INDOPOSCO.ID – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Teheran memperingatkan akan memberikan “pelajaran yang tak terlupakan” kepada Presiden AS Donald Trump jika Washington memutuskan melancarkan serangan militer ke Iran.
Ancaman tersebut disampaikan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada Senin, merespons pernyataan Trump terkait kemungkinan aksi militer terhadap Teheran.
“Saya mendengar Anda mengancam Iran. Para pembela Iran akan memberi Anda pelajaran yang tak terlupakan. Datanglah, dan saksikan bagaimana seluruh kekuatan Anda di Timur Tengah akan hancur,” ujar Ghalibaf, seperti disiarkan televisi pemerintah Iran, IRIB, pada Senin (12/1/2026).
Sebelumnya, pada akhir Desember, Trump menyatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika negara itu tetap melanjutkan program pengembangan rudal dan nuklirnya. Ancaman tersebut kembali diulang di tengah gelombang protes besar yang melanda Iran dalam beberapa pekan terakhir.
Trump juga mengancam akan menyerang Iran jika aparat keamanan membunuh para pengunjuk rasa. Ia bahkan mengklaim siap memberikan bantuan kepada rakyat Iran bila diperlukan.
Gelombang unjuk rasa menyapu berbagai wilayah Iran sejak Desember, dipicu oleh melonjaknya inflasi dan anjloknya nilai tukar rial. Kondisi ekonomi yang memburuk mendorong kenaikan harga barang grosir dan eceran, memicu kemarahan publik.
Di tengah tekanan tersebut, Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad-Reza Farzin dilaporkan telah mengundurkan diri. Situasi semakin memanas setelah Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan dalam Revolusi 1979, menyerukan perlawanan terhadap pemerintah.
Sejak 8 Januari, unjuk rasa meningkat tajam. Pemerintah Iran merespons dengan memblokir akses internet di sejumlah wilayah. Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan terjadi di beberapa kota, dengan laporan korban jiwa dari kedua pihak.
Namun pada Senin (12/1), otoritas Iran menyatakan bahwa situasi keamanan mulai berangsur terkendali, meski ketegangan politik dan ancaman eksternal masih membayangi kawasan tersebut. (dil)










