• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ada ‘Titik Lemah’ di Pesantren, Darunnajah Bongkar Tantangan Besar yang Harus Diatasi Pemerintah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 28 November 2025 - 16:16
in Nasional
santri

Ilustrasi suasana pelatihan baca tulis Al-Qur'an (BTQ) terhadap santri di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta belum lama ini. Foto: Instagram/@darunnajah_jakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jika Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren resmi dibentuk oleh pemerintah, maka penguatan tata kelola pesantren menjadi agenda yang tidak dapat ditunda. Salah satu tantangan terbesar yang harus segera diantisipasi adalah persoalan manajemen kelembagaan.

Pandangan itu disampaikan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Darunnajah, KH Sofwan Manaf, saat diwawancarai INDOPOSCO usai menghadiri Halaqah Penguatan Kelembagaan Pendirian Ditjen Pesantren Kementerian Agama RI.

BacaJuga:

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Buka WIG 2026 di Solo, Menpar Bawa Kekayaan Kuliner Nusantara ke Panggung Dunia

UT Jakarta Wisuda 2.051 Lulusan, Siapkan Kampus Full Digital untuk Gen Z

Acara tersebut berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Kamis (27/11/2025).

Menurut Sofwan, manajemen merupakan titik lemah yang selama ini dihadapi banyak pesantren dan harus menjadi fokus utama Ditjen Pesantren ketika lembaga tersebut mulai berjalan penuh. Ia menegaskan bahwa kualitas tata kelola akan sangat menentukan kemajuan pesantren ke depan, terutama di tengah tuntutan zaman dan dinamika pendidikan Islam modern.

“Manajemen ini sangat penting, sangat penting. Ini kelemahan lembaga-lembaga Islam, khususnya pesantren. Tantangannya adalah bagaimana mengelola pondok pesantren supaya lebih bagus. Memang lemah di manajemen,” tegasnya.

Sofwan menjelaskan Darunnajah telah menyiapkan sejumlah rekomendasi strategis yang dianggap krusial untuk diperkuat melalui Ditjen Pesantren. Bidang-bidang tersebut meliputi pendidikan dan kurikulum, kemandirian ekonomi pesantren, kualitas lingkungan, hingga peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Ada yang berkenaan dengan pendidikan dan kurikulum, ada yang berkenaan dengan ekonomi, lingkungan, dan SDM. Itu memang cukup urgent,” jelasnya.

Sofwan berharap kelak keberadaan Ditjen Pesantren tidak hanya menjadi struktur formal dalam birokrasi, melainkan benar-benar menjadi motor percepatan kemajuan pesantren di Indonesia.

Selain persoalan internal manajemen, ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah agar tata kelola pesantren tidak hanya berhenti pada tataran regulasi.

Menurutnya, Undang-Undang Pesantren hanya akan bermakna bila dijalankan secara konsisten di lapangan.

“Undang-undang itu bisa dilaksanakan kalau diimplementasi. Implementasi ini itu adanya di pemerintah daerah, bukan saja di kementerian. Jadi harus ada kemauan wali kota, kemauan bupati, kemauan gubernur untuk perhatian khusus terhadap lembaga pondok pesantren di lingkungannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sofwan berharap pemerintah, khususnya Kementerian Agama, mampu menghadirkan kebijakan yang benar-benar menjadi akselerator kemajuan pesantren, bukan sekadar formalitas administrasi.

“Kolaborasi, komitmen anggaran, dan keseriusan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci percepatan transformasi pesantren di masa depan,” tambahnya.

Dengan berbagai tantangan dan peluang tersebut, penguatan tata kelola pesantren diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas lembaga, tetapi juga menghasilkan generasi yang unggul, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman. (her)

Tags: Ditjen Pesantrenkemandirian ekonomikemenagKH Sofwan Manafponpes darunnajah

Berita Terkait.

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Nasional

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 14:45
Menpar
Nasional

Buka WIG 2026 di Solo, Menpar Bawa Kekayaan Kuliner Nusantara ke Panggung Dunia

Minggu, 27 September 2026 - 14:06
Wisuda
Nasional

UT Jakarta Wisuda 2.051 Lulusan, Siapkan Kampus Full Digital untuk Gen Z

Minggu, 27 September 2026 - 12:44
Penghargaan
Nasional

Optimalkan Data BPS untuk Pembangunan Daerah, Kemendagri Sabet Penghargaan di HSN 2026

Minggu, 27 September 2026 - 12:04
Cheka-Virgowansyah
Nasional

Cegah Pekerja Rentan Terlantar, Pemerintah Dorong Pemda Terbitkan Perda Jamsostek

Minggu, 27 September 2026 - 10:32
haji
Nasional

Dana Haji Tembus Rp180,72 Triliun, BPKH Raih Prominent Awards 2026

Minggu, 27 September 2026 - 06:06

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3875 shares
    Share 1550 Tweet 969
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    992 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.