INDOPOSCO.ID – Sejumlah pendaki yang sempat terjebak di jalur pendakian saat Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi dipastikan terjamin keselamatannya. Mengingat lokasi mereka di area Ranu Kumbolo jauh dari daratan yang dilintasi lahar.
“Untuk kondisi di Ranu Kumbolo saat ini relatif aman, karena bukan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dilewati aliran lahar,” tulis akun Instagram Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kamis (20/11/2025).
Ranu Kumbolo merupakan sebuah danau menawan terletak di jalur pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur, pada ketinggian sekitar 2.400 hingga 2.450 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lokasi itu dikenal pemandangannya yang sangat indah.
Pihaknya yang berada di Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST) terus memonitor perkembangan para pendaki. Evakuasi terhadap mereka juga sempat ditunda.
“Dan hingga saat ini, kami di posko PPGST selalu melakukan koordinasi terkini di Ranu Kumbolo,” ucap TNBTS. Berdasar informasi yang dihimpun ada 178 pendaki yang masih berada di Ranu Kumbolo.
Gunung Semeru, Jawa Timur mengalami erupsi pada pukul 14.13 WIB. Erupsi berupa Awan Panas dengan jarak luncur tidak diketahui dikarenakan visual Gunung Semeru tertutup kabut.
Awan panas yang terjadi merupakan awan panas yang berlangsung secara beruntun, bukan kejadian tunggal. Awan Panas masih berlangsung dengan amplitude maksimum 37 mm hingga pukul 15:58 WIB.
“Aktivitas Gunung Semeru memperlihatkan bahwa aktivitas erupsi dan guguran lava masih terjadi, namun secara visual jarang teramati karena terkendala dengan kondisi cuaca,” ujar Badan Geologi terpisah dalam laman resminya. (dan)










