• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Lindungi PMI dari Iklan Palsu, P2MI Gandeng Komdigi Perkuat Pengawasan Digital

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 15 Desember 2025 - 14:51
in Nasional
WhatsApp Image 2025-12-15 at 13.25.42

Menteri P2MI Mukhtarudin (kedua dari kanan) dan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid (kedua dari kiri) usai menandatangani nota kesepahaman dalam rangka perlindungan pekerja migran Indonesia/Dhika Alam Noor-Indoposco

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersepakat untuk bersama-sama memberantas konten penipuan yang menyasar Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman.

Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan, kasus penipuan yang kerap dialami sebagian pekerja migran Indonesia adalah janji pekerjaan palsu. Para penipu memanfaatkan media sosial dan minimnya pengetahuan korban untuk melancarkan aksinya.

BacaJuga:

Pertamina Bawa Energi Surya ke Laut, Emisi Kapal Turun 79 Ton per Tahun

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

“Penanganan konten ilegal. Mereka ini tertipu oleh iklan digital, sebagain mereka (PMI) tertipu oleh iklan di media sosial,” kata Mukhtarudin di kantor Kementerian P2MI, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

Kementerian P2MI menyadari masih memiliki keterbatasan dalam menangani konten tidak pantas, seperti melakukan pemutusan akses (takedown) situs atau konten digital bermuatan negatif di Indonesia. Oleh karena itu, kementerian tersebut menggandeng Komdigi.

“Kami ada Dirjen Pelindungan, kami punya direktur Siber. Tapi infrastruktur tidak secanggih punya Komdigi, jadi selalu kalau kami ketemu (informasi lowongan pekerjaan) minta takedown,” ujar Mukhtarudin.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan komitmennya untuk melindungi pekerja migran Indonesia. Dengan memperkuat pengawasan ruang digital untuk melindungi pekerja migran dari penipuan, perekrutan ilegal, dan perdagangan manusia.

“Ini sebetulnya kunjungan balasan, pada Maret 2025. Waktu itu yang disampaikan, kita ingin melindungi pekerja migran kita,” ujar Meutya Hafid.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut bertujuan untuk mengawasi dan memblokir iklan lowongan kerja palsu, serta konten-konten hoaks yang menyasar calon PMI di media sosial dan situs web.

Ia mengemukakan, ratusan situs yang merugikan PMI telah dihapus sejak awal tahun hingga September 2025. Di samping itu, ia menginginkan adanya peningkatan kualitas saluran pengaduan, agar lebih cepat ditindaklanjuti.

“Kalau dihitung dari Januari hingga September kami menindaklajuti 300 situs. Ke depan kita berharap bisa memperkuat kanal-kanal pengaduan,” jelas Meutya Hafid.(dan)

Tags: digitalIklan PalsuP2MIPMI

Berita Terkait.

pertamina
Nasional

Pertamina Bawa Energi Surya ke Laut, Emisi Kapal Turun 79 Ton per Tahun

Senin, 15 Juni 2026 - 04:44
rini
Nasional

Menteri PANRB Dorong ASN BerAKHLAK dan Adaptif Hadapi Tantangan Birokrasi Masa Depan

Senin, 15 Juni 2026 - 02:02
irfan
Nasional

Notarace 2026, INI Padukan Olahraga dan Penguatan Wawasan Profesi Notaris

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:23
komdigi
Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02
Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket
Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5438 shares
    Share 2175 Tweet 1360
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1559 shares
    Share 624 Tweet 390
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.