INDOPOSCO.ID – Hujan diperkirakan masih terjadi dalam empat hingga tujuh hari ke depan. Sementara saat ini sudah terdapat sembilan kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumt) yang terdampak banjir dan tanah longsor. Situasi ini menuntut evakuasi cepat dengan koordinasi lintas pihak agar keselamatan warga dapat ditangani secepat mungkin.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Sumut, Bobby Nasution dalam keterangan pada unggahan video di akun Instagram pribadinya, Kamis (27/11/2025) menyikapi bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Sumut.
Permasalahan paling berat kini berada pada jalur menuju Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Keduanya terisolasi total akibat material longsor yang menutup jalan utama. Kondisi ini membuat akses darat terputus dan menghambat masuknya bantuan, relawan, maupun logistik dasar.
“Permasalahan terbesar saat ini adalah tertutupnya akses menuju Tapanuli Tengah dan Sibolga, sehingga kedua wilayah tersebut masih terisolasi total,” jelasnya.
Untuk membuka jalur, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah mengerahkan alat-alat berat yang berasal dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) terdekat. Dukungan juga hadir dari Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Kodam I/BB) yang mengirim kendaraan berat tambahan demi mempercepat pembersihan material longsor. Langkah ini menjadi prioritas karena akses darat adalah urat nadi distribusi bantuan.
Namun selama jalur darat belum dapat dilalui, pemerintah menempatkan jalur udara sebagai penghubung utama. Pengiriman logistik menggunakan pesawat angkut, termasuk Hercules, menjadi opsi yang dipersiapkan.
“Selama akses darat belum pulih, jalur udara menjadi satu-satunya penghubung. Jika pesawat Hercules mengangkut logistik menuju wilayah terdampak, Pemprov Sumut siap memberikan dukungan penuh, termasuk penyediaan BBM (bahan bakar minyak) dan kebutuhan lainnya agar distribusi bantuan tidak terhambat,” tuturnya.
Di tengah situasi darurat ini, komunikasi menjadi kebutuhan vital. Untuk memastikan koordinasi antara warga, petugas, serta posko siaga tetap berjalan, layanan internet berbasis satelit akan dipasang. Starlink diprioritaskan untuk dipasang di Alun-alun Pandan sebagai pusat konektivitas utama bagi wilayah terdampak.
Dalam penyampaiannya, Bobby menegaskan pentingnya kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat. Ia mengajak publik untuk tetap tenang sekaligus menjaga solidaritas.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Sumatera Utara agar proses evakuasi dan penanganan bencana dapat berlangsung lancar serta tanpa hambatan,” tambahnya.
Di tengah cuaca ekstrem dan jalan yang terputus, harapan kini bertumpu pada kerja cepat tim di lapangan serta kekompakan semua institusi. Dengan kesiapan pemerintah dan gotong royong masyarakat, Sumatera Utara berupaya bangkit dari masa sulit ini, sebuah ujian yang dihadapi bersama demi keselamatan seluruh warga. (her)




















