INDOPOSCO.ID – Akademisi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta Ubaid Matraji mengkritik sikap diam Badan Gizi Nasional (BGN) soal anak Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Machmud, Yasika Aulia Ramadhani yang diduga memonopoli pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Selatan.
“Saya punya hipotesis, ini sengaja diperbolehkan karena tidak ada aturannya sampai saat ini,” kata Ubaid Matraji saat dikonfirmasi melalui gawai, Jakarta, Sabtu (22/11/2025).
Apalagi tidak ada payung hukum yang jelas soal pengelolaan dapur MBG, sehingga pelaksanaannya belum terkontrol dengan baik.
“Dasar undang-undangnya gak ada. Perpresnya gak ada, jadi karena gak ada aturan ya ugal-ugalan secara bebas, terserah bikin (SPPG),” ujar Ubaid.
Seharusnya tidak ada monopoli pengurusan dapur MBG oleh individu atau kelompok tertentu. Hal itu juga memastikan peluang yang sama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta yayasan sosial lainnya berpartisipasi, sehingga menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Mestinya tidak boleh, jadi dapur-dapur MBG ini hanya dikuasai oleh kelompok elit, jadi MBG ini menguntungkan kelompok-kelompok elit politik,” kritik Ubaid.
Ia juga mengkhawatirkan terjadinya potensi konflik kepentingan dan penyimpangan dalam kualitas atau penyaluran gizi jika terjadi penguasaan pengelolaan dapur MBG.
“Misalnya DPR (DPRD) itu kan salah satu fungsinya pengawasan, lha bagaimana dia mau ngawasi kalau dia sendiri punya dapur MBG, bagaimana dia bisa mengawasi dapurnya sendiri itu tidak akuntabel,” imbuh Ubaid.
BGN memilih tidak mengambil sikap soal anak Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Machmud, Yasika Aulia Ramadhani yang diduga memonopoli pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Selatan. Pemerintah malah menghargai tindakan tersebut.
“Tidak ada (tindak lanjut), kami menghargai mereka. Mereka itu adalah pejuang merah putih kita,” celetuk Kepala BGN Dadan Hindayana terpisah di Jakarta dikutip Selasa (18/11/2025).
Anak dari Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Yasir Machmud,Yasika Aulia Ramadhani tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dia diduga menjadi Pembina Yayasan Yasika Group, dan membawahi 41 SPPG. Bahkan, diduga kembali memperluas jangkauan dengan meluncurkan 10 dapur SPPG baru di Kabupaten Bone baru-baru ini.(dan)










