• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ini Penjelasan PVMBG terkait Fenomena Tanah Bergerak di Ngarai Sianok

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 25 November 2025 - 01:11
in Nusantara
pvmbg

Warga di Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang (BKCR) Kota Bukittinggi mengungsi sementara akibat adanya aktivitas tanah bergerak di daerah tempat tinggal mereka yang berada di bibir Ngarai Sianok​​​​​​​. ANTARA/AL FATAH

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan penjelasan terkait kejadian fenomena tanah bergerak yang menyebabkan pengungsian sementara warga di kawasan Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kepala PVMBG Hadi Wijaya dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa fenomena tersebut dipengaruhi kondisi geologi dan morfologi lembah yang curam serta rentan mengalami instabilitas saat dipicu hujan deras ataupun getaran gempa terlebih Ngarai Sianok merupakan lembah terjal dengan tebing-tebing yang mencapai kemiringan lebih dari 60 persen.

BacaJuga:

Bea Cukai dan Polri Gagalkan 40 Kg Sabu di Bakauheni, Empat Tersangka Diamankan

Perusahaan Olahan Rumput Laut Probolinggo Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat

Bea Cukai Karimun Gencar Operasi Pasar, Ribuan Rokok dan Miras Ilegal Disita

“Pembentukan morfologi tersebut terjadi akibat erosi kuat pada batuan vulkanik yang dipengaruhi struktur geologi regional,” kata dia.

Menurut Hadi, litologi tebing Ngarai Sianok tersusun terutama oleh batuan piroklastik berupa ignimbrit dan tufa batu apung yang bersifat rapuh, berpori, serta mudah jenuh air. Pada bagian dasar lembah juga ditemukan material koluvium dan endapan runtuhan tebing yang memperbesar kerentanan pergerakan tanah.

Selain itu, kawasan tersebut berada dalam pengaruh segmen aktif Patahan Besar Sumatera atau Sesar Semangko. Aktivitas tektonik dinilai dapat memicu ataupun memperluas rekahan pada tebing sehingga menurunkan kekompakan batuan.

Hadi juga memaparkan bahwa berdasarkan peta potensi gerakan tanah milik PVMBG, kawasan berlereng curam dengan batuan vulkanik lapuk masuk kategori kerentanan menengah hingga tinggi.

Dengan demikian, kata dia, pemukiman yang berada dekat bibir tebing Ngarai Sianok termasuk area yang harus diwaspadai terutama saat hujan intensif.

PVMBG merekomendasikan upaya mitigasi teknis berupa penanganan stabilisasi lereng, pemasangan sistem drainase air permukaan, serta penanaman vegetasi berakar kuat untuk meningkatkan kestabilan tanah.

Di sisi lain, masyarakat diminta menghindari aktivitas di area bibir tebing dan zona rawan saat hujan lebat maupun pascagempa. Pemerintah daerah diminta mengatur pemanfaatan ruang, menyiapkan jalur evakuasi, serta menyusun rencana kontingensi bencana berbasis potensi longsor di kawasan wisata tersebut.

Lurah Bukik Cangang Kayu Ramang (BKCR) Bukittinggi, Westi Wismar sebelumnya melaporkan sedikitnya ada 60 orang warga yang dievakuasi akibat aktivitas tanah bergerak dan longsoran di bibir Ngarai Sianok, Senin pagi tadi.

Menurut Westi, warga yang mayoritas pelajar dan mahasiswa itu mengungsi memanfaatkan bangunan kantor lurah dan masjid yang aman.

Pihak kelurahan memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Proses evakuasi pun dilaporkan berlangsung kondusif dan dalam pendampingan tim petugas gabungan dari BPBD, TNI/Polri dan Basarnas di Bukittinggi. (bro)

Tags: Fenomena Tanah BergerakNgarai SianokPVMBG

Berita Terkait.

Bea Cukai dan Polri Gagalkan 40 Kg Sabu di Bakauheni, Empat Tersangka Diamankan
Nusantara

Bea Cukai dan Polri Gagalkan 40 Kg Sabu di Bakauheni, Empat Tersangka Diamankan

Rabu, 22 April 2026 - 15:32
Perusahaan Olahan Rumput Laut Probolinggo Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat
Nusantara

Perusahaan Olahan Rumput Laut Probolinggo Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat

Rabu, 22 April 2026 - 15:20
Ekspor Perdana dari Jembrana, PT Mitra Prodin Kirim Produk Senilai Rp4 Miliar ke Amerika
Nusantara

Bea Cukai Karimun Gencar Operasi Pasar, Ribuan Rokok dan Miras Ilegal Disita

Rabu, 22 April 2026 - 14:23
Bantuan
Nusantara

Pemerintah Salurkan Rp117,96 Miliar Bantuan Stimulan Rumah Rusak di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah

Rabu, 22 April 2026 - 12:47
BX-Sea
Nusantara

Dompet Dhuafa bersama Bintaro Jaya Xchange Mall Ajak Anak Yatim-Duafa Bermain dan Belajar Biota Air di BXSea

Rabu, 22 April 2026 - 12:37
BAg
Nusantara

Kolaborasi BAg-BRIN Hidupkan Budidaya Anggur Laut di Jepara

Rabu, 22 April 2026 - 12:27

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    785 shares
    Share 314 Tweet 196
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    688 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.