• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Polda Riau Periksa Tujuh ABK Shing Xing dalam Kasus Perdagangan Orang

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 8 November 2025 - 06:22
in Nusantara
17625238507782287329184222093836

Tim Subdit IV Gakkum TPPO Ditreskrimum Polda Kepri mendampingi kedatangan 7 ABK MT Shing Xing yang tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (6/11/2025) malam. (ANTARA/HO-Subdit IV TPPO DItreskrimum Polda Kepri.)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID-Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau sedang memeriksa tujuh anak buah kapal (ABK) kapal MT Shing Xing yang sempat terkatung-katung selama berbulan-bulan di perairan Myanmar dalam dugaan TPPO atau PMI ilegal.

“Pemeriksaan ini terkait penyelidikan dugaan TPPO atau PMI ilegal yang dialami tujuh ABK ini sedang kami dalami,” kata Kasubdit IV Penegakan Hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Andyka Aer saat dikonfirmasi di Batam, Jumat.

BacaJuga:

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Perwira menengah Polri itu menjelaskan, ketujuh ABK yang terdiri atas empat orang warga Batam, satu orang asal Kabupaten Karimun, satu orang asal Manado dan satu orang lain asal Medan.

Ketujuh ABK tersebut diterbangkan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Batam dan baru mendarat pada Kamis (6/11) malam.

“Kami menjemput langsung kedatangan mereka di Bandara Hang Nadim,” katanya.

Setibanya di Batam, empat ABK yang berasal di Batam langsung bertemu keluarganya, sedangkan tiga orang lainnya disediakan penginapan.

Sehari setelah kembali, ketujuh ABK ini datang ke Polda Kepri untuk memberikan keterangan terkait peristiwa yang mereka alami selama bekerja di MT Shing Xing hingga terkatung-katung di perairan Myanmar sejak Juli 2025.

Sebelumnya, penyidik Subdit IV Diteskrimum Polda Kepri telah menyelidiki dugaan TPPO dan PMI ilegal yang dialami oleh 7 ABK MT Shing Xing tersebut, sejak video permintaan tolong mereka ketika terombang-ambing berbulan-bulan di laut.

Para ABK itu direkrut oleh seseorang bernama Juanda, yang merupakan warga Batam. Ketujuh ABK itu diberangkatkan dari Batam menuju Belawan pada 5 Mei 2025, sebagai kru kapal MT Shing Xing untuk keperluan docking di Malaysia.

Namun karena biaya docking di Malaysia mahal, kapal tersebut dialihkan ke Myanmar. Namun, sesampainya di perairan Myanmar kapal tidak diizinkan docking karena surat izin kapal tidak lengkap.

Setelah video ABK minta pertolongan viral di media sosial, KBRI di Yangon berupaya menyelamatkan ketujuh AKB tersebut.

Pada Rabu (15/10), KBRI Yangon telah menyampaikan Nota Diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Myanmar untuk memohon izin agar ketujuh ABK WNI dapat melakukan “sing off” dan dipulangkan ke Indonesia.

KBRI Yangon juga telah memberikan bantuan suplai makanan dan juga medis bagi ketujuh ABK tersebut sebelum dipulangkan.

Selain itu, perwakilan dari RI telah bertemu secara khusus dengan agensi dan pemilik kapal serta berdiskusi secara intensif untuk memastikan terpenuhinya hak-hak para ABK WNI.

Pemilik kapal MT Shing Xing telah menyatakan secara tertulis kesanggupan mereka memenuhi seluruh kewajiban terhadap para ABK, termasuk pembayaran gaji, biaya logistik dan biaya pemulangan.

Nama-nama ketujuh ABK MT Shing Xing yakni Septia Riski, Heriyansah, Wilem Padoma, Sudiyanto asal Batam, Dede Kustendy asal Kabupaten Karimun, Syukri asal Medan, dan Roland Mamuko asal Manado. (bro)

Tags: abkperdagangan orangPolda RiauShing Xing

Berita Terkait.

WADUK
Nusantara

Waduk Pusong Dinormalisasi, Tambahan TKD Lhokseumawe Mulai Dioptimalkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:40
phi
Nusantara

Grup PHI Tanam 2.800 Bibit Mangrove, Perkuat Ekosistem Pesisir dan Serap Karbon

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:12
petani
Nusantara

Usai Menempuh Perjalanan Pertumbuhan 5.108 Km, Cuprinomat® Resmi Hadir di Sidrap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 03:30
soni
Nusantara

Komitmen Gubernur Andra Soni Perkuat Ketahanan Pangan di Banten Dipuji Pramono Anung

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:23
bc3
Nusantara

Penindakan Beruntun, Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Lebih dari 4,1 Juta Batang Rokok Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12
phm
Nusantara

PHM Perkuat Pengelolaan Sampah Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk 43 Bank Sampah Unit

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2076 shares
    Share 830 Tweet 519
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2042 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1041 shares
    Share 416 Tweet 260
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3159 shares
    Share 1264 Tweet 790
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.