• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

HKN 2025 Momentum Pemerintah Tekan GGL dan Rokok Lewat Promotif Preventif

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 12 November 2025 - 12:24
in Nasional
market

 Ilustrasi konsumen memilih minuman kemasan di sebuah pusat perbelanjaan. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 yang jatuh hari ini, Rabu (12/11/2025), mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.” Sebuah tema yang menurut pegiat perlindungan konsumen, Tulus Abadi, harus dijadikan alarm bagi semua pihak agar tak sekadar jadi slogan.

“Generasi muda yang sehat adalah fondasi masa depan yang hebat. Mereka kunci dari bonus demografi dan generasi emas Indonesia,” ujar Tulus melalui gawai, Rabu (12/11/2025).

BacaJuga:

Pameran Resmi Ditutup, Mendagri Ungkap Potensi Sektor Kerajinan Indonesia di Kriyanusa 2026

Tingkatkan Kualitas Pembangunan Daerah, Wamendagri Minta Pemda Konsisten Jalankan Perencanaan

DPD Dorong Penguatan Konektivitas Transportasi Papua

Namun di balik semangat itu, Tulus melihat kenyataan di lapangan justru sebaliknya. Generasi muda kini makin terjebak gaya hidup tidak sehat — kurang gerak, ketergantungan pada gawai, serta pola makan yang buruk.

“Anak-anak kita makin malas bergerak, jarang makan sayur dan buah, tapi gemar minuman manis dalam kemasan,” kata Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) itu.

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan angka yang bikin was-was. Prevalensi anak obesitas di Indonesia mencapai 19,7 persen pada usia 5–12 tahun dan 16 persen pada usia 13–15 tahun. Konsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) pun melonjak hingga 25,5 persen.

“Kalau dari kecil sudah tersandera gaya hidup tinggi gula, garam, dan lemak, generasi emas bisa berubah jadi generasi sakit-sakitan,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Tulus menyoroti tren merokok di kalangan remaja yang juga meningkat. Berdasarkan data SKI 2023, sekitar 6 juta anak Indonesia tercatat sebagai perokok aktif. Bahkan, penggunaan rokok elektrik naik sepuluh kali lipat menjadi 3 persen.

“Ini fakta yang sangat mengkhawatirkan. Dan ironisnya, pemerintah belum menunjukkan langkah serius mengendalikannya,” ucap Tulus.

Tulus menyebut arah kebijakan kesehatan nasional masih berat sebelah. Pemerintah lebih fokus membangun rumah sakit dan infrastruktur, tapi lemah dalam kebijakan promotif preventif, yang sebenarnya jadi kunci menjaga masyarakat tetap sehat.

“Kalau kebijakan terus fokus di pengobatan, biayanya akan makin mahal. Padahal yang harusnya dikuatkan itu pencegahannya,” tegasnya.

Ia menyoroti pula Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan yang sebenarnya sudah memuat regulasi penting, seperti pelabelan bergambar untuk produk tinggi gula, garam, dan lemak (GGL), serta pengendalian konsumsi rokok. Sayangnya, aturan itu disebutnya mandek.

“Regulasi sudah ada, tapi mangkrak karena tekanan industri makanan dan rokok. Bahkan juga karena tekanan dari luar negeri,” ungkap Tulus.

Tulus menegaskan, pemerintah harus berani berdiri di pihak kesehatan publik. “Pemerintah tidak boleh kalah oleh industri makanan dan rokok, apalagi kalah oleh tekanan asing. Ini soal masa depan anak bangsa,” imbuhnya.

Menurutnya, keberanian untuk menegakkan regulasi promotif preventif akan menentukan arah generasi muda Indonesia, apakah menjadi generasi emas yang sehat dan produktif, atau generasi lemah yang jadi beban sosial dan ekonomi.

HKN 2025, kata Tulus, hadir di tengah tantangan besar, ketika generasi muda Indonesia dihadapkan pada godaan gaya hidup instan dan konsumsi yang tak terkendali. Namun di sisi lain, momen ini juga membuka peluang besar untuk memperbaiki arah kebijakan dan kesadaran publik.

Karena sejatinya, masa depan hebat tidak mungkin lahir dari generasi yang rapuh.

“Generasi yang sehat adalah investasi bangsa. Kalau mereka kuat, Indonesia hebat. Tapi kalau mereka sakit-sakitan, bonus demografi hanya akan jadi ilusi,” tambahnya. (her)

Tags: FKBIGGLHari Kesehatan NasionalHKN 2025rokoktulus abadi

Berita Terkait.

tito
Nasional

Pameran Resmi Ditutup, Mendagri Ungkap Potensi Sektor Kerajinan Indonesia di Kriyanusa 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:20
ribka
Nasional

Tingkatkan Kualitas Pembangunan Daerah, Wamendagri Minta Pemda Konsisten Jalankan Perencanaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:50
dpd
Nasional

DPD Dorong Penguatan Konektivitas Transportasi Papua

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:06
umj
Nasional

OPSI 2026 Resmi Berakhir di UMJ, Deretan Peneliti Muda Terbaik Raih Medali

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:14
uin
Nasional

Gubes UIN Jakarta: Pancasila Hidup di Pidato, Pragmatisme di Praktik Kekuasaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:30
yanuar
Nasional

DPR Tegaskan Ada Sanksi Pidana Jika Napi Huni Bangunan Mewah di Lapas Cibinong

Rabu, 30 September 2026 - 23:13

OLAHRAGA

made
Olahraga

Dahsyat! Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia Sekaligus Pecahkan Rekor Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:10

​INDOPOSCO.ID – Srikandi panjat tebing Tanah Air, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mengukir prestasi spektakuler di panggung Asian Games...

SelengkapnyaDetails
gp

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Rabu, 30 September 2026 - 21:11
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3890 shares
    Share 1556 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.