• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

LPDB Koperasi Optimalkan Program KDKMP untuk Penguatan Koperasi Ormas Islam

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:52
in Ekonomi
e 2025-12-13 at 08.44.15

Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah (tengah) berfoto bersama peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bagi pengurus koperasi organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dari berbagai wilayah Indonesia, yang digelar di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Foto: Dokumen LPDB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bagi pengurus koperasi organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dari berbagai wilayah Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur ini menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem koperasi umat agar lebih profesional, modern, dan siap mengakses pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi.

BacaJuga:

Geely Auto Perkenalkan Inovasi Robotaxi dan Teknologi AI di Auto China 2026

Perluas Layanan di Indonesia Timur, PT Mitsubishi Hadirkan Diler Baru di Gowa

Inovasi dan Kualitas Jadi Kunci, UMKM Bidik Kemitraan di Inabuyer 2026

Sebanyak 70 koperasi Ormas Islam mengikuti program Bimtek ini, meliputi penguatan tata kelola, penyusunan rencana bisnis, pemetaan potensi usaha, serta pendampingan penyusunan dokumen pembiayaan.

Program ini merupakan bagian penting dari implementasi KDKMP, salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto untuk penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah, mengatakan Ormas Islam memiliki potensi besar sebagai penggerak utama ekonomi umat karena jaringan dan struktur sosialnya yang kuat. Menurutnya, Bimtek ini adalah momentum penting bagi koperasi Ormas Islam untuk memperbaiki tata kelola dan meningkatkan profesionalisme.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata sinergi pemerintah dan Ormas Islam dalam mendorong kemajuan ekonomi umat. Legalitas usaha, pelaporan keuangan yang akuntabel, serta tata kelola koperasi yang modern adalah syarat utama agar koperasi Ormas Islam bisa masuk dalam ekosistem pembiayaan pemerintah,” ujar Farida.

Ia menambahkan seluruh peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu dari Bimtek, sehingga koperasi Ormas Islam benar-benar menjadi pilar penguatan ekonomi umat.

“Program KDKMP harus menjadi momentum kebangkitan koperasi berbasis Ormas Islam. Dengan pendampingan yang tepat dan tata kelola yang baik, koperasi umat akan tumbuh kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Koperasi, Ari Permana, menyampaikan koperasi Ormas Islam memiliki karakteristik yang sangat sesuai untuk dikembangkan melalui pendekatan syariah. Karena itu, Bimtek ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan syariah LPDB untuk koperasi umat.

“Sejak 2020 hingga November 2025, pembiayaan syariah LPDB telah mencapai Rp4,5 triliun, dan kami terus memperluas penyalurannya. Koperasi Ormas Islam adalah mitra strategis karena memiliki potensi besar untuk membangun model usaha syariah yang kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Ari menekankan tata kelola dan kesiapan administrasi koperasi menjadi kunci agar pembiayaan dapat direalisasikan dengan cepat dan tepat sasaran.

“Melalui Bimtek ini, kami ingin memastikan koperasi Ormas Islam siap mengakses pembiayaan dana bergulir, memahami SOP (standar operasional prosedur), menyiapkan dokumen dengan benar, serta mampu menyusun bisnis yang realistis dan profesional,” tambahnya.

Ari menegaskan, melalui sinergi Kementerian Koperasi, LPDB Koperasi, pemerintah daerah, dan Ormas Islam, Program KDKMP diharapkan menjadi motor kebangkitan ekonomi umat yang lebih inklusif, mandiri, dan berdaya saing.

“LPDB Koperasi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembiayaan bergulir yang mudah diakses, akuntabel, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, menegaskan Program KDKMP merupakan instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas, khususnya melalui koperasi Ormas Islam yang memiliki jaringan sosial luas dan potensi anggota yang besar.

“Koperasi Ormas Islam bisa menjadi mitra strategis dalam Program KDKMP. Dengan pengelolaan yang profesional dan kapasitas kelembagaan yang kuat, koperasi umat akan mampu menjadi model pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya.

Ia menambahkan LPDB Koperasi tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga pendampingan untuk memastikan koperasi siap naik kelas.

“LPDB Koperasi berkomitmen menghadirkan pembiayaan yang akuntabel, mudah diakses, dan memberi dampak nyata. Bimtek ini menjadi awal dari proses pendampingan, sehingga setelah kapasitasnya meningkat, koperasi Ormas Islam dapat segera mengakses pembiayaan untuk memperbesar unit usahanya,” tegasnya.(adv)

Tags: Kopdes Merah PutihKoperasilpdbOrmas Islam

Berita Terkait.

geely
Ekonomi

Geely Auto Perkenalkan Inovasi Robotaxi dan Teknologi AI di Auto China 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:06
mitsubishi
Ekonomi

Perluas Layanan di Indonesia Timur, PT Mitsubishi Hadirkan Diler Baru di Gowa

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:05
umkm
Ekonomi

Inovasi dan Kualitas Jadi Kunci, UMKM Bidik Kemitraan di Inabuyer 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:04
menkeu
Ekonomi

Lanskap Global Belum Bersahabat Namun Ekonomi Indonesia Mulai Ngebut

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:33
purbaya
Ekonomi

APBN 2026 Melaju Kencang: Pajak Melejit, Belanja Negara Tancap Gas

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:30
kemenkop
Ekonomi

Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3690 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.