• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Andra Soni akan Kembangkan Kedelai Migo untuk Perkuat Ketahanan Pangan di Banten

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 11 November 2025 - 16:06
in Nusantara
banten

Gubernur Banten Andra Soni saat menerima tim ahli kedelai di ruang kerjanya. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Andra Soni menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) terhadap pengembangan komoditas kedelai di Banten. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat suplai protein dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Menurutnya, kebutuhan kedelai di Banten saat ini masih mengandalkan pasokan dari daerah lain. Padahal, Banten memiliki banyak lahan potensial yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian kedelai.

BacaJuga:

Kampung Narkoba Samarinda Digerebek, Sindikat Pasang 21 “Sniper” dan Sandi Rahasia

Bea Cukai Ternate Sikat 1,29 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Selamatkan Rp1,6 Miliar

Digagalkan di X-Ray Bandara, 1,4 Kg Sabu Diamankan Bea Cukai Tanjungpinang

“Dengan kita bisa memproduksi kedelai sendiri, maka suplai kebutuhan protein dalam menunjang program MBG kita akan semakin kuat,” kata Andra Soni saat menerima tim ahli kedelai di ruang kerjanya, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa (11/11/2025).

Apalagi kedelai memiliki banyak produk turunan seperti tahu, tempe, dan susu kedelai. Makanan itu bisa dimanfaatkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah di Banten.

Kemudian, Andra Soni juga menyambut baik rencana tim ahli untuk mengembangkan komoditas kedelai di Provinsi Banten. Khususnya karena metode tanam dan pemupukannya saat ini sudah memanfaatkan kemajuan teknologi.

“Selain bisa mempercepat masa panen, kualitas kedelainya pun akan sangat baik karena metode tanamnya dikontrol betul,” ujar Andra Soni.

Sementara itu, ahli pertanian dan pengembang varietas kedelai Ali Zum Mashar menjelaskan, lahan di Provinsi Banten sebetulnya memiliki potensi besar untuk ditanami varietas kedelai Migo. Sebagai putra daerah, Ali bertekad mengembangkan hasil penelitiannya tersebut di tanah kelahirannya.

Ia menambahkan, kedelai varietas Migo terbukti mampu menghasilkan produktivitas tinggi, bahkan melebihi rata-rata produksi kedelai di Amerika Serikat. Artinya dengan mengembangkan kedelai Migo, potensi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor semakin dapat dilakukan.

“Kita di Cinangka, Kabupaten Serang, sudah mengembangkan itu, dan sepertinya perlu dikembangkan lebih besar lagi agar ketahanan pangan kita bisa semakin kuat,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus Tauchid menambahkan, pihaknya bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Wawan Gunawan akan menindaklanjuti arahan gubernur terkait pengembangan pertanian kedelai. Apalagi, pengembangan kedelai tersebut akan menggunakan metode tanam dan pemupukan berbasis teknologi serta bibit unggul dari varietas yang telah terbukti produktif.

“Ini merupakan awal yang baik. Mudah-mudahan dengan pengembangan kedelai ini, ketahanan pangan di Provinsi Banten akan semakin kuat,” katanya.

Menurut Agus, sementara ini ada dua lokasi potensial yang akan dikembangkan. Yaitu di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang dengan memanfaatkan lahan milik Perhutani.

“Dalam waktu dekat kita akan meninjau lokasi yang bisa dijadikan untuk pertanian kedelai,” ujarnya. (yas)

Tags: Andra SoniBantenGubernur BantenKedelai MigoKetahanan Pangan

Berita Terkait.

narkoba
Nusantara

Kampung Narkoba Samarinda Digerebek, Sindikat Pasang 21 “Sniper” dan Sandi Rahasia

Senin, 18 Mei 2026 - 17:27
bc
Nusantara

Bea Cukai Ternate Sikat 1,29 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Selamatkan Rp1,6 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 16:16
Sabu
Nusantara

Digagalkan di X-Ray Bandara, 1,4 Kg Sabu Diamankan Bea Cukai Tanjungpinang

Senin, 18 Mei 2026 - 12:02
BC-Sumbawa
Nusantara

Windfall Fiskal di Sumbawa: 4 Tembus Rp1,44 Triliun di Tengah Transisi Hilirisasi

Senin, 18 Mei 2026 - 11:21
Andra-Soni
Nusantara

Mövenpick Resort Carita Berdiri, Anyer-Carita Diproyeksi Kembali Jadi Primadona Wisata Banten

Senin, 18 Mei 2026 - 09:39
rinjani
Nusantara

Kawasan Geopark Rinjani dan Tambora akan Diitegrasikan dengan Budaya Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2601 shares
    Share 1040 Tweet 650
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    922 shares
    Share 369 Tweet 231
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    810 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.