• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
in Olahraga, Piala Dunia 2026
Kapten timnas Swiss, Granit Xhaka (nomor 10) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bosnia dalam laga kedua Piala Dunia 2026, Jumat (19//6/2026). Foto: Dok. FIFA

Kapten timnas Swiss, Granit Xhaka (nomor 10) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bosnia dalam laga kedua Piala Dunia 2026, Jumat (19//6/2026). Foto: Dok. FIFA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Setelah sempat tersendat di laga pembuka, Swiss akhirnya menemukan ritmenya di laga kedua Piala Dunia 2026 pada Jumat (19/6/2026). Tim berjuluk Nati itu tampil meyakinkan saat membungkam Bosnia dan Herzegovina 4-1, dengan salah satu sorotan utama datang dari penampilan impresif Johan Manzambi yang langsung memberi dampak setelah masuk sebagai pemain pengganti.

Pemain muda Freiburg berusia 20 tahun itu hanya membutuhkan dua menit di lapangan untuk memecah kebuntuan sebelum menambah satu gol lagi dan menjadi pencetak gol termuda Swiss di panggung Piala Dunia sejak edisi 1950 di Brasil. Penampilannya bahkan sempat membuka peluang mencatatkan hat-trick ketika Swiss memperoleh penalti pada masa injury time.

BacaJuga:

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Namun kesempatan penalti tersebut tidak jatuh kepada Manzambi. Justru Granit Xhaka memilih mengambil tanggung jawab sebagai algojo dan sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-97. Gol sang kapten membuatnya menjadi pemain Swiss kedua yang mampu mencetak gol di tiga edisi Piala Dunia berbeda setelah Xherdan Shaqiri.

“Johan masih muda, dia punya masa depan yang besar di depannya. Saya membiarkan pengalaman mengambil prioritas dan kali ini saya mengambil penalti,” ujar Xhaka usai pertandingan dikutip dari laman resmi FIFA, Jumat (19/6/2026).

Kemenangan tersebut menjadi angin segar bagi Swiss yang sebelumnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Qatar. Kini mereka mengoleksi empat poin dari dua pertandingan dan berada dalam posisi yang menjanjikan untuk melangkah ke babak gugur sebelum menghadapi Kanada pada laga berikutnya.

“Bagi kami, kemenangan ini sangat berarti karena kami tidak memulai turnamen seperti yang kami inginkan saat melawan Qatar. Sekarang kami punya empat poin dari dua pertandingan dan kami bermain sangat baik,” kata Xhaka.

Gelandang berusia 33 tahun itu menilai timnya sebenarnya sudah tampil dominan sejak awal laga. Menurutnya, perbedaan terbesar hanya terletak pada efektivitas penyelesaian akhir yang akhirnya muncul di babak kedua.

“Saya tidak berpikir babak kedua jauh lebih baik daripada babak pertama. Perbedaannya adalah kami mencetak gol di babak kedua, bukan di babak pertama. Secara keseluruhan kami bermain cukup baik, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola, dan kami menciptakan banyak peluang. Kami senang bisa membawa pulang tiga poin karena itu sangat penting,” ungkap mantan pemain Bayer Leverkusen tersebut.

Xhaka juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain pengganti yang dinilainya mengubah jalannya pertandingan. Selain Manzambi, Ruben Vargas turut menyumbang gol usai masuk dari bangku cadangan, sementara Djibril Sow menghadirkan energi baru di lini tengah.

“Pergantian pemain sangat penting bagi kami. Semua pemain harus siap dan mereka menunjukkan mengapa kami memiliki skuad yang besar. Dengan kualitas yang kami miliki, persaingan di dalam tim sangat ketat dan para pemain yang masuk benar-benar membuat perbedaan,” tutup eks Arsenal itu. (her)

Tags: Piala Dunia 2026sepak bolaTimnas BosniaTimnas Swiss

Berita Terkait.

Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Dimyati Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib
Olahraga

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss
Olahraga

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo
Olahraga

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06
bultang
Olahraga

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05

OLAHRAGA

Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Dimyati Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5534 shares
    Share 2214 Tweet 1384
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.