• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menkop Apresiasi Kopkel Merah Putih Tukangkayu Mampu Kembangkan Produk Gula dan Kopi

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 9 Desember 2025 - 19:29
in Ekonomi
ferry

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan launching Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih Tukangkayu, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (9/12/2025). Foto Humas Kemenkop

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan launching Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih Tukangkayu sekaligus melakukan peninjauan gerai dan melakukan transaksi pembelian di gerai sembako, di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (9/12/2025).

“Saya mengapresiasi Koperasi Kelurahan Merah Putih Tukangkayu yang sudah memiliki produk lokal yang dijual seperti gula dan kopi,” kata Menkop, usai acara.

BacaJuga:

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo, Tenaga Ahli Komisi VI DPR-RI Muhammad, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa, dan Ketua KKMP Tukangkayu Imam Maskun.

Dalam peninjauan Menkop menegaskan bahwa integrasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam aplikasi Jaga Desa menjadi pondasi operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang modern dan akuntabel.

“Koperasi akan mengelola berbagai unit usaha, mulai dari gerai sembako, apotek, klinik, gudang, hingga lembaga keuangan mikro, dengan standar ritel modern agar manfaat ekonomi kembali kepada masyarakat,” terang Menkop.

Bagi Menkop, aplikasi Jaga Desa sudah menambah fitur di dalamnya, yaitu Koperasi Desa, sehingga ketika urusan bangunan fisik dan SDM selesai, digitalisasi juga sudah siap, siap operasional, maka proses mitigasi risiko dan pengawasan yang bisa berjalan. “Itu yang nantinya membuat operasionalisasi Kopdes bisa berjalan dengan baik,” tegas Menkop.

Bahkan, Menkop memastikan bahwa Kopdes akan dikelola secara moderen, baik itu gerai sembako, apotek dan klinik desa, gudang, lembaga keuangan mikro, hingga sarana transportasi.

“Ini menjadi bukti, ketika masyarakat diberi akses permodalan, dibuatkan badan usahanya, dengan arena bisnis yang adil, maka potensi masyarakat desa dan kelurahan di Banyuwangi bisa berkompetisi secara sehat dengan pelaku usaha yang lain,” kata Menkop.

Lebih dari itu, Menkop meyakini, keberadaan Kopdes Merah Putih juga nantinya bisa membantu keberadaan warung-warung, UMKM yang ada, pasar tradisional, dan sebagainya. “Karena, Kopdes bisa mendapatkan harga-harga yang khusus, hasil kerja sama dengan banyak BUMN,” ucap Menkop.

Menkop menyebutkan, Kopdes akan menjual gas elpiji 3 kilogram dengan harga agen dengan jumlah tabung yang semakin banyak. Begitu juga dengan penjualan pupuk bersubsidi dan minyak goreng subsidi.

“Maka, saya ingin mendorong para pelaku UMKM di Banyuwangi untuk membangun industri kecil yang nanti hasil produksinya akan dijual di gerai-gerai sembako Kopdeskel,” papar Menkop.

Dalam hal itu, para pelaku UMKM juga dapat mengangkat hasil produk lokal. “Kita produksi sendiri, dibiayai sendiri, jual sendiri. Ini yang kita maksud dengan kedaulatan ekonomi. Bukan barang dari impor, tapi ini produk hasil sendiri,” tegas Menkop.

Oleh karena itu, Menkop menyebut Kopdes Merah Putih juga harus menyesuaikan diri dengan potensi yang dimiliki desanya, seperti kuliner, kerajinan, dan sebagainya.

“Yang pasti, nantinya, gerai sembako milik Kopdes akan dikelola secara moderen. Misalnya, tokonya terang, dingin, bersih, dengan produk yang dijual banyak macamnya. Upayakan, barang-barang yang dijual disini adalah hasil UMKM di Banyuwangi,” ujar Menkop. (srv)

Tags: Ferry JuliantonoKoperasi Merah Putihmenkop

Berita Terkait.

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan
Ekonomi

FinFest 2026 Raup Antusiasme Warga, Bank Jakarta Hadirkan Layanan Finansial dan Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:21
generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29
rano
Ekonomi

Indeks Inklusi Keuangan Jakarta Capai 99,74 Persen, Bank Jakarta Perkuat Edukasi Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:19

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • Inovasi Hijau Garuda-EIGER, Material Bekas Pesawat Disulap Jadi Tas Fungsional

    Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    897 shares
    Share 359 Tweet 224
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Timnas Futsal Indonesia Gagal Bersinar di Brasil, FFI Soroti Pembenahan Tim dan Tata Kelola

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.