INDOPOSCO.ID – Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia, Rully Nova mendesak adanya pengusutan atas peristiwa terbakarnya mobil pengangkut uang tunai di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Rabu (12/11/2025). Penanganan itu penting untuk mengungkap pihak bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Sebaiknya dilakukan investigasi terlebih dahulu, posisi uang saat kejadian kebakaran,” kata Rully saat dikonfirmasi melalui gawai, Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Mengacu pada peraturan BI dan prosedur pengelolaan uang tunai yang berlaku, ditegaskan bahwa uang tunai yang dikelola oleh bank wajib memiliki pertanggungan dari perusahaan asuransi.
“Sesuai dengan peraturan BI dan prosedur pengelolaan uang tunai di setiap bank, seharusnya uang tunai yang masih dikelola oleh bank sudah ditutup pertanggungan oleh perusahaan asuransi,” ucap Rully.
Apalagi dalam dunia perbankan aktivitas pengambilan, pengisian, dan distribusi uang tunai mulai dari pengangkutan, pengawalan, hingga penyerahan itu berada dalam domain operasional vendor.
“Betul, setahu saya seluruh bank sudah mengalihdayakannya pada vendor atau anak usahanya yang terpisah dari operasional bank,” ujarnya.
Mobil boks milik perusahaan PT SSI yang mengangkut uang tunai milik Bank BNI Cabang Polewali Mandar terbakar di Dusun Palippis, Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (12/11/2025) sekira pukul 12.35 WITA.
Mobil Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi B 9345 PCU itu diketahui sedang bertugas melakukan pengisian uang ke sejumlah mesin ATM BNI di wilayah Polman dan Majene.
Kapolsek Tinambung IPTU Muh. Azharil Naufal membenarkan peristiwa tersebut. Personel Polsek Tinambung telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan area kebakaran dan berkoordinasi dengan Polres Polman.
“Personel segera mendatangi TKP dan mengamankan area kebakaran. Kami juga berkoordinasi dengan Polres Polman untuk olah TKP,” ujar Azharil terpisah dalam laman resmi Humas Polri. (dan)










