• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dari Desa untuk Kerja, Strategi Kemendes Tekan Pengangguran Lewat BUMDes

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:27
in Nasional
Mentor mendampingi warga yang mengikuti pelatihan pembuatan tas anyaman pandan di Pandeglang, Banten, Sabtu (29/11/2025). Pelatihan pengolahan daun pandan menjadi berbagai barang bernilai jual yang digelar oleh BUMDes Desa Bandung menjadi upaya menumbuhkan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam di daerah. Foto: ANTARA

Mentor mendampingi warga yang mengikuti pelatihan pembuatan tas anyaman pandan di Pandeglang, Banten, Sabtu (29/11/2025). Pelatihan pengolahan daun pandan menjadi berbagai barang bernilai jual yang digelar oleh BUMDes Desa Bandung menjadi upaya menumbuhkan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam di daerah. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya menekan pengangguran dari desa kini memasuki babak baru. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menaruh optimisme besar pada penguatan ekosistem keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes Bersama (BUMDesma) sebagai motor penggerak ekonomi sekaligus pencipta lapangan kerja.

Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT, Rafdinal, menilai intervensi bisnis yang terstruktur ke desa akan berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja.

BacaJuga:

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

“Kita lakukan intervensi bisnis ke desa melalui BUMDes, BUMDesma ini. Saya yakin pengangguran terbuka pasti akan bisa berkurang menjadi nol koma sekian persen,” ucap Rafdinal saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk Penguatan Tata Kelola Lembaga Keuangan Mikro (LKM) bagi Pengembangan Ekosistem Keuangan BUMDes dan BUMDes Bersama di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Namun, optimisme tersebut, kata Rafdinal, hanya dapat terwujud apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama. Peran pemerintah daerah, pengelola BUMDes, hingga direktur BUMDesma menjadi kunci agar intervensi bisnis benar-benar menggerakkan roda ekonomi desa.

“Ini tugas kita bersama,” ujar Rafdinal.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) turut menguatkan keyakinan tersebut. Pada Agustus 2025, BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka di wilayah perdesaan mengalami penurunan sebesar 3,47 persen. Pengangguran terbuka sendiri didefinisikan sebagai penduduk usia kerja yang tidak memiliki pekerjaan, aktif mencari kerja, dan siap bekerja.

Lebih jauh, Rafdinal menjelaskan bahwa transformasi BUMDes dan BUMDesma menjadi Lembaga Keuangan Desa (LKD), serta penguatan peran Lembaga Keuangan Mikro (LKM), menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekonomi lokal. Skema ini dinilai mampu memperluas akses pembiayaan sekaligus mendorong tumbuhnya usaha-usaha produktif masyarakat desa.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa akselerasi ekonomi desa tidak bisa dilepaskan dari tata kelola lembaga yang sehat dan patuh regulasi. Pembenahan legalitas, mitigasi risiko, standarisasi organisasi, hingga pengamanan aset desa menjadi syarat mutlak agar pembangunan ekonomi berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dengan penguatan peran BUMDes hingga LKM secara simultan, pemerintah berharap desa tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi tampil sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menciptakan kesejahteraan dan membuka peluang kerja nyata bagi warganya.

“Dengan memperkuat peran BUMDes, BUMDesma, LKD, serta LKM, pemerintah berharap ekosistem ekonomi desa tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga menjadi penggerak kesejahteraan dan penciptaan kerja bagi warga,” tambahnya.
(her)

Tags: bumdesdesaKemendes PDTPengangguran

Berita Terkait.

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:33
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:21
Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Nasional

Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:15
Wamendagri Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Inflasi Juli 2,88 Persen, Mendagri Nilai Masih dalam Rentang Ideal

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00
Wamendagri Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Wamendagri Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:45

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2204 shares
    Share 882 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.