• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Imigrasi Siapkan Kontinjensi, Peserta SDUWHV yang Tak Terima Email Tetap Diakomodasi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 24 November 2025 - 20:02
in Nasional
imipas

Gedung Ditjen Imigrasi, Kemen Imipas, Jakarta Selatan. Foto: Feris Pakpahan/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) menegaskan bahwa tidak ada praktik manipulasi atau dugaan war day digital yang dimainkan oleh oknum internal dalam proses pemberian Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa (SDUWHV).

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Plt. Direktur Jenderal Keimigrasian, Yuldi Yusman, yang juga menjabat sebagai Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian.

BacaJuga:

Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah

Wamendiktisaintek: Pendidikan Vokasi Harus Jamin Lulusan Siap Kerja

Menatap 81 Tahun RI, Nusantara Centre Gelar Simposium Perekonomian Nasional dan Luncurkan Buku “Pemikiran Soemitro

“Mekanisme pengiriman email kepada peserta dilakukan setelah mereka resmi masuk dalam ruang tunggu (waiting room),” katanya kepada wartawan Senin (24/11/2025).

Ia menepis anggapan bahwa sistem memilih peserta secara subjektif atau berdasarkan kedekatan tertentu.

“Sistem bekerja sepenuhnya berdasarkan data 5.000 peserta yang telah masuk kuota, bukan atas preferensi petugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yuldi memaparkan bahwa tidak semua peserta yang berada dalam kuota 5.500 akan otomatis dipanggil atau disetujui.

“Terdapat 38 permohonan yang gagal pada tahap verifikasi berkas, sehingga tidak semua yang menerima email dapat lolos seleksi administrasi,” ucapnya.

Karena itu, Yuldi menegaskan kembali bahwa persoalan yang muncul selama proses pendaftaran murni berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur digital.

“Jadi bukan karena adanya intervensi orang dalam,” jelasnya.

Direktur Teknologi Informasi Keimigrasian, Chicco Ahmad Muttaqin, menegaskan bahwa gangguan yang terjadi disebabkan oleh kendala teknis.

Ia merespons dugaan permainan internal yang sempat disampaikan salah satu anggota Komisi XIII DPR RI.

Chicco menekankan bahwa seluruh proses berjalan berbasis sistem digital, bukan keputusan manual pejabat.

Ia juga menyatakan kesiapan menerima informasi tambahan agar tidak ada tuduhan yang berkembang tanpa dasar.

Chicco menjelaskan bahwa kecurigaan para peserta terutama yang tergabung dalam gerakan Demo SDUWHV muncul karena sistem sempat down saat pendaftaran.

“Hal itu disebabkan lonjakan traffic cloud Google disebabkan lonjakan traffic cloud Google hingga 1,4 juta akses, yang menyebabkan tampilan sisa kuota tidak muncul di dashboard peserta,” kata dia.

“Gangguan pada server inilah yang membuat sebagian peserta tidak dapat melihat jumlah kuota tersisa seperti biasanya,” tambahnya.

Di samping itu, kata Chicco, muncul dugaan bahwa pengiriman email berlangsung secara acak untuk pendaftaran tanggal 15 dan 17 Oktober.

Chicco menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Peserta yang menerima email adalah mereka yang telah masuk kuota 5.000, tetapi mengalami hambatan untuk mengikuti proses verifikasi tahap kedua.

“Karena itu, mereka diberikan tautan khusus sebagai bentuk perlindungan atas kepastian hukum yang sudah mereka peroleh,” tukasnya.

Di sisi lain, Chicco mengakui adanya peserta yang tidak menerima email meski mendapatkan notifikasi bahwa email telah dikirim.

“Untuk kasus ini, Ditjen Imigrasi menyiapkan rencana kontinjensi guna memastikan seluruh keluhan peserta dapat ditindaklanjuti secara profesional dan transparan,” pungkasnya. (fer)

Tags: ImigrasiKontinjensiPeserta SDUWHV

Berita Terkait.

Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah
Nasional

Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:09
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Nasional

Wamendiktisaintek: Pendidikan Vokasi Harus Jamin Lulusan Siap Kerja

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:27
Menatap 81 Tahun RI, Nusantara Centre Gelar Simposium Perekonomian Nasional dan Luncurkan Buku “Pemikiran Soemitro
Nasional

Menatap 81 Tahun RI, Nusantara Centre Gelar Simposium Perekonomian Nasional dan Luncurkan Buku “Pemikiran Soemitro

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:55
Tindaklanjuti Pertemuan dengan Prabowo, Mentan Amran dan Kadin Sepakat Sediakan Benih Unggul
Nasional

Tindaklanjuti Pertemuan dengan Prabowo, Mentan Amran dan Kadin Sepakat Sediakan Benih Unggul

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:45
Ekonomi Indonesia Kembali Tunjukkan Taji, Industri Bangkit dan Inflasi Kian Terkendali
Nasional

Konten Vape Libatkan Anak, Komdigi Didesak Turun Tangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:37
Dewas KPK Bakal Periksa Etik Staf Berstatus Polri yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Nasional

Dewas KPK Bakal Periksa Etik Staf Berstatus Polri yang Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:18

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2100 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.