INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) melakukan percepatan pemulihan dan persiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) pasca bencana di Kabupaten Bireuen, Aceh.
“Fokus utama kami melakukan pembersihan lingkungan madrasah dari tumpukan lumpur yang masih menutupi area sekolah,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Bireuen, Zulkifli dalam keterangan, Sabtu (27/12/2025).
Ia menuturkan, mendatangkan excavator dan alat berat lainnya untuk mempercepat proses pembersihan. “Prioritas kami agar anak-anak bisa kembali belajar dengan kondisi yang layak,” katanya.
Tercatat sebanyak 55 madrasah mengalami kerusakan akibat banjir dan tanah longsor di Bireuen, Aceh. Hampir seluruh fasilitas sekolah di madrasah-madrasah tersebut mengalami kerusakan parah akibat terendam lumpur dan air.
“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Kursi, meja belajar, lemari, dan berbagai peralatan pendukung KBM rusak berat,” bebernya.
“Belum lagi para siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah mereka,” tambah Zulkifli.
Pembersihan lingkungan sekolah, menurutnya, menjadi tahap pertama yang harus diselesaikan sebelum dilakukan perbaikan infrastruktur dan pengadaan peralatan pembelajaran.
“Kami mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk memberikan dukungan dan bantuan,” ucapnya. (nas)










