• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tangkap Ikan Musim Dingin di Songyuan, Tradisi Kuno yang Terus Dilestarikan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 9 Januari 2026 - 17:07
in Internasional
china

Foto udara yang diambil dengan menggunakan drone pada 8 Januari 2026 ini menunjukkan sekumpulan orang menghadiri upacara pembukaan Festival Pariwisata Budaya Berburu dan Memancing di Es dan Salju Danau Chagan ke-24 di Songyuan, Provinsi Jilin, China. Foto : Antara/Xinhua/Yan Linyun.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pada suhu minus 20 derajat Celsius, permukaan es Danau Chagan di Kota Songyuan, Provinsi Jilin, China, bergema oleh bunyi nyaring alat pahat es yang menghantam lapisan beku.

Saat jaring diangkat, kawanan ikan berlompatan keluar dari danau es, memercikkan serpihan es ke udara, menandai kembali panen melimpah bagi masyarakat nelayan-pemburu di kawasan timur laut China.

BacaJuga:

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Pada Kamis (8/1/2026), Festival Budaya Pariwisata Perburuan dan Penangkapan Ikan Es Danau Chagan ke-24 resmi dibuka di Lapangan Nabo di Kota Songyuan, Provinsi Jilin.

Di lokasi penangkapan ikan musim dingin, bendera-bendera kuning berkibar tertiup angin dingin, sementara puluhan nelayan bekerja sama dengan pembagian tugas yang rapi di bawah arahan tenang sang pemimpin penangkapan ikan, yang dikenal sebagai yubatou.

Proses pemecahan es dan pemasangan tongkat dilakukan secara berurutan, sementara jaring raksasa sepanjang ribuan meter perlahan dibentangkan di bawah danau es.

Dengan bantuan derek pemutar yang ditarik kuda, jaring besar tersebut ditarik keluar dari danau, menghadirkan kembali pemandangan spektakuler ikan-ikan yang berlompatan dari danau es.

Dalam tradisi penangkapan ikan musim dingin di Danau Chagan, yubatou merupakan pemimpin tim nelayan. Bing Hailong yang kini berusia 48 tahun telah berkecimpung di bidang ini selama puluhan tahun dan telah menjabat sebagai yubatou selama empat tahun terakhir.

“Ketebalan es saat ini sekitar 60 sentimeter. Setiap hari, kami mulai bekerja di tengah danau sekitar pukul 07.30 dan mulai mengangkat ikan sekitar pukul 12.00. Ikan yang tertangkap antara lain ikan kepala besar dan ikan perak. Tahun ini, dalam satu kali penarikan jaring, hasil tangkapan terbanyak mencapai 90.000 kilogram,” ujar yubatou Bing Hailong kepada reporter.

Tugas terpenting seorang yubatou adalah menentukan lokasi kawanan ikan. Dengan pemahaman mendalam terhadap kebiasaan ikan, dia mampu memperkirakan posisi ikan hanya dengan mengamati permukaan es.

Setelah menemukan “sarang ikan”, tim nelayan membuat lubang es untuk masuk dan keluarnya jaring, memasang tongkat penarik, lalu secara perlahan membentangkan jaring di bawah lapisan es.

Tahap penarikan jaring mengandalkan derek pemutar yang ditarik kuda. Derek tersebut menyerupai batu giling, dengan empat hingga enam ekor kuda besar berlari mengelilinginya untuk menarik jaring yang telah ditutup rapat keluar dari air.

“Kami menggunakan jaring dengan ukuran mata enam inci, sehingga hanya ikan berukuran besar yang tertangkap,” kata Shan Junguo, yang telah bekerja di perikanan Danau Chagan selama puluhan tahun.

Dia menambahkan bahwa setiap tahun benih ikan ditebar pada musim panas dan gugur, dengan menerapkan prinsip budi daya dan penangkapan ikan secara ilmiah.

Langkah tersebut tidak hanya menjamin hasil perikanan saat ini, tetapi juga menjaga cadangan sumber daya ikan untuk masa depan, sehingga perikanan Danau Chagan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memastikan “ikan tersedia setiap tahun.”

Danau Chagan merupakan salah satu dari sepuluh danau air tawar terbesar di China. Dalam bahasa Mongolia, danau ini dikenal sebagai “Chagan Nur”, yang berarti “danau putih” atau “danau suci” seperti dilansir Xinhua melalui Antara.

Pada 2008, tradisi penangkapan ikan musim dingin di Danau Chagan dimasukkan ke dalam daftar Warisan Budaya Takbenda Nasional China. (aro)

Tags: ChinaikanTiongkok

Berita Terkait.

rio
Internasional

Di Forum Parlemen Dunia, BKSAP DPR Serukan Pemberdayaan Generasi Muda

Selasa, 15 September 2026 - 21:35
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57
Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01

OLAHRAGA

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13
Olahraga

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Editor Dilianto
Rabu, 16 September 2026 - 19:17

INDOPOSCO.ID – Ada masa ketika Ketapang Junior FA bahkan kesulitan mencetak satu gol. Kekalahan 0-17 dan 0-11 pernah menjadi bagian...

SelengkapnyaDetails
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1664 shares
    Share 666 Tweet 416
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    1172 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1069 shares
    Share 428 Tweet 267
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.