• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Perbaikan Infrastruktur Pascabanjir Aceh Dibayangi Ancaman Cuaca Ekstrem

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 2 Januari 2026 - 16:47
in Headline
Potret dari udara Jembatan Atu Peltak di Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, Aceh setelah diperbaiki pascabenca banjir melanda tiga provinsi di Sumatera pada akhir November 2025. Foto: Dok BNPB

Potret dari udara Jembatan Atu Peltak di Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, Aceh setelah diperbaiki pascabenca banjir melanda tiga provinsi di Sumatera pada akhir November 2025. Foto: Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perbaikan jalan dan jembatan di Provinsi Aceh pascabenca banjir dan longsor dibayangi ancaman cuaca ekstrem pada awal tahun 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini status Siaga dan Waspada wilayah Aceh akibat gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuatorial memicu hujan lebat disertai angin kencang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyatakan, bahwa pihaknya tetap mewaspadai potensi yang dapat mengganggu hasil perbaikan infrastruktur di wilayah bencana yang sudah dilakukan bersama sejumlah pemangku kepentingan.

BacaJuga:

Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah

Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri

“Perlunya perhatian bersama dalam perbaikan infrastruktur yang selesai tidak terganggu lagi akibat faktor cuaca,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (2/1/2026).

BNPB mengklaim target pemulihan akses jalan nasional telah tercapai. Akses jalan yang menghubungkan Bireuen-Bener Meriah dengan Bener Meriah-Aceh Tengah dapat dilalui melalui jalur alternatif di jembatan Weihni Enang-Enang dan jembatan Jamu Ujung.

Selanjutnya ruas jalan Genting Gerbang – Simpang Uning masih terhambat, namun warga dapat menggunakan jalur alternatif di Jembatan Titi Merah. Jalur Takengon-Blangkejeren masih dalam proses pemulihan.

Namun, mulai Banda Aceh ke Medan via jalur timur, Banda Aceh – Nagan Raya hingga Medan via jalur barat, lalu Nagan Raya ke Takengon sudah terhubung. Kemudian dari Lhokseumawe ke Takengon lewat jalur KKA juga sudah terhubung.

Bireuen ke Bener Meriah, meskipun ada beberapa titik jembatan yang masih dalam proses perbaikan, tetapi ada jalur alternatif sehingga ini fungsional dengan jalur yang menghubungkan dua daerah bisa dilalui. Akses jalan dari Pidie ke Takengon juga sudah terhubung.

Sementara itu, jembatan yang mengalami kerusakan sebelumnya dilaporkan sebanyak 16 jembatan telah 100 persen diselesaikan. Rincian jembatan selesai yaitu 12 jembatan fungsional di lokasi eksisting, dan empat jembatan fungsional melalui jalur alternatif, di antaranya Weihni Enang-Enang, Jamur Ujung, Titi Merah dan Krueng Beutong.

Sedangkan titik longsoran yang tercatat pada 361 titik, hingga Kamis (1/1/2026) telah selesai pengerjaan pada 360 titik atau 99,72 persen. Satu titik longsoran yang masih dikerjakan yaitu arah Jembatan Weihni Enang-Enang fungsional melalui jalan alternatif.

“Saat ini, daya tampung saluran air utama sungai dan drainase primer (wilayah Aceh) belum pulih seperti sebelum terjadinya bencana,” ucap Aam disapanya.

Pihaknya tetap melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mendukung proses percepatan normalisasi sungai di beberapa titik. Bila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, maka dapat menyebabkan terjadinya luapan air.

“Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di tiga kabupaten. Hal tersebut dapat berdampak pada hasil pekerjaan perbaikan jalan dan jembatan,” imbuh Aam. (dan)

Tags: Banjir AcehBencana Acehbnpbcuaca ekstreminfrastruktur

Berita Terkait.

Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…
Headline

Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:47
Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah
Headline

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:15
Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri
Headline

Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00
Ikut Monitor Penyelidikan, KPK Klaim Proses Hukum Febrie Adriansyah Sudah Transparan
Headline

Ikut Monitor Penyelidikan, KPK Klaim Proses Hukum Febrie Adriansyah Sudah Transparan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:34
Prabowo
Headline

Ramai-ramai Organisasi Pers Tuntut Prabowo Minta Maaf Soal ‘Londo Ireng’

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45
pRABOWO
Headline

Sejumlah Organisasi Jurnalis Kecam Pernyataan Prabowo Soal ‘Londro Ireng’

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3199 shares
    Share 1280 Tweet 800
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1421 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2910 shares
    Share 1164 Tweet 728
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.