• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

TNI AL dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ayam Ras Filipina di Perairan Sulawesi Utara

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Januari 2026 - 12:22
in Nusantara
Barang

TNI Angkatan Laut dan Bea Cukai menggagalkan upaya penyelundupan barang impor ilegal berupa ayam ras asal Filipina di perairan Sulawesi Utara. Foto: Humas Bea Cukai

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Bea Cukai menggagalkan upaya penyelundupan barang impor ilegal berupa ayam ras asal Filipina di perairan Sulawesi Utara. Penindakan tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 31 Desember 2025, di Komando Daerah Lantamal (Kodaeral) VIII Manado.

Komandan Kodaeral VIII Manado, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, menjelaskan bahwa penindakan dilakukan oleh tim gabungan QR-8 Kodaeral VIII bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) serta Dinas Perhubungan Kabupaten Minahasa Utara. Penindakan menyasar Kapal Penumpang KMP Tarusi yang diduga membawa muatan ilegal dari luar negeri.

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Adapun barang-barang yang diamankan terdiri atas 240 ekor ayam ras Filipina, 2 dus dan 1 kotak minuman keras merek Tanduay Rhum, serta 2 kotak minuman keras merek Bargin Lime. Berdasarkan hasil estimasi, nilai ayam ras Filipina tersebut diperkirakan mencapai Rp1,22 miliar, sementara nilai minuman keras sekitar Rp4,5 juta. Dari keseluruhan barang ilegal tersebut, potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp154,5 juta.

Pemasukan barang-barang tersebut ke wilayah Indonesia tidak memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagtara, Erwin Situmorang, turut menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan penindakan tersebut. Menurutnya, penindakan ini merupakan bukti nyata kuatnya kolaborasi lintas sektor antara TNI Angkatan Laut, Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya dalam melindungi perekonomian nasional.

Erwin menegaskan bahwa praktik impor ilegal dapat berdampak serius terhadap keberlangsungan industri dalam negeri. “Kalau ini kita biarkan, maka industri dalam negeri kita akan mati. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah tegas TNI Angkatan Laut dalam melakukan penindakan,” katanya.

Penindakan ini diharapkan dapat menjadi peringatan keras bagi para pelaku penyelundupan serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan perairan Indonesia. Selain itu, langkah tegas tersebut juga menjadi bagian dari upaya melindungi industri dalam negeri dan menjaga stabilitas perekonomian nasional dari praktik perdagangan ilegal. (ipo)

Tags: Ayam Ras FilipinaBea CukaipenyelundupanPerairan Sulawesi UtaraTNI AL

Berita Terkait.

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:33
LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi
Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11
gempa
Nusantara

Gempa M 7,7 Sulut, 1.160 Warga Mengungsi dan Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55
Rokok-Ilegal
Nusantara

Periksa Dua Truk, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    3598 shares
    Share 1439 Tweet 900
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1203 shares
    Share 481 Tweet 301
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.