• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Perhumas dan Dompet Dhuafa Ungkap Ancaman Medsos pada Psikososial Hingga Masa Depan Anak

IndonesiaBicaraBaik

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 20 November 2025 - 13:33
in Nasional
dd

Ilustrasi araknya konten-konten negatif, berita bohong hingga informasi negatif cenderung menjadi pemicu konflik di masyarakat. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Maraknya konten-konten negatif, berita bohong hingga informasi negatif cenderung menjadi pemicu konflik di masyarakat. Isu-isu negatif yang beredar kendali bukan hanya merusak hubungan sosial namun juga kondisi psikologis publik.

Mudahnya masyarakat mengakses lini sosial media hingga menjamah setiap konten, berita hingga ruang publikasi dengan gawai menciptakan ruang komunikasi yang luas dan global. Salah satunya pada anak-anak, mudah mengakses ruang media sosial (medsos) dengan gawai hingga tanpa batasan dapat berdampak buruk pada pola pikir hingga psikisnya.

BacaJuga:

DPR Kebut Penyusunan RUU Perampasan Aset, Aspirasi Daerah Jadi Prioritas

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

Bersama ruang cerita daring, #IndonesiaBicaraBaik, Dompet Dhuafa mendorong eduaksi sebuah edukasi dan aktivasi untuk menggelorakan komunikasi, berbicara hingga memberikan pesan positif untuk dan bagi masyarakat.

Melalui daring pada Selasa (20/11/2025) sore, dihadiri Ketua Bidang Pengembangan Kampanye Kehumasan Perhumas Laurentius Iwan Pranoto, Penanggung Jawab Program Pendidikan Dompet Dhuafa Yogyakarta Yazid Subakti dan Founder Cerdas.id Adhiem Bahri.

“Ruang digital yang mudah dan menjadi terbuka memberikan dampak semakin luas. Ini harus menjadi fokus cara kita berkomunikasi, kita harus menyadari dampak yang diakibatkan. Hanya hitungan detik akan berdampak secara global,” ujar Ketua Bidang Pengembangan Kampanye Kehumasan Perhumas Laurentius Iwan Pranoto.

“Dalam berinteraksi dan berkomunikasi ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yakni empati, literasi dan teladani. Berkomunikasi dan berinteraksi harus dapat menerima perbedaan, karena dari perbedaan menjadi ruang saling belajar sehingga kita dapat memahami sebelum menanggapinya. Selain itu kita harus menjadi diri kita, menahan diri kita dari segala bentuk ruang komunikasi negatif, tidak terpancing dan menimbulkan emosi berlebih, maka perlu saring sebelum sharing,” tambahnya.

Sementara Yazid Subakti juga mengungkapkan,

Penanggung Jawab Program Pendidikan Dompet Dhuafa Yogyakarta, Yazid Subakti, mengatakan peran penting orang tua hingga pendamping anak-anak sangat penting dalam peran mengawasi komunikasi di gawai. Tidak hanya mengawasi, lanjutnya, peran orang tua hingga pendamping juga harus teredukasi secara benar dan tepat.

Kemanjuan dan perkembangan digital dalam gawai juga harus diiringi pemahaman orang tua dan pedamping dalam pola penggunaan gawai pada anak secara bijak,” kata Yazid.

“Saya banyak menemui tindakan hinaan, kekerasan secara kata-kata itu cepat sekali digunakan dalam komunikasi sosial media terutama pada anak-anak. Ini dapat berdampak negative pada pola pemikiran anak-anak,” sambungnya.

Yazid sempat tercengang ketika menemukan ada anak-anak yang ingin mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Yazid.menanyakan kepada anak-anak tersebut, dari mana muncul pikiran untuk bunuh diri? Anak tersebut menjawab dari gawai atau handphone.

Lebih lanjut pemicunya adalah tidak ada peran pendamping bahkan orang tua dalam mendampingi emosional anak dalam memanfaat dunia digital baik sosial media maupun game pada gawai atau handphone.

Yazid mengungkapkan hal-hal dari dampak positif dan negatif gadget bagi anak-anak. Di antara dampak positifnya, menambah teman dan menjaga pertemanan, memudahkan komunikasi dengan orang tua, serta membuat anak lebih mahir menggunakan aplikasi untuk membantu belajar.

Hal ini terjadi jika anak menguasai gadget. Namun sebaliknya jika anak dikuasai gadget, dapat mengganggu aktivitas harian anak seperti makan, mandi, tidur, dan belajar; merusak fungsi mata; menimbulkan gangguan pada fungsi otak; menyebabkan kecanduan; menghambat interaksi sosial; membuat anak mudah lupa; menyebabkan obesitas; memicu gangguan mental; serta menghambat perkembangan fisik.

Founder Cerdas.id Adhiem Bahri menyatakan media sosial memiliki dua wajah yang kontradiktif. Di sisi lain, dengan kehadiran media sosial dapat mendorong relasi lebih luas, rezeki, informasi yang lebih cepat. Namun disisi negatifnya, kita melihat realitas yang lebih suram yakni Indonesia bicara buruk.

Adhiem juga menambahkan,

“Pola sosial media saat ini sangat mempengaruhi pola interaksi di masyarakat, bahkan terjadi perubahan dari mental. Terutama pada kalangan muda-mudi, remaja ini menjadi perhatian khusus, dimana mereka terjebak pada FOMO (Fear Of Missing Out), rasa cemas, takut akan kehilangan tren atau aktivitas menarik bagi mereka. Selain itu polusi informasi yang disebut hoaks berdampak signifikan pada hilangnya empati, simpati mempengaruhi rasional hingga memicu dampak emosional berlebih akibat tribalisme digital,” jelas Adhiem.

Maka itu peran kalangan muda, remaja diharapkan dapat bersikap kritis memingkatkan sikap empati hingga berpikir kreatif dalam ruang lingkup sosial media. (adv)

Tags: Dompet DhuafamedsosPerhumasPsikososial

Berita Terkait.

ruu
Nasional

DPR Kebut Penyusunan RUU Perampasan Aset, Aspirasi Daerah Jadi Prioritas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:07
mbg
Nasional

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:12
utt
Nasional

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Mendikdasmen Ajak Guru dan Murid Berinovasi Lewat ImajiNation 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:03
tito
Nasional

Mendagri Tito: Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:53
Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah
Nasional

Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:09

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.