• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Deflasi Beras saat Paceklik Diklaim Sukses, Benarkah Petani Tetap Untung?

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 12 Desember 2025 - 11:11
in Nasional
beras

Petani memanen padi di desa Tambak Baya, Lebak, Banten, Kamis (21/3/2024). Foto: Foto : Antara/Muhammad Bagus Khoirunas/aww.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komoditas beras mencatatkan deflasi pada akhir semester kedua 2025 meskipun pada bulan-bulan paceklik. Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menilai situasi tersebut sebagai perbaikan sistem produksi dan distribusi.

“Beras itu kita lihat terjadi deflasi, sudah dua sampai tiga bulan terakhir terjadi deflasi. Dan itu tidak pernah terjadi, kita lihat tujuh tahun terakhir tidak pernah terjadi, di bulan paceklik, Oktober, November, Desember, kita lihat tetapi harga stabil,” kata Amran di Jakarta dikutip Jumat (12/12/2025).

BacaJuga:

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), beras pada konsumen mengalami deflasi beruntun sejak September hingga November dengan penurunan masing-masing 0,13 persen, 0,27 persen, dan 0,59 persen.

Pada minggu pertama Desember, harga beras medium turun 0,06 persen dan beras premium turun 0,15 persen dibanding November 2025. Kendati demikian, deflasi tersebut diklaim tidak mempengaruhi harga pada tingkat petani.

Kesejahteraan petani tergambar dari indeks harga yang diterima petani yang naik dari 136,78 pada Januari menjadi 144,59 pada November 2025. “Pada September, angkanya sempat mencapai 146,28, rekor tertinggi tujuh tahun terakhir,” ujar Amran.

Kenaikan itu berjalan seiring dengan perkiraan produksi beras nasional yang mencapai 34,79 juta ton pada 2025, mengonfirmasi bahwa harga padi petani tetap menguntungkan, meskipun harga beras konsumen melandai.

Sementara itu, indikator kesejahteraan petani menurut Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan posisi yang kuat. Nilai Tukar Petani (NTP) pada April 2025 berada di 121,06, tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. NTP Tanaman Pangan (NTPP) juga mencatat indeks 106,51 pada periode yang sama.

Tren penurunan harga beras ini berjalan bersamaan dengan peningkatan produksi di sejumlah wilayah. Misalnya di Papua Selatan, luas panen mencapai 80.124 hektare pada 2025, meningkat 69,87 persen dibanding tahun sebelumnya. (dan)

Tags: beraspadiPetani

Berita Terkait.

ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Rabu, 9 September 2026 - 22:42
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 22:22
dasco
Nasional

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 22:12
pelajar
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Rabu, 9 September 2026 - 20:02
kasal
Nasional

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

Rabu, 9 September 2026 - 19:29
p2mi
Nasional

Baru 3.879 Peserta, Program SMK Go Global Masih Jauh dari Target 40.000 di 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.