• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Belajar dari India: Strategi Bangun 130 GW Tenaga Surya untuk Diterapkan di Indonesia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 17 Desember 2025 - 12:52
in Nasional
india

Tenggara Strategics bersama Climate Imperative Foundation dan University of California, Berkeley menyelenggarakan diskusi meja bundar membahas langkah strategis mempercepat transisi energi terbarukan Indonesia, khususnya pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Jakarta. Foto: Dokumentasi pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga riset Tenggara Strategics menggandeng pakar energi dari University of California dan advokat lingkungan San Francisco untuk merumuskan strategi percepatan transisi energi surya (PLTS) skala besar di Indonesia.

Dua pakar energi dari University of California, Berkeley yaitu Dr. Nikit Abhyankar dan Dr. Umed Paliwal. Keduanya berbagi pengalaman dan pembelajaran dari reformasi sektor kelistrikan India yang berhasil mendorong peningkatan signifikan kapasitas energi terbarukan dalam satu dekade terakhir.

BacaJuga:

Menteri Ekraf: Film Jadi Media Efektif Sampaikan Pesan Keluarga

Pemerintah Tegaskan Komitmen Berantas Impor Ilegal Pakaian Bekas, Amankan 43 Kontainer Ballpress di Pelabuhan Tanjung Priok

Bea Cukai Tanjung Priok Terapkan Jaminan Nontunai Elektronik, Perkuat Layanan Kepabeanan Digital

Pakar energi dari University of California, Berkeley Nikit Abhyankar mengemukakan, saat ini total kapasitas energi terbarukan India telah mendekati 250 gigawatt, dengan hampir setengahnya berasal dari tenaga surya. Dari jumlah tersebut, sekitar 130 gigawatt merupakan kapasitas surya telah beroperasi.

“Pada tahun 2025, India berada di jalur untuk membangun hampir 40 gigawatt kapasitas tenaga surya baru, dan tren ini akan terus berlanjut bahkan meningkat dalam beberapa tahun ke depan,” kata Nikit di Jakarta dikutip Rabu (17/12/2025).

Selama ini, sebagian besar kapasitas surya India dibangun tanpa sistem penyimpanan energi. Hampir seluruh 130 gigawatt surya telah beroperasi, ditambah sekitar 100 gigawatt yang sedang dibangun, masih berupa panel surya tanpa baterai. Namun, Nikit menekankan bahwa tren tersebut kini mulai berubah.

“Tren baru di India adalah membangun surya yang dilengkapi dengan penyimpanan energi, yaitu surya plus penyimpanan. India telah membangun, atau lebih tepatnya, telah melelang banyak sekali proyek surya plus penyimpanan ini,” tutur Nikit.

“Ini benar-benar mengubah permainan, karena biayanya kurang dari 50 persen biaya pembangkit listrik tenaga batu bara baru,” tambahnya.

India dan Indonesia memiliki karakteristik sistem kelistrikan yang serupa, dengan ketergantungan tinggi pada bahan bakar fosil. Namun, India berhasil meningkatkan kapasitas energi terbarukan hingga mencapai lebih dari 170 GW pada tahun 2023.

Hal tersebut didorong oleh kebijakan nasional yang kuat, pengembangan taman surya skala besar, integrasi jaringan listrik yang lebih baik, serta penurunan biaya teknologi surya dan penyimpanan energi.

Pengalaman itu relevan untuk Indonesia yang tengah menargetkan pengembangan 100 GW tenaga surya sebagai bagian dari agenda transisi energi nasional. Indonesia sendiri telah menetapkan target ambisius melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru, dengan pembangunan 42,6 GW pembangkit energi terbarukan dan 10,3 GW sistem penyimpanan energi berbasis baterai.

Pencapaian target tersebut membutuhkan reformasi sektor ketenagalistrikan yang berkelanjutan, peningkatan kesiapan jaringan, serta mobilisasi investasi swasta dalam skala besar. (dan)

Tags: 130 GW Tenaga SuryaIndiaindonesia

Berita Terkait.

Teuku-Rafly
Nasional

Menteri Ekraf: Film Jadi Media Efektif Sampaikan Pesan Keluarga

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:20
Pemerintah Tegaskan Komitmen Berantas Impor Ilegal Pakaian Bekas, Amankan 43 Kontainer Ballpress di Pelabuhan Tanjung Priok
Nasional

Pemerintah Tegaskan Komitmen Berantas Impor Ilegal Pakaian Bekas, Amankan 43 Kontainer Ballpress di Pelabuhan Tanjung Priok

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:41
Bea Cukai Tanjung Priok Terapkan Jaminan Nontunai Elektronik, Perkuat Layanan Kepabeanan Digital
Nasional

Bea Cukai Tanjung Priok Terapkan Jaminan Nontunai Elektronik, Perkuat Layanan Kepabeanan Digital

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22
MPLS 2026 Resmi Disulap Jadi Gerbang Bahagia bagi Murid Baru
Nasional

MPLS 2026 Resmi Disulap Jadi Gerbang Bahagia bagi Murid Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:02
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda
Nasional

Kado untuk Driver Ojol, Komisi Platform Resmi Turun Jadi 8 Persen per 1 Juli

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:02
DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Nasional

DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:41

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Cetak Brace saat Argentina Tekuk Austria, Messi Pecahkan Rekor

    816 shares
    Share 326 Tweet 204
CR7
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Brace ke Gawang Uzbekistan Bawa Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 24 Juni 2026 - 08:10

INDOPOSCO.ID - Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Sang kapten Portugal tampil luar biasa dengan mencetak dua gol...

SelengkapnyaDetails
Ronaldo

Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:39
Ronaldo Usung Misi Pembuktian di Laga Portugal vs Uzbekistan

Ronaldo Usung Misi Pembuktian di Laga Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:12
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda

Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:09
amine

Hasil Piala Dunia: Comeback Atas Yordania, Aljazair Jaga Asa ke Fase Gugur

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.