• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Remitansi Produktif Baru 30 Persen, Menteri P2MI Desak Pekerja Migran Melek Finansial

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 17 Desember 2025 - 11:01
in Nasional
udin

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin. Foto: Dok Kementerian P2MI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyoroti rendahnya pemanfaatan remitansi produktif yang saat ini baru mencapai 30 persen. Ia pun mendesak penguatan literasi keuangan bagi pekerja migran agar hasil kerja keras di luar negeri tidak habis untuk kebutuhan konsumtif.

Kementerian P2MI berupaya meningkatkan pemanfaatan remitansi produktif melalui edukasi pembukaan usaha serta manajemen perencanaan keuangan keluarga.

BacaJuga:

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

“Literasi keuangan ini diarahkan agar pekerja migran lebih bijak dalam mengelola dan menggunakan uangnya. Materi literasi ini sudah dicetak, sudah disosialisasikan, sudah disampaikan melalui forum resmi,” kata Mukhtarudin di Jakarta dikutip Rabu (17/12/2025).

Ia menekankan literasi keuangan tidak hanya diberikan saat Orientasi Pra-Pemberangkatan (OPP), vokasi, dan pelatihan kepada calon pekerja migran, tapi juga kepada keluarga pekerja migran.

“Karena sering kali uang yang dikirimkan justru habis untuk konsumsi. Ada kasus uang dikirim ke keluarga, tetapi tidak dikelola dengan baik, bahkan menimbulkan persoalan baru dalam keluarga,” ujar Mukhtarudin.

Ia meminta para pekerja migran tidak terjebak dengan gaya hidup cenderung berfokus pada kesenangan sesaat, yang pada akhirnya akan menyulitkan mereka saat kembali ke Tanah Air.

“Untuk mungkin hanya sekedar gaya hidup ya, untuk gagah-gagahan tapi lebih baik. Kita sementara berjuang di negara orang. Pulangnya menjadi seorang entrepreneur, jadi pengusaha sukses,” jelas politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.

Kementerian P2MI telah meluncurkan Buku Saku Literasi Keuangan Pekerja Migran Indonesia di Jakarta, Senin (10/11/2025). Melalui puluncuran buku saku literasi keuangan itu disebutnya, bahwa negara telah menyatakan kehadirannya melindungi pekerja migran menggunakan seluruh sumber daya keuangan secara terencana.

“Negara juga hadir hari ini melindungi bagaimana pekerjaan migran bisa bijak mengelola keuangannya melalui launching buku literasi keuangan tentang buku saku literasi keuangan,” imbuh Mukhtarudin terpisah beberapa waktu lalu di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. (dan)

Tags: finansialMenteri P2MIMukhtarudinpekerja migran

Berita Terkait.

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan
Nasional

MUI Ingatkan Mahasiswa dan Aktivis, Bahasa Kasar di Ruang Digital Bisa Mengaburkan Perjuangan

Senin, 15 Juni 2026 - 22:35
gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07
imei
Nasional

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20
udin
Nasional

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:04
Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27
Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6753 shares
    Share 2701 Tweet 1688
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1734 shares
    Share 694 Tweet 434
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.