• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

OTT Oknum Jaksa dan Kasus Strategis Jadi Sorotan Pengawasan Komisi Kejaksaan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 8 Januari 2026 - 22:30
in Nasional
Ketua Komisi Kejaksaan Pujiyono Suwadi (tengah) didampingi Komisioner Kejaksaan. Foto: Istimewa

Ketua Komisi Kejaksaan Pujiyono Suwadi (tengah) didampingi Komisioner Kejaksaan. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Kejaksaan (Komjak) Republik Indonesia mencatat telah menerima 1.070 laporan pengaduan masyarakat sepanjang 2025, sebagai bagian dari penguatan pengawasan eksternal terhadap kinerja Kejaksaan.

Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Pujiyono Suwadi mengatakan dari jumlah itu, sebanyak 588 laporan ditujukan langsung kepada Komisi Kejaksaan dan menjadi fokus penanganan, sementara 453 laporan lainnya merupakan tembusan.

BacaJuga:

415 Jembatan Rampung Dibangun, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Dukung Indonesia Emas 2045, Sinar Mas Land Beri Beasiswa Digital di Monash University Indonesia

“Seluruh laporan diproses melalui mekanisme telaah administratif hingga pembahasan dalam rapat pleno komisioner sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya kepada wartawan Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, pengawasan juga diarahkan pada sejumlah perkara strategis yang menyita perhatian publik, termasuk kasus-kasus besar serta operasi tangkap tangan (OTT) terhadap jaksa di beberapa daerah.

“Komisi Kejaksaan memandang peristiwa tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat pengawasan, penegakan disiplin, serta pembenahan sistem pembinaan aparatur kejaksaan,” ujarnya.

Selain itu, kata Puji, Komisi Kejaksaan menaruh perhatian serius terhadap insiden pembacokan terhadap jaksa dan pegawai Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Sumatera Utara.

Menurutnya, peristiwa tersebut dinilai menegaskan urgensi perlindungan dan jaminan keamanan bagi aparatur penegak hukum.

“Menyikapi hal ini, Komisi Kejaksaan menyampaikan rekomendasi kebijakan terkait penyempurnaan tata kerja serta penguatan sistem perlindungan bagi insan kejaksaan,” tukasnya.

Tak hanya itu, sepanjang tahun berjalan, Komisi Kejaksaan telah menerbitkan 526 surat rekomendasi hasil pengawasan kepada Kejaksaan dan instansi terkait.

Dari 464 rekomendasi yang disampaikan kepada Kejaksaan, sebanyak 402 rekomendasi atau 86,63 persen ditindaklanjuti dalam waktu kurang dari tiga bulan.

“Capaian ini mencerminkan meningkatnya sinergi antara Komisi Kejaksaan dan Kejaksaan RI,” ucapnya.

Di luar rekomendasi pengawasan, ia menuturkan Komisi Kejaksaan juga menyampaikan tujuh rekomendasi kebijakan kelembagaan.

Untuk memperkuat substansi rekomendasi tersebut, Komisi Kejaksaan menggelar sejumlah forum diskusi terfokus (FGD) guna memastikan rekomendasi disusun secara objektif dan komprehensif.

“Sebagian rekomendasi telah disampaikan kepada Jaksa Agung, sementara laporan detail akan diteruskan kepada Presiden,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan apresiasi kinerja, Komisi Kejaksaan kembali menyelenggarakan Program Anugerah Komjak RI.

Program ini kata dia, memberikan penghargaan kepada satuan kerja kejaksaan, jaksa, serta ASN non-jaksa berprestasi, termasuk penghargaan khusus bagi insan kejaksaan yang menunjukkan dedikasi luar biasa.

Proses penilaian dilakukan secara bertahap dan transparan, mulai dari pengumpulan dan verifikasi data kinerja periode 2024–2025, pemanfaatan basis data pengaduan masyarakat, hingga pelibatan publik melalui polling terbuka.

Tahapan selanjutnya meliputi seleksi nominasi, verifikasi lapangan, dan wawancara oleh dewan penilai sebelum penetapan pemenang.

“Hasil penilaian akan diumumkan secara resmi pada peringatan Hari Lahir Komisi Kejaksaan, 7 Februari 2026,” pungkasnya. (fer)

Tags: Kasus StrategisKomisi KejaksaanOknum Jaksaott

Berita Terkait.

415
Nasional

415 Jembatan Rampung Dibangun, Kasatgas PRR Apresiasi Satgas Jembatan TNI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:50
WADUK
Nasional

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:40
Monash University Indonesia.
Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, Sinar Mas Land Beri Beasiswa Digital di Monash University Indonesia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:15
menhut
Nasional

Soal Peluang Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:20
dikti
Nasional

Ledakan AI Ubah Lanskap Dunia, Wamendiktisaintek Tekankan 3 Peran Kunci Perguruan Tinggi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:02
kadin
Nasional

Bertemu Kadin di Istana, Prabowo: Sinergi Pemerintah dan Pengusaha Kunci Pembangunan

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:43

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2059 shares
    Share 824 Tweet 515
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1993 shares
    Share 797 Tweet 498
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3143 shares
    Share 1257 Tweet 786
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.