• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Gubernur Andra Soni Ingatkan Belanja Daerah Harus Tepat Sasaran dan Berkualitas

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 19 Desember 2025 - 08:15
in Daerah
1000474282

Gubernur Banten Andra dalam Gebyar Apresiasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota dan Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Banten. Foto: Humas Pemprov Banten

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Banten Andra Soni mengingatkan seluruh kepala daerah di Provinsi Banten agar belanja daerah yang dialokasikan dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus tepat sasaran, berkualitas serta mempunyai dampak luas kepada masyarakat.

Hal itu dikatakan Andra pada Gebyar Apresiasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota dan Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Banten yang dilaksanakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis (18/12/2025).

BacaJuga:

Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Meriahkan HUT ke-6, Pemprov Banten Gelar Festival Jawara UMKM dan Kuliner

Menurut Andra, belanja daerah akan mempunyai dampak pada peningkatan perputaran ekonomi masyarakat manakala semua itu dirancang tepat sasaran. Maka dari itu, peningkatan belanja daerah itu harus terus dilakukan.

“Pada aspek pendapatan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa dilakukan melalui desentralisasi fiskal dan penguatan kapasitas fiskal daerah dengan mengoptimalkan sumber-sumber penerimaan bagi daerah yang dapat digali dan digunakan sendiri sesuai dengan potensinya masing-masing,” jelasnya.

Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan bagian upaya kita bersama dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil, guna mendukung percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat.

Apalagi, pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah yang dimulai dari perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, serta pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.

“Termasuk pembinaan dan pengawasan terhadap APBD,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandi mengatakan, tujuan kegiatan ini utamanya untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov Banten dan pemerintah kabupaten/kota dalam rangka mewujudkan dan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan aset daerah menuju Banten maju, adil merata, tidak korupsi.

“Dalam upaya transparansi penilaian terhadap kinerja pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten/kota, terdapat sembilan indikator penilaian kinerja semester II tahun anggaran 2025,” katanya.

Sembilan indikator itu meliput tahapan penyusunan rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD 2025 dengan bobot nilai 12%. Tahapan penyusunan rancangan peraturan daerah tentang APBD 2026 dengan bobot nilai 10%. Opini BPK RI atas LKPD 2024 kepatuhan dan ketaatan penyelesaian tindak lanjut atas rekomendasi LHP BPK RI sampai 9 Desember 2025 dengan bobot 20%.

Selanjutnya alokasi _mandatory spending_ dalam Perda tentang perubahan APBD 2025 dengan bobot 12%. Laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah sampai 12 Desember 2025 dengan bobot nilai 10%. Hasil penilaian MCSP KPK per 10 Desember 2025 dengan bobot nilai 20%.

Lalu indeks integritas daerah hasil SPI KPK tahun 2025 dengan bobot nilai 7%. Penghargaan atas prestasi pemerintah daerah dalam tingkat provinsi dan nasional dengan bobot nilai 3%. Terakhir responsibilitas pemenuhan permintaan data/dokumen dan informasi dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dengan bobot nilai 6%.

“Peringkat terbaik merupakan hasil tim penilai yang terdiri dari unsur BPKAD, Inspektorat daerah, Bappeda, Bapenda, Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan serta Biro Hukum Setda Provinsi Banten,” jelasnya.

Adapun Pemda dengan peringkat terbaik dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah diraih oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang predikat sangat baik dengan nilai 92,50 poin. Di peringkat kedua ada Pemerintah Kota Tangerang predikat Sangat Baik dengan nilai 91,50 poin, Pemkot Tangerang Selatan berada di peringkat ketiga dengan predikat sangat baik dengan nilai 90,50 poin.

Selanjutnya Pemkab Lebak predikat sangat baik dengan nilai 87,50 poin, Pemkot Serang predikat sangat baik dengan nilai 86,00 poin, Pemkab Serang predikat sangat baik dengan nilai 85,50 poin. Sementara itu untuk Pemkab Pandeglang dan Pemkot Cilegon masuk kategori baik dengan masing-masing nilai 71,50 dan 70,00 poin.

Sedangkan untuk perangkat daerah di lingkungan Pemprov Banten, untuk pengguna anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terbaik kategori pagu anggaran tinggi diterima oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD), kategori pagu anggaran sedang diterima oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), kategori pagu anggaran rendah diterima oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

Untuk pejabat penatausahaan keuangan terbaik kategori pagu anggaran tinggi diterima oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRK), kategori pagu anggaran sedang Dinas Pemuda dan Olahraga, kategori pagu anggaran rendah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Kemudian untuk pejabat perencanaan kategori pagu anggaran tinggi Sekretariat DPRD, kategori pagu anggaran sedang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta untuk kategori pagu anggaran rendah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Selanjutnya untuk bendahara pengeluaran terbaik kategori pagu anggaran tinggi Dinas Kesehatan, kategori pagu anggaran sedang Inspektorat Daerah dan pagu anggaran rendah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Terakhir pengurus barang terbaik kategori nilai aset tinggi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, kategori nilai aset sedang Badan Pendapatan Daerah dan kategori nilai aset rendah Dinas Komunikasi, informatika, Statistik dan Persandian. (yas)

Tags: Andra SoniBerkualitasTepat Sasaran

Berita Terkait.

Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan
Daerah

Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:01
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Daerah

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:17
Meriahkan HUT ke-6, Pemprov Banten Gelar Festival Jawara UMKM dan Kuliner
Daerah

Meriahkan HUT ke-6, Pemprov Banten Gelar Festival Jawara UMKM dan Kuliner

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:43
bc2
Daerah

Operasi di Tol Semarang-Solo, Bea Cukai Tindak Truk Bermuatan 1,8 Juta Batang Rokok Ilegal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:02
bc
Daerah

Bea Cukai Tegal Musnahkan 5 Juta Batang Rokok dan 43,2 Liter Minuman Beralkohol Ilegal Senilai Rp7,93 Miliar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:38
bpom
Daerah

Polda Jatim Tetapkan Tersangka Penanganan Kasus Dugaan Penyalahgunaan NA BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:26

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5155 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.