• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPD RI Ingat Pemda di Provinsi Papua Barat Waspadai Mafia dalam Tambang Rakyat

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 8 Januari 2026 - 18:38
in Nasional
dpdri

Ketua Komite III DPD Republik Indonesia Filep Wamafma saat ditemui awak media di Manokwari, Papua Barat. Foto: ANTARA/Fransiskus Salu Weking

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia mengingatkan pemerintah daerah (pemda) di Provinsi Papua Barat mewaspadai potensi penyusupan mafia dalam pengelolaan tambang emas rakyat melalui sistem koperasi.

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma di Manokwari, Kamis (8/1/2026), mengatakan pemerintah daerah wajib melakukan verifikasi menyeluruh dan transparan sebelum memberikan rekomendasi pengelolaan tambang kepada koperasi.

BacaJuga:

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

“Untuk memastikan bahwa koperasi itu dikelola masyarakat bukan pemilik modal besar,” kata Filep.

Menurut dia, praktik pengelolaan pertambangan emas dengan konsep koperasi tidak hanya bermuatan ekonomi, melainkan sarat akan kepentingan politik yang memberi ruang bagi pemilik modal untuk mengendalikan koperasi.

Praktik tersebut sangat merugikan masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat karena manfaat pengelolaan hanya memberikan keuntungan bagi oknum-oknum yang terlibat dalam jaringan pertambangan emas.

“Ada indikasi mafia muncul dalam wujud koperasi masyarakat yang akan mengelola tambang. Makanya sebelum koperasi beroperasi perlu diverifikasi dan diawasi ketat,” ujarnya.

Filep menduga ada oknum-oknum politikus dan lainnya memiliki kepentingan bisnis dengan memanfaatkan upaya penataan terhadap pengelolaan sumber daya alam tak terbarukan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Keberadaan koperasi masyarakat perlu dicermati secara menyeluruh sebelum gubernur maupun bupati menerbitkan rekomendasi pengelolaan hasil pertambangan emas di wilayah Papua Barat.

“Pada prinsipnya DPD RI mendukung langkah gubernur dan bupati melegalkan tambang emas menjadi tambang rakyat, tetapi harus cermat dalam memberikan rekomendasi,” ucap senator asal Papua Barat ini.

Filep menyarankan agar masyarakat adat terlebih dahulu meminta pendampingan hukum sebelum terlibat dalam pengelolaan tambang rakyat guna menghindari potensi kerugian yang bakal terjadi di kemudian hari.

Masyarakat adat juga diharapkan untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran pendanaan dalam pembentukan kelembagaan koperasi yang mengatasnamakan individu bukan lembaga seperti perbankan.

“Masyarakat adat bisa minta bantuan konsultan hukum supaya lebih memahami konsekuensi hukumnya. Jangan sampai karena keterbatasan pengalaman, masyarakat adat justru jadi korban,” ucap Filep. (dam)

Tags: dpd riFilep WamafmaProvinsi Papua Barat

Berita Terkait.

p2g
Nasional

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Senin, 4 Mei 2026 - 09:51
Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum
Nasional

Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:57
asih
Nasional

Guru Diusulkan Jadi Profesi Setara Dokter, Komisi X: Reformasi Besar di RUU Sisdiknas

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:18
sari
Nasional

DPR: Program “Bedah Rumah” Instrumen Penting Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:07
eati
Nasional

Soroti Hardiknas, Komisi X DPR Minta Kaji Ulang Penghapusan Prodi Keguruan

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:06
ispo
Nasional

Sertifikasi ISPO Tingkatkan Daya Saing Sawit Petani di Pasar Dunia

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3643 shares
    Share 1457 Tweet 911
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1292 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2567 shares
    Share 1027 Tweet 642
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.