• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menteri Ekraf Bahas Peluang Investasi dan Ekspor Ekonomi Kreatif dengan Dubes RI Senegal

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 21 November 2025 - 16:50
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-21 at 16.28.35

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi dari Duta Besar RI untuk Senegal, Ardian Wicaksono, di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (20/11/2025)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki kolaborasi dengan Senegal sebagai pintu gerbang baru untuk ekspor produk ekonomi kreatif sekaligus destinasi investasi di kawasan Afrika Barat. Langkah strategis ini merupakan upaya diversifikasi ekspor, dengan menggeser fokus dari komoditas tradisional ke produk bernilai tambah tinggi seperti fesyen, film, dan animasi.

Hal ini mengemuka dalam audiensi Menteri Ekraf/Kepala Badan Ekraf Teuku Riefky Harsya, dengan Duta Besar RI untuk Senegal, Ardian Wicaksono, di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis, (20/11/ 2025).

BacaJuga:

Roy Suryo Hadiri Reuni Kabinet SBY Sebelum Sidang Praperadilan

Komnas HAM Desak Penyelidikan Independen Usut Kematian 5 Peserta SPPI

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

“Mudah-mudahan hubungan bilateral Indonesia dan Senegal didasarkan pada semangat dan strategi meningkatkan investasi, ekspor, dan penciptaan lapangan kerja di sektor kreatif,” tegas Menteri Ekraf.

Menurut Menteri Ekraf, capaian nilai ekspor dan investasi subsektor ekraf telah mengisi porsi 66 persen dari target tahunan sebesar Rp 136,28 triliun. Investasi yang paling banyak didominasi subsektor aplikasi, fesyen, kuliner, dan kriya.

“Kalau budaya itu hulunya, ekonomi kreatif menjadi hilirnya dengan sentuhan inovasi teknologi dan digitalisasi kreativitas. Tentu, kita bisa menyebutnya dengan istilah new mining itu kreatif ekonomi. Bisa coba dilihat mana yang disesuaikan kerja samanya, terkait ekspor, tentukan kekuatan subsektor ekraf yang mampu didorong masuk ke pasar Senegal seperti modest fesyen maupun subsektor lainnya,” ujar Menteri Ekraf.

Sementara itu, lanskap ekonomi Senegal termasuk tingkat pengangguran kalangan muda dan ketergantungan terhadap impor juga dibahas dalam pertemuan ini. Potensi kolaborasi untuk subsektor fesyen, film, dan animasi dijajaki dengan fokus pada pemanfaatan kekuatan Indonesia dan kebutuhan Senegal.

“Senegal sangat menarik karena sedang mengembangkan industri kreatif yang coba menggali dari alam seperti Pohon Baobab. Dari potensi ini bisa dibuat hiasan, souvenir, dan selai buah. Bisa juga dibuka peluang untuk membuat produk turunan seperti baju olahraga dan fesyen. Selain itu, Indonesia dan Senegal bisa kolaborasi dengan alat musik antara kolintang dan balafon yang bisa dipadukan iramanya,” ungkap Ardian Wicaksono.

Senegal terus memainkan peran strategis sebagai pintu gerbang ekonomi di kawasan Afrika Barat, khususnya dalam blok Economic Community of West African States (ECOWAS). Dengan mayoritas 90 persen penduduk muslim sunni, Senegal menunjukkan pertumbuhan PDB yang stabil didorong sektor jasa, pertanian, dan investasi.

“Kolaborasi juga bisa dilakukan dengan memberikan edukasi, menguatkan kapasitas, dan memasukkan knowledge dari banyak produk kreatif sehingga berdampak pada pengembangan hubungan Indonesia dan Afrika. Indonesia tak hanya ekspor produk atau komoditi kuliner saja, tapi banyak produk kreatif yang punya keunikan bisa dikenalkan bersama contohnya melalui animasi. Harapan kami, Kementerian Ekraf bisa lebih mengembangkan barang atau produk yang tak hanya sekadar barang pakai, tapi menjadikan produk tersebut punya nilai tambah untuk kreativitas dan pertumbuhan industri kreatif itu bisa diekspor ke Senegal,” harap Ardian Wicaksono. (ney)

Tags: Ekspor Ekonomi KreatifinvestasiMenteri Ekraf

Berita Terkait.

Roy-Suryo
Nasional

Roy Suryo Hadiri Reuni Kabinet SBY Sebelum Sidang Praperadilan

Senin, 29 Juni 2026 - 13:24
Peserta-Latsarmil
Nasional

Komnas HAM Desak Penyelidikan Independen Usut Kematian 5 Peserta SPPI

Senin, 29 Juni 2026 - 10:31
Nasional

Wamenkop Tegaskan Amanah dan Kepercayaan Jadi Kunci Sukses Koperasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:47
sampah
Nasional

Sampah Disulap Jadi Bahan Bakar, Pasok 10 Ribu Ton EBT per Hari

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:45
Korban Calon Manajer KDMP Bertambah, DPD RI Minta Program Dihentikan
Nasional

Prabowo Bentuk Satgas Kampus, Guru Besar Dikerahkan Kawal Program Strategis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:02
Presiden-RI
Nasional

Jadi Prioritas, Prabowo Janji Tindak Lanjuti Beasiswa Doktor hingga Dana Riset

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:44

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1725 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1693 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1632 shares
    Share 653 Tweet 408
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1088 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1016 shares
    Share 406 Tweet 254
Selebrasi
Olahraga

Bungkam Afrika Selatan, Kedisiplinan dan Agresivitas Jadi Kunci Kemenangan Kanada

Editor Ali Rachman
Senin, 29 Juni 2026 - 10:41

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Kanada Jesse Marsch menyanjung, penampilan timnya setelah menang dramatis 1-0 atas Afrika Selatan di 32 besar...

SelengkapnyaDetails
Buchanan

Hasil Piala Dunia: Hukum Afsel di Injury Time, Kanada ke 16 Besar

Senin, 29 Juni 2026 - 08:19
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.