimi, Mahasiswi Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Jakarta

INDOPOSCO.ID – Di era di mana informasi bergerak lebih cepat dari detak jantung, Divisi Humas (Divhumas) Polri kini bukan sekadar “penyampai berita,” melainkan pemain kunci dalam catur opini publik. Menggunakan kacamata Teori Agenda Setting, kita dapat melihat bagaimana institusi ini berjuang keras menentukan apa yang seharusnya dianggap penting oleh masyarakat di tengah riuhnya isu-isu miring di media sosial.

BacaJuga:

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Strategi “Presisi” Sebagai Agenda Utama

Sejauh ini, Divhumas Polri telah berhasil menerapkan agenda setting melalui narasi “Polri Presisi”. Dengan konsisten membanjiri ruang publik lewat keberhasilan pengungkapan kasus besar dan aksi humanis personel di lapangan, Polri mencoba mentransfer “Agenda Institusi” menjadi “Agenda Publik”.
Hasilnya cukup signifikan. Data Litbang Kompas pada Juni 2024 menunjukkan tingkat kepercayaan publik menyentuh angka 73,1%. Ini membuktikan bahwa ketika Polri berhasil mendominasi pembicaraan dengan narasi positif secara berulang, masyarakat cenderung menaruh persepsi bahwa institusi ini terus berbenah dan profesional.

Tantangan “No Viral, No Justice”

Namun, penerapan teori ini tidak selamanya mulus. Munculnya fenomena “No Viral, No Justice” menjadi anomali besar bagi agenda setting yang dibangun Polri. Di sini, publik justru yang mengambil alih peran agenda setter. Kasus-kasus yang viral di media sosial seringkali memaksa Polri untuk mengubah prioritas kerjanya secara mendadak.

Ketika sebuah isu negatif menjadi viral, agenda setting resmi institusi seringkali “tenggelam”. Tantangan utama bagi Humas Polri saat ini adalah bagaimana agar mereka tidak hanya menjadi pemadam kebakaran (reaktif), tetapi mampu memprediksi dan memitigasi isu sebelum meledak menjadi agenda publik yang merugikan.

Antara Realitas Media dan Realitas Sosial

Catatan kritis bagi Divhumas Polri ke depan adalah menjaga agar “Realitas Media” yang mereka bangun tidak berjarak terlalu jauh dengan “Realitas Sosial” yang dirasakan masyarakat. Agenda setting akan sangat efektif jika didukung oleh fakta di lapangan. Jika masyarakat merasakan layanan kepolisian yang ramah dan transparan di tingkat Polsek maupun Polres, maka narasi besar yang dibangun di tingkat Mabes akan menjadi kebenaran yang tak terbantahkan.

Kesimpulan

Humas Polri telah menunjukkan kemajuan dalam mengelola manajemen isu dan cyber public relations. Namun, di era post-truth, agenda setting bukan lagi soal siapa yang paling banyak bicara, melainkan siapa yang paling cepat memberikan kebenaran yang jujur dan transparan. Konsistensi narasi dan kecepatan respons digital akan menjadi penentu apakah Polri tetap menjadi pemimpin opini, atau sekadar pengikut arus viralitas.*

Tags: Medila Sisca ArimiumjUniversitas Muhammadiyah Jakarta

Berita Terkait.

Amelia-Anggraini
Nasional

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:48
Kapolri
Nasional

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:28
Rizal-Suhaili
Nasional

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:07
Asta-mandala
Nasional

Program SMK Go Global Sasar Pasar Kerja Eropa, Asia, hingga Timur Tengah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:45
Narkotika
Nasional

Bea Cukai dan Bareskrim Ungkap Jaringan Narkotika Malaysia-Indonesia, Amankan 80 Kilogram Sabu dan 5.200 Butir Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:04
sigit
Nasional

Isu Pergantian Kapolri Kembali Menguat, Pakar Singgung Dilema Politik Presiden Prabowo

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:12

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1322 shares
    Share 529 Tweet 331
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1299 shares
    Share 520 Tweet 325
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.