• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dorong Transisi Energi, PLN EPI–Greenery Korea Kembangkan Biomassa Berkelanjutan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 4 Januari 2026 - 15:17
in Ekonomi
Ilustrasi - Biomassa jenis Serbuk Gergaji (Sawdust) di Stockpile Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Foto: Dokumen PLN EPI

Ilustrasi - Biomassa jenis Serbuk Gergaji (Sawdust) di Stockpile Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat langkah transisi energi nasional melalui kolaborasi internasional di sektor bioenergi dan biomassa. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung program cofiring pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), memperkuat rantai pasok biomassa berkelanjutan, serta mengembangkan riset karbon rendah sebagai bagian dari upaya pencapaian target penurunan emisi dan Net Zero Emissions (NZE) 2060.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PLN EPI dan perusahaan konsultan asal Korea Selatan, Greenery Inc., yang berlangsung di Jakarta, belum lama ini.

BacaJuga:

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat mengembangkan kerangka kolaborasi biomassa, mulai dari riset teknis, peningkatan kualitas bahan bakar, hingga eksplorasi peluang kerja sama internasional penurunan emisi, termasuk mekanisme karbon lintas negara.

Direktur Bioenergi PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan biomassa memiliki peran strategis sebagai solusi transisi energi karena dapat langsung diimplementasikan pada infrastruktur pembangkit yang sudah ada. Namun, keberhasilan pengembangan biomassa sangat bergantung pada kepastian pasokan dan tata kelola yang kuat.

“Bioenergi, khususnya biomassa, bukan sekadar bahan bakar pengganti, tetapi bagian dari strategi besar transisi energi. Karena itu, pasokannya harus berkelanjutan, bernilai tambah, dan dikelola dengan tata kelola yang kuat,” katanya.

Hokkop menambahkan, kerja sama dengan Greenery membuka peluang percepatan transfer teknologi sekaligus pengembangan produk biomassa bernilai ekonomi.

Menurutnya, residu pertanian dan produk antara perlu dikapitalisasi agar memberikan manfaat optimal, tidak hanya bagi sektor energi, tetapi juga industri bioenergi dan ketahanan energi nasional.

Dari sisi riset, Leader of Research Group for Industrial Sustainability & Product Optimization BRIN, Dudi Iskandar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak agar riset karbon rendah dapat diimplementasikan secara nyata. Kolaborasi ini mencakup pengembangan teknologi rendah karbon, kajian ekonomi karbon, serta sistem pengukuran emisi yang terukur untuk mendukung kebijakan pemerintah.

“Tanpa kolaborasi dengan PLN EPI, mitra internasional, dan universitas, riset tidak akan memberikan dampak. Tujuan utama kami adalah menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan langsung di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Company Representative Greenery Inc. Seijin Kim menyampaikan proyek bioenergi di Indonesia menjadi proyek pertama Greenery di Tanah Air. Ia menilai Indonesia memiliki momentum yang tepat untuk menjadi model kolaborasi bioenergi dan transisi energi di tingkat global.

“Indonesia memiliki momentum yang tepat untuk menjadi model kolaborasi bioenergi dan transisi energi. Proyek ini tidak hanya berkaitan dengan energi, tetapi juga kesehatan, pembangunan komunitas, dan pencapaian target iklim global,” ujarnya.

Melalui MoU ini, PLN EPI dan Greenery sepakat mendorong pengembangan biomassa dan residu pertanian, riset teknis bersama, penguatan rantai pasok berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas dan transfer pengetahuan. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat target cofiring PLN sekaligus memberikan manfaat lingkungan dan sosial ekonomi secara berkelanjutan. (rmn)

Tags: BioenergibiomassaGreenery IncNZEpln epi

Berita Terkait.

gwm
Ekonomi

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:04
byd
Ekonomi

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:20
daihatsu
Ekonomi

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:30
wamenkop
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Dorong Koperasi Aji Tera Klaten Tembus Pasar Global

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:12
mendag
Ekonomi

Harga Ayam Harus Seimbang, Mendag: Peternak Untung dan Daya Beli Konsumen Terjaga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:40
bc
Ekonomi

Aturan Pengangkutan Barang Impor dan Ekspor Berubah, Pelaku Usaha Perlu Ketahui 5 Poin Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:36

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.