INDOPOSCO.ID – Prajurit Kodam XIII/Merdeka terus melakukan upaya penanggulangan dan pemulihan pascabencana banjir bandang di beberapa kampung/kelurahan di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut)
“Prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama unsur terkait masih berada di lapangan untuk memastikan proses penanggulangan dan pemulihan berjalan optimal,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) III/ Merdeka Kolonel Inf. Daniel ES Lalawi di Manado, Minggu (11/1/2026).
Kapendam mengatakan hingga hari ini pukul 08.30 Wita personel Kodam XIII/Merdeka melaksanakan pemantauan situasi serta berbagai langkah penanganan di sejumlah wilayah terdampak.
“Kehadiran aparat di lapangan bertujuan memberikan rasa aman, sekaligus membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.
Banjir bandang tersebut berdampak di beberapa kecamatan di Pulau Siau, yakni Kecamatan Siau Timur yang meliputi Kelurahan Bahu dan Kampung Bandil, Kecamatan Siau Barat Selatan meliputi Kampung Laghaeng dan Kampung Batusenggo, serta Kecamatan Siau Barat yang mencakup Kampung Peling, Kampung Bumbiha, dan Kelurahan Paseng.
Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan luapan air disertai material lumpur dan bebatuan yang merusak rumah warga serta sejumlah fasilitas umum. Kondisi tersebut mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu dan memerlukan penanganan cepat dari aparat gabungan.
Dalam proses penanganan, prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama unsur terkait bahu-membahu melaksanakan evakuasi warga, pencarian korban, pembersihan material banjir, serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak di lokasi pengungsian.
Upaya penanganan pascabencana tersebut terus dilaksanakan secara berkelanjutan hingga kondisi wilayah dinyatakan aman dan masyarakat dapat kembali beraktivitas.
“Kodam XIII/Merdeka berkomitmen untuk terus hadir dan bersinergi dengan seluruh pihak dalam membantu percepatan pemulihan pasca banjir bandang di Pulau Siau,” katanya. (ney)










