• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendukbangga/BKKBN Dorong Kebijakan Pengasuhan 1000 HPK Berbasis Bukti dan Kolaborasi

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 7 November 2025 - 17:38
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-07 at 17.06.37

Direktur Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga/BKKBN, dr. Irma Ardiana, MAPS/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memperkuat kebijakan pengasuhan anak usia dini berbasis bukti dan kolaborasi lintas sektor melalui kegiatan Diseminasi Policy Brief Kajian Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang digelar secara daring, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga/BKKBN bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN RI) ini menjadi ajang penting untuk menyebarluaskan hasil kajian kebijakan pengasuhan anak usia dini dari seluruh provinsi. Sasaran kegiatan ini adalah pemangku kebijakan, pengelola kegiatan, dan pihak terkait pengasuhan 1000 HPK.

BacaJuga:

Kunjungi 2 Pesantren di Kediri, Menag Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Bahasa Asing

Hensa Ingatkan Bahaya Menelan Informasi dari Potongan Video: Jangan Abaikan Konteks

Buka Halal Summit 2026, Menko PMK Soroti Pentingnya Jaminan Produk Halal

Direktur Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga/BKKBN, dr. Irma Ardiana, MAPS, dalam sambutan pembukanya menegaskan bahwa pengasuhan pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan periode paling menentukan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Pengasuhan yang tepat di masa ini, menurut dr. Irma, berperan penting dalam mengurangi risiko stunting, meningkatkan kesehatan fisik dan mental anak, serta memperkuat ketahanan keluarga.

“Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa emas yang tidak bisa diulang. Pengasuhan yang berkualitas akan membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh,” ujarnya.

Karena itu, Kemendukbangga/BKKBN terus mendorong penguatan kebijakan pengasuhan berbasis bukti yang melibatkan semua unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

Dokter Irma menjelaskan bahwa penguatan kebijakan pengasuhan dilakukan secara terpadu melalui empat kerangka besar, yaitu regulasi, proses bisnis, pendanaan, dan sistem informasi. Pendekatan ini sejalan dengan implementasi nurturing care framework yang dikembangkan WHO (Badan Kesehatan Dunia) dan UNICEF (Dana Anak-anak PBB), dengan lima dimensi utama pengasuhan anak.

Kelima dimensi itu adalah kesehatan, kecukupan gizi, stimulasi dini, pengasuhan responsif, serta keamanan dan keselamatan.

Dalam paparannya, dr. Irma juga menyoroti hasil kajian dan arah kebijakan pengasuhan nasional yang tengah dijalankan Kemendukbangga/BKKBN melalui dua program strategis, yaitu Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) dan Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB HI).

Kedua program ini berfungsi sebagai model pengasuhan terpadu yang menekankan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat.

Program TAMASYA, misalnya, hingga September 2025 telah menjangkau lebih dari 3.202 taman asuh atau tempat penitipan anak (TPA) di seluruh Indonesia, terdiri dari 854 berbasis perusahaan, 485 dikelola pemerintah, dan 1.863 dikelola masyarakat.

“Program ini bukan sekadar penitipan anak, tetapi wadah pembelajaran keluarga. Di sini, orang tua dilibatkan dalam pemantauan tumbuh kembang anak dan mendapatkan edukasi melalui kelas parenting,” ujar Irma. (ney)

Tags: bkkbnHPKKemendukbanggaKemendukbangga/BKKBN

Berita Terkait.

menag
Nasional

Kunjungi 2 Pesantren di Kediri, Menag Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Bahasa Asing

Sabtu, 19 September 2026 - 17:04
hensat
Nasional

Hensa Ingatkan Bahaya Menelan Informasi dari Potongan Video: Jangan Abaikan Konteks

Sabtu, 19 September 2026 - 14:55
Aktivis 98 Minta Publik Kawal Perkara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Nasional

Buka Halal Summit 2026, Menko PMK Soroti Pentingnya Jaminan Produk Halal

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05
Aktivis 98 Minta Publik Kawal Perkara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Nasional

Babe Haikal: Halal Jadi “Bahasa” Universal, 48 Negara Merapat di H20

Sabtu, 19 September 2026 - 08:31
Titik Panas Masih Tinggi, Menko Polkam dan Kepala BNPB Turun ke Sumsel
Nasional

LPDB Koperasi Jemput Bola di Borobudur Expo 2026, Menkop Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir

Jumat, 18 September 2026 - 23:07
Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027
Nasional

Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

Jumat, 18 September 2026 - 22:35

OLAHRAGA

sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Editor Laurens Dami
Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

INDOPOSCO.ID – Sumaya tinggal selangkah lagi dari sejarah. Atlet teqball putri Indonesia itu memastikan tempat di final nomor Women’s Singles...

SelengkapnyaDetails
bultang

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05
Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:16
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5529 shares
    Share 2212 Tweet 1382
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.