INDOPOSCO.ID – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya memainkan peran strategis dalam memulihkan pasokan listrik di Aceh pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November 2025. Beroperasinya kembali kedua pembangkit ini menjadi tonggak penting dalam mengembalikan keandalan sistem kelistrikan di provinsi tersebut.
PLTMG Arun yang berlokasi di Kota Lhokseumawe kini beroperasi penuh dan berhasil memasok daya hingga 173 MegaWatt (MW). Pasokan ini menopang kebutuhan listrik masyarakat di Banda Aceh dan wilayah sekitarnya, termasuk rumah tangga, fasilitas pelayanan publik, serta sektor sosial yang sempat terdampak akibat gangguan sistem kelistrikan pasca bencana.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan pasokan listrik kembali stabil sebagai bagian dari upaya pemulihan pasca bencana.
“Pengoperasian kembali PLTMG Arun dan PLTU Nagan Raya menjadi langkah krusial dalam proses pemulihan. Fokus kami adalah memastikan listrik kembali menyala untuk masyarakat Aceh, terutama sektor-sektor vital. Berkat kerja keras dan koordinasi tim pembangkitan, transmisi, dan distribusi, pasokan listrik dapat kembali dialirkan,” ujarnya dalam keterangann, dikutip Kamis (25/12/2025).
Selain PLTMG Arun, PLTU Nagan Raya yang terletak di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, juga kembali beroperasi optimal. Pembangkit berkapasitas 2 x 110 MW ini menjadi salah satu tulang punggung sistem kelistrikan Aceh dalam menjaga keandalan pasokan ke seluruh gardu induk (GI) di wilayah tersebut.
Ruly mengakui proses pemulihan tidak lepas dari berbagai tantangan, khususnya pada infrastruktur pembangkit yang terdampak bencana. Namun demikian, PLN Nusantara Power berkomitmen penuh untuk memastikan sistem kelistrikan Aceh tetap andal dan aman.
“Kami tidak hanya memulihkan sistem kelistrikan, tetapi juga membantu memulihkan kehidupan masyarakat. PLN NP akan terus mengoptimalkan kapasitas PLTMG Arun dan PLTU Nagan Raya agar pasokan listrik tetap terjaga dan stabil,” tambahnya.
PLN Nusantara Power juga terus melakukan pemantauan kondisi pembangkit lainnya yang terdampak, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Cot Trueng yang berjarak sekitar 18 kilometer dari Unit Arun. Saat ini, tim PLN NP masih melakukan pembersihan dan upaya pemulihan agar pembangkit tersebut dapat kembali memproduksi listrik.
Ke depan, PLN Nusantara Power memastikan seluruh proses pengoperasian pembangkit dilakukan dengan aman, terkontrol, dan mengedepankan keandalan sistem. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN NP untuk terus hadir mendukung pemulihan Aceh serta menjamin ketersediaan energi listrik bagi masyarakat pascabencana. (rmn)










