• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kiper Bandung Tersesat hingga Kamboja, Komisi IX DPR Desak Pemerintah Tertibkan Agen PMI Ilegal

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 21 November 2025 - 09:49
in Nasional
YAHYA

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini Foto: Dokumen F-Golkar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus kiper muda asal Bandung, Rizki Nur Fadhilah (18), yang tersesat hingga Kamboja kembali membuka potret buram maraknya pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menegaskan pemerintah harus bergerak cepat membenahi persoalan tersebut.

“Menurut informasi dari Kementerian P2MI, semua pekerja migran yang bekerja di Kamboja itu ilegal. Negara itu bukan tujuan penempatan resmi PMI. Pemerintah harus turun tangan karena jumlahnya terus meningkat,” ujar Yahya, Jumat (21/11/2025).

BacaJuga:

Kesenian Rakyat Kemerdekaan, Kemendes-Kementrans Gelar Aksi Peduli NTT

SBY Art Community Bawa Pesan Perdamaian Lewat 150 Karya di TIM

Penerima Satyalancana Karya Satya Sampaikan Solidaritas bagi ASN Terdampak Bencana di NTT

Yahya meminta pemerintah Indonesia dan Kamboja segera duduk bersama membahas nasib ratusan WNI yang terjebak jaringan kerja ilegal di negara tersebut. Perlindungan negara, menurutnya, tidak boleh berhenti hanya karena status mereka tidak resmi.

“Walaupun mereka ilegal, pemerintah tetap wajib memberi perlindungan. Harus ada pembicaraan diplomatik agar mereka bisa dipulangkan secara bertahap,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat pemerintah berencana memulangkan 101 WNI dari Kamboja.

Yahya juga mengungkapkan bahwa mayoritas PMI ilegal yang dikirim ke Kamboja merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Modus yang kerap dipakai adalah keberangkatan menggunakan visa turis, baik langsung menuju Kamboja maupun transit melalui Thailand.

Sementara itu, kasus Rizki sempat diduga terkait TPPO. Namun KBRI Phnom Penh menyatakan remaja tersebut bukan korban perdagangan orang, melainkan berhasil melarikan diri dari sindikat penipuan tempat ia bekerja. Rizki kini dalam kondisi sehat dan sudah berada di KBRI untuk proses pemulangan.

“KBRI menerima laporan dari keluarga pada 10 November 2025, tetapi minimnya informasi membuat pencarian terhambat. Kini Rizki sudah tiba sendiri di KBRI dan meminta bantuan untuk pulang,” tulis pernyataan resmi KBRI Phnom Penh.

Kasus ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperketat pengawasan dan memberantas agen penempatan ilegal yang semakin marak memanfaatkan para pencari kerja muda. (dil)

Tags: DPR RIKomisi IXPMI ilegalYahya Zaini

Berita Terkait.

Penyerahan-Donasi
Nasional

Kesenian Rakyat Kemerdekaan, Kemendes-Kementrans Gelar Aksi Peduli NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:49
SBY-Art
Nasional

SBY Art Community Bawa Pesan Perdamaian Lewat 150 Karya di TIM

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:09
Lencana
Nasional

Penerima Satyalancana Karya Satya Sampaikan Solidaritas bagi ASN Terdampak Bencana di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:48
Semnas
Nasional

Wakil Menteri Agama Serahkan SK Pendirian Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Darunnajah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38
Nusron-Wahid
Nasional

Pengukuran Terjadwal Beri Kepastian Waktu Layanan bagi Masyarakat di 446 Kantah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:28
Mendagri
Nasional

Mendagri Salurkan Santunan Duka kepada Keluarga Korban Gempa di Nangapanda, Ende

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:08

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3264 shares
    Share 1306 Tweet 816
  • Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    2842 shares
    Share 1137 Tweet 711
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3883 shares
    Share 1553 Tweet 971
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.