• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Imigrasi Siapkan Kontinjensi, Peserta SDUWHV yang Tak Terima Email Tetap Diakomodasi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 24 November 2025 - 20:02
in Nasional
imipas

Gedung Ditjen Imigrasi, Kemen Imipas, Jakarta Selatan. Foto: Feris Pakpahan/INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) menegaskan bahwa tidak ada praktik manipulasi atau dugaan war day digital yang dimainkan oleh oknum internal dalam proses pemberian Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa (SDUWHV).

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Plt. Direktur Jenderal Keimigrasian, Yuldi Yusman, yang juga menjabat sebagai Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian.

BacaJuga:

Tak Mau Lagi Ada Siswa Belajar di Tenda, Kemendikdasmen Kebut Pemulihan 4.922 Sekolah

Dari Hak Lansia sampai Anak Putus Sekolah, DPD RI: Kami Kawal Hingga Senayan

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS

“Mekanisme pengiriman email kepada peserta dilakukan setelah mereka resmi masuk dalam ruang tunggu (waiting room),” katanya kepada wartawan Senin (24/11/2025).

Ia menepis anggapan bahwa sistem memilih peserta secara subjektif atau berdasarkan kedekatan tertentu.

“Sistem bekerja sepenuhnya berdasarkan data 5.000 peserta yang telah masuk kuota, bukan atas preferensi petugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yuldi memaparkan bahwa tidak semua peserta yang berada dalam kuota 5.500 akan otomatis dipanggil atau disetujui.

“Terdapat 38 permohonan yang gagal pada tahap verifikasi berkas, sehingga tidak semua yang menerima email dapat lolos seleksi administrasi,” ucapnya.

Karena itu, Yuldi menegaskan kembali bahwa persoalan yang muncul selama proses pendaftaran murni berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur digital.

“Jadi bukan karena adanya intervensi orang dalam,” jelasnya.

Direktur Teknologi Informasi Keimigrasian, Chicco Ahmad Muttaqin, menegaskan bahwa gangguan yang terjadi disebabkan oleh kendala teknis.

Ia merespons dugaan permainan internal yang sempat disampaikan salah satu anggota Komisi XIII DPR RI.

Chicco menekankan bahwa seluruh proses berjalan berbasis sistem digital, bukan keputusan manual pejabat.

Ia juga menyatakan kesiapan menerima informasi tambahan agar tidak ada tuduhan yang berkembang tanpa dasar.

Chicco menjelaskan bahwa kecurigaan para peserta terutama yang tergabung dalam gerakan Demo SDUWHV muncul karena sistem sempat down saat pendaftaran.

“Hal itu disebabkan lonjakan traffic cloud Google disebabkan lonjakan traffic cloud Google hingga 1,4 juta akses, yang menyebabkan tampilan sisa kuota tidak muncul di dashboard peserta,” kata dia.

“Gangguan pada server inilah yang membuat sebagian peserta tidak dapat melihat jumlah kuota tersisa seperti biasanya,” tambahnya.

Di samping itu, kata Chicco, muncul dugaan bahwa pengiriman email berlangsung secara acak untuk pendaftaran tanggal 15 dan 17 Oktober.

Chicco menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Peserta yang menerima email adalah mereka yang telah masuk kuota 5.000, tetapi mengalami hambatan untuk mengikuti proses verifikasi tahap kedua.

“Karena itu, mereka diberikan tautan khusus sebagai bentuk perlindungan atas kepastian hukum yang sudah mereka peroleh,” tukasnya.

Di sisi lain, Chicco mengakui adanya peserta yang tidak menerima email meski mendapatkan notifikasi bahwa email telah dikirim.

“Untuk kasus ini, Ditjen Imigrasi menyiapkan rencana kontinjensi guna memastikan seluruh keluhan peserta dapat ditindaklanjuti secara profesional dan transparan,” pungkasnya. (fer)

Tags: ImigrasiKontinjensiPeserta SDUWHV

Berita Terkait.

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Tak Mau Lagi Ada Siswa Belajar di Tenda, Kemendikdasmen Kebut Pemulihan 4.922 Sekolah

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:33
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Dari Hak Lansia sampai Anak Putus Sekolah, DPD RI: Kami Kawal Hingga Senayan

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:42
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS
Nasional

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:18
Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG
Nasional

Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:45
Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG
Nasional

Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:17
udin
Nasional

3 PMI Korban Kekerasan di Malaysia Masih Jalani Pemulihan Psikologis

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:57

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7133 shares
    Share 2853 Tweet 1783
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1108 shares
    Share 443 Tweet 277
GET https://api.football-data.org/v4/matches
Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental
Olahraga

Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental

Editor Nasuha
Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33

INDOPOSCO.ID - Timnas Kolombia berhasil meraih poin sempurna setelah menaklukkan Timnas Uzbekistan 3-1 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026...

SelengkapnyaDetails
ronaldo

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.