• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP Perbanyak Riset Terapan Menuju Ketahanan Pangan Nasional

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 15 November 2025 - 18:35
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-15 at 16.28.25

Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan (Pusdik KP) Alan Frendy Koropitan/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) optimistis pangan biru akan berkontribusi maksimal mendukung kekuatan ketahanan pangan nasional, dan perikanan budi daya menjadi sektor yang potensial. Untuk itu KKP menggencarkan riset terapan oleh satuan pendidikan yang dimiliki, guna mendukung peningkatan produktivitas blue food.

Berdasarkan laporan Badan Pangan Dunia (FAO) tahun 2024, produksi blue food dari hasil tangkapan di tahun 2022 mencapai 90 sampai 94-an juta ton. Sedangkan data produksi perikanan budidaya menunjukkan peningkatan yang signifikan.

BacaJuga:

Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah

Komisi II DPR Minta Ombudsman RI Terus Bergerak, Sidak Lapas Cibinong Jangan Jadi Tren Sesaat

SP4N-LAPOR! Diperkuat, Pemerintah Janjikan Aduan Warga Berujung Solusi

“Pada tahun 1990 sampai 2000-an itu masih di bawah 50 juta ton, sekitar 20-25 juta ton. Tapi tahun 2022, dalam laporan 2024, produksi perikanan budidaya melesat tajam di atas itu, di luar rumput laut, hampir menyamai dari produksi perikanan tangkap,” ujar Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan (Pusdik KP) Alan Frendy Koropitan dalam siaran resmi di Jakarta, Sabtu (15/11/2025).

Pada 12 November lalu, KKP melalui Polteknik Ahli Usaha Perikanan menggelar Seminar Nasional Perikanan Indonesia (SNPI) ke-26 di Politeknik AUP Kampus Bogor. Kegiatan tersebut khusus mengusung tema “Inovasi Blue Food Menuju Ketahanan Pangan Indonesia yang Berkelanjutan”, sebagai sarana diseminasi pentingnya blue food sebagai solusi krisis pangan masa depan.

“Perikanan tangkap itu kalau kita mundur di tahun 1990-an, sekitar 1998 sampai 2000-an awal, berkisar 70-80 juta ton, baru lima tahun terakhir saja mendekati sekitar 90-an juta ton. Artinya perikanan tangkap itu stagnan. Budi daya atau akukultur itu melesat tajam dari tahun 2000-an sampai sekarang. Tahun 2000-an itu sekitar 25-an juta ton, sekarang sudah menyamai produksi perikanan tangkap 90-an juta ton. Cepat sekali akuakultur,” lanjutnya.

Diproyeksikan pada tahun 2030, konsumsi ikan akan melonjak karena semakin meningkatnya populasi manusia. Di Asia sendiri data FAO menunjukkan sekitar 70-an persen masyarakatnya mengonsumsi hasil perikanan. Sedangkan di skala global jumlah peminatnya mencapai 59 persen. “Jadi kita melihat kebutuhan blue food ini semakin meningkat, dan secara bisnis semakin bergairah,” tambah Alan.

Perbanyak Riset Terapan

Dalam konteks blue food, keberadaan satuan pendidikan tinggi KKP menjadi sangat relevan, karena menerapkan ilmu-ilmu terapan di bidang produksi perikanan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik, pihaknya tengah mengkurasi hasil-hasil riset terapan satuan-satuan pendidikan KKP untuk masyarakat.

“Riset-riset terapan ini bisa sampai kepada prototipe paten, yang intinya adalah bagaimana memajukan pangan biru atau blue food ini. Satuan-satuan pendidikan tinggi KKP tentunya harus bisa menjawab hal ini,” ungkap Alan.

Direktur Kelautan dan Perikanan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) M. Rahmat Mulianda, mengungkapkan setidaknya terdapat tiga alasan pentingnya blue food untuk Indonesia, yaitu terkait tingginya nutrisi untuk kesehatan; besarnya potensi ekonomi, ketenagakerjaan, mata pencaharian, dan kesetaraan; serta terciptanya keberlanjutan, keanekaragaman hayati, dan ketahanan iklim.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, perlunya peningkatan integrasi industri pangan hulu dan hilir serta efisiensi daya saing sistem produksi perikanan tangkap dan budi daya. Juga perlunya kemitraan multi-pihak yang lebih kuat dan inklusif, fasilitasi pemerintah daerah dalam membangun sistem pangan lokal, serta peningkatan kerja sama dan kolaborasi dengan global,” tuturnya. (ney)

Tags: KKPPangan Nasionalriset

Berita Terkait.

Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
Nasional

Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 23:21
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Nasional

Komisi II DPR Minta Ombudsman RI Terus Bergerak, Sidak Lapas Cibinong Jangan Jadi Tren Sesaat

Selasa, 29 September 2026 - 22:43
PDIP: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati Mudah-mudahan saat Ultah Presiden
Nasional

SP4N-LAPOR! Diperkuat, Pemerintah Janjikan Aduan Warga Berujung Solusi

Selasa, 29 September 2026 - 22:25
Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset
Nasional

Jadi Otak Bangsa, Mendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Budaya Riset

Selasa, 29 September 2026 - 20:31
Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Nasional

Soroti Fasilitas Istimewa Warga Binaan, Pimpinan DPR Izinkan Komisi XIII Cek Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 - 20:15
Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!
Nasional

Aduan Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Terbanyak, Wamendagri Ungkap Data SP4N-LAPOR!

Selasa, 29 September 2026 - 16:05

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3911 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3870 shares
    Share 1548 Tweet 968
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.