• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Sekolah Perempuan di Pesisir Cegah Pernikahan Anak di Pangkep

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 5 Januari 2026 - 04:44
in Nusantara
pangkep

Suasana Posko Pengaduan dari Sekolah Perempuan di Pulau Sabutung, Kelurahan Mattiro Kanja, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulsel. ANTARA/Suriani Mapoong

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekolah Perempuan di pesisir Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan membantu kampanye pencegahan pernikahan anak yang dapat memicu kasus stunting.

“Kami terus menguatkan kemitraan untuk mencegah pernikahan anak, salah satunya dengan berkolaborasi dengan Yayasan Kajian Pemberdayaan Masyarakat (YPKM) menginisiasi Sekolah Perempuan,” kata Kadis Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP2KBP3A Kabupaten Pangkep Nurliah Sanusi di Pangkep, Minggu.

BacaJuga:

Tangan-Tangan Perempuan Itu Kini Menenun Perubahan di Eks Lokalisasi PMD

Libatkan Sekolah Swasta, Perluas Akses Pendidikan dan Atasi Minimnya Daya Tampung

Bea Cukai Morowali dan MSS Gagalkan Peredaran 22 Ribu Batang Rokok Ilegal di Kawasan IMIP

Pemkab Pangkep terus berupaya mencegah kasus perkawinan anak dengan menggencarkan sosialisasi kepada warga di kepulauan atau pesisir.

Berdasarkan data DP2KBP3A Kabupaten Pangkep, kasus pernikahan usia anak pada 2024 tercatat 42 kasus. Selama Januari hingga September 2025, terdapat 22 kasus perkawinan anak, sedangkan dispensasi nikah tidak layak jika usia di bawah 19 tahun kecuali bila sudah terjadi kehamilan.

Berdasarkan kasus tersebut, sebagian besar dipicu faktor hamil di luar nikah dan sisanya faktor ekonomi. Berkaitan dengan hal tersebut. pihaknya bekerja sama dengan semua desa dan kelurahan maupun sekolah-sekolah untuk membantu menyosialisasikan bahaya pernikahan usia anak, baik dilihat dari sisi reproduksi maupun kesiapan mental pasangan.

Nurhayati, selaku pihak Advokasi dan Pengorganisasian YKPM menyatakan pihaknya telah melakukan pendampingan di sejumlah pulau di Kabupaten Pangkep untuk membantu menyosialisasikan bahaya pernikahan usia anak.

Terkait dengan kasus pernikahan usia anak ini diatur dalam Undang-Undang No. 16 Tahun 1999 tentang Batas Usia Menikah, yakni usia minimal menikah bagi laki-laki dan perempuan 19 tahun.

Ketua Sekolah Perempuan di Pulau Sabutung, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sabariah, mengatakan keberadaan Sekolah Perempuan ini selain membantu pemberdayaan perempuan pesisir untuk meningkatkan ekonomi keluarga, juga membantu menyosialisasikan pencegahan perkawinan anak.

“Termasuk memantau dan menjadi tempat pengaduan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau kekerasan terhadap anak dan perempuan,” katanya. (bro)

Tags: PangkepPernikahan AnakpesisirSekolah Perempuan

Berita Terkait.

Kemendikdasmen Dorong Evaluasi Pembelajaran Pascahasil TKA 2026 Dirilis
Nusantara

Tangan-Tangan Perempuan Itu Kini Menenun Perubahan di Eks Lokalisasi PMD

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:45
Cenderung Kasus Turun, Imigrasi Dorong Penguatan Wewenang Lewat Revisi UU TPPO
Nusantara

Libatkan Sekolah Swasta, Perluas Akses Pendidikan dan Atasi Minimnya Daya Tampung

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:03
bc
Nusantara

Bea Cukai Morowali dan MSS Gagalkan Peredaran 22 Ribu Batang Rokok Ilegal di Kawasan IMIP

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:26
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Purwokerto Saksikan Pemusnahan 270 Ribu Batang Rokok Ilegal di Banyumas

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:22
gempa
Nusantara

Kejutkan Masyarakat, Episenter Gempa Bumi Wonogiri di Jateng Berpusat di Darat

Senin, 25 Mei 2026 - 21:21
mulyadi
Nusantara

Lahan Tidur Untuk Dukung Swasembada Kedelai, Kakanwil BPN Banten Apresiasi Mulyadi Jayabaya

Senin, 25 Mei 2026 - 20:18

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5668 shares
    Share 2267 Tweet 1417
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    2992 shares
    Share 1197 Tweet 748
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2448 shares
    Share 979 Tweet 612
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2297 shares
    Share 919 Tweet 574
  • Anggaran LCC Empat Pilar MPR Capai Rp30,7 Miliar, CBA: Ini Bukan Lagi Lomba, Tapi Proyek Raksasa Harus Diaudit!

    1229 shares
    Share 492 Tweet 307
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.