• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Produksi Beras Melejit, Ini Pesan Kunci Mentan Untuk Penyuluh Indonesia

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 21 November 2025 - 14:44
in Nasional
amran
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam upaya mempercepat terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) kembali mengonsolidasikan kekuatan nasional melalui Apel Nasional Bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang digelar secara hybrid dari Ruang SAS, Kantor Pusat Kementan. Momentum ini menjadi penanda bahwa komitmen pusat hingga daerah kian padu menggerakkan program strategis pertanian.

Apel dipimpin langsung oleh Mentan Amran dan diikuti puluhan ribu peserta yang terhubung melalui zoom. Besarnya partisipasi menunjukkan bahwa agenda percepatan swasembada pangan telah menjadi gerakan nasional yang melibatkan seluruh unsur strategis Kementan.

BacaJuga:

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Dalam arahannya, Amran menyoroti capaian penting produksi beras nasional tahun 2025 yang mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data Kerangka Sampel Area Badan Pusat Statistik (KSA BPS), lonjakan produksi tersebut tidak hanya memperkuat stok nasional, tetapi juga membuktikan efektivitas program-program yang dijalankan di lapangan.

“Produksi beras tahun 2025 naik menjadi 34,77 juta ton. Kenaikan 4,15 juta ton ini adalah bukti kerja nyata penyuluh dan petani di lapangan. Kita semakin dekat dengan swasembada,” tegas Amran dalam keterangannya, Jumat (21/11/2025).

Ia mengingatkan bahwa percepatan swasembada pangan membutuhkan konsolidasi total dari pusat hingga daerah, terutama melalui optimalisasi peran penyuluh sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Kita harus bergerak satu komando dari pusat sampai daerah, dan penyuluh menjadi bagian paling penting dalam percepatan ini,” ujar Amran.

Penyuluh disebut sebagai simpul utama penggerak pembangunan pertanian—mulai dari kelompok tani dan kecamatan, hingga berkoordinasi dengan dinas kabupaten/kota serta terhubung dengan 38 Unit Pelaksana Teknis Balai Riset dan Monitoring Pertanian (UPT BRMP) di provinsi. Struktur inilah yang menjaga agar program teknis Kementan tersalurkan, terpantau, dan berjalan efektif di lapangan.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menegaskan peran vital penyuluh dalam keberhasilan program pangan nasional.

“Penyuluh adalah garda terdepan yang akan menentukan keberhasilan kita mencapai swasembada pangan. Semua program strategis LTT (Luas Tambah Tanam), OPLAH (Optimasi Lahan), Cetak Sawah, hingga Brigade Pangan tidak akan berjalan tanpa penyuluh yang kuat di lapangan,” tutur Idha.

Apel Nasional ini juga menjadi titik penting integrasi kelembagaan, mengingat mulai 1 Januari 2026 sebanyak 37.652 penyuluh daerah akan resmi berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementan. Dengan total proyeksi 51.293 ASN, penyuluh akan menjadi komponen terbesar SDM pertanian dan ujung tombak mobilisasi program seperti LTT, OPLAH, hingga Brigade Pangan (BP).

Melalui konsolidasi besar ini, Kementan berharap seluruh unsur pertanian—penyuluh, petani, hingga pemangku kepentingan bergerak dalam satu irama untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Dengan disiplin kerja yang makin kuat, pemanfaatan inovasi teknologi, dan kapasitas SDM yang terus ditingkatkan, Indonesia diyakini mampu menciptakan lompatan besar dalam produksi pangan nasional.

Gerakan bersama inilah yang akan membawa Indonesia semakin dekat pada kedaulatan pangan yang kokoh dan berkelanjutan. (her)

Tags: andi amran sulaimanberasmentanproduksi beras

Berita Terkait.

Kapolri
Nasional

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:46
sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
kementan
Nasional

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01
dasco
Nasional

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47
karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7141 shares
    Share 2856 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
Pemain-Paraguay
Olahraga

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01

INDOPOSCO.ID - Timnas Turki harus angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan dalam fase Grup D Piala Dunia 2026....

SelengkapnyaDetails
malarza

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.