• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BPBD Lumajang Imbau Warga Waspadai Letusan Sekunder Semeru

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 12 Januari 2026 - 04:33
in Nusantara
Letusan sekunder Gunung Semeru yang terjadi Sungai Curah Kobokan pada Minggu (11/1/2026) sore. ANTARA/HO-BPBD Lumajang

Letusan sekunder Gunung Semeru yang terjadi Sungai Curah Kobokan pada Minggu (11/1/2026) sore. ANTARA/HO-BPBD Lumajang

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mengimbau warga untuk mewaspadai letusan sekunder Gunung Semeru saat hujan deras mengguyur lereng Gunung Semeru pada Minggu sore.

BacaJuga:

Dari Rp15 Juta hingga Rumah Baru, Begini Skema Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Asap Karhutla Mengepul, Penerbangan di Kalimantan Tetap Aman

Gempa Susulan Masih Terjadi, Jumlah Pengungsi di NTT Melonjak Hampir 37 Ribu Jiwa

“Letusan sekunder terjadi di sepanjang Kali Wedok Daerah Aliran Sungai (DAS) Besuk Kobokan, sedangkan yang di hilir tidak berdampak pada aktivitas warga,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho saat dikonfirmasi per telepon di kabupaten setempat, Minggu (11/1/2026).

Letusan sekunder merupakan semburan asap putih tebal yang terjadi saat air hujan bertemu material vulkanik panas sisa erupsi yang berada di sepanjang aliran Sungai Besuk Kobokan, sehingga menyebabkan jarak pandang terbatas.

Menurutnya, letusan sekunder di selatan pos pantau mengarah ke timur Jembatan Gladak Perak, sehingga pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi letusan sekunder saat terjadi banjir lahar dingin Gunung Semeru.

Letusan sekunder biasanya terjadi di luar pusat aktivitas gunung api yakni aliran Sungai Kobokan yang kini menampung tumpukan material awan panas yang suhunya sedang tinggi.

Berdasarkan catatan petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, getaran banjir lahar terekam di seismograf sebanyak satu kali gempa getaran banjir dengan amplitudo 35 milimeter dan lama gempa 6120 detik.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi banjir lahar hujan, serta para penambang pasir harus menghentikan aktivitas,” tuturnya.

Banjir lahar hujan Gunung Semeru dari hulu mengalir ke Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang yang berada di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Isnugroho mengatakan status Gunung Semeru dalam masih siaga, sehingga masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” katanya.

Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Masyarakat juga harus mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini di kawasan Gunung Semeru dan sekitarnya yang menyebutkan bahwa terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada pukul 17.10 WIB.

“Hujan tersebut terjadi di wilayah Pronojiwo di Kabupaten Lumajang dan Ampelgading di Kabupaten Malang yang merupakan lereng Gunung Semeru hingga pukul 19.10 WIB,” kata Kepala Stasiun BMKG Juanda, Taufiq Hermawan dalam laporan tertulisnya.

Ia menjelaskan potensi dampak yang harus diwaspadai banjir lahar hujan, banjir bandang, banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Lumajang yang meliputi Kecamatan Pronojiwo, Pasrujambe, dan Candipuro, sedangkan wilayah Kabupaten Malang terjadi di Kecamatan Ampelgading. (ney)

Tags: BPBD LumajangGunung Semeru

Berita Terkait.

Kerusakan
Nusantara

Dari Rp15 Juta hingga Rumah Baru, Begini Skema Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:36
Karhutla
Nusantara

Asap Karhutla Mengepul, Penerbangan di Kalimantan Tetap Aman

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:17
Sosialisasi
Nusantara

Gempa Susulan Masih Terjadi, Jumlah Pengungsi di NTT Melonjak Hampir 37 Ribu Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:23
Kerusakan
Nusantara

Hari Kedelapan Pendataan Paralel, BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:40
Gempa-Sukabumi
Nusantara

Gempa Bumi Guncang Kota Sukabumi di Jawa Barat Pagi Ini, Pusat Episenter di Darat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:49
Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki
Nusantara

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:31

BERITA POPULER

  • Dari Tengah Rig, Pertamina Drilling Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Jaga Energi Indonesia

    Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    30974 shares
    Share 12390 Tweet 7744
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    6416 shares
    Share 2566 Tweet 1604
  • Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3292 shares
    Share 1317 Tweet 823
  • Pelajar Tewas Terlindas Truk, Pramono Anung Minta Jalan Licin Kramat Jati Diperbaiki

    2371 shares
    Share 948 Tweet 593
  • Rumah Tahan Gempa BRIN Lulus Ujian, Siap Jadi Model Rekonstruksi di Daerah Rawan Bencana

    1749 shares
    Share 700 Tweet 437
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.