• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

FLPP 2025 Tembus 213 Ribu Unit, BP Tapera Genjot Penyaluran dengan Inovasi dan Kredit Perumahan

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 5 November 2025 - 13:26
in Ekonomi
BP-TAPERA

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di Jakarta, Senin (4/11/2025). Foto: Dokumen BP Tapera

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program pembiayaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terus menunjukkan kinerja positif. Hingga awal November 2025, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 213.630 unit rumah senilai Rp26,51 triliun. Capaian ini setara 61,03 peraen dari target 350 ribu unit yang dicanangkan pemerintah.

“Berkat sinergi seluruh ekosistem perumahan, bank penyalur, pengembang, asosiasi, dan pemerintah daerah, Tapera mampu menjaga momentum penyaluran hingga menembus 213 ribu unit,” ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di Jakarta, Senin (4/11/2025).

BacaJuga:

Perluas Layanan di Indonesia Timur, PT Mitsubishi Hadirkan Diler Baru di Gowa

Inovasi dan Kualitas Jadi Kunci, UMKM Bidik Kemitraan di Inabuyer 2026

Lanskap Global Belum Bersahabat Namun Ekonomi Indonesia Mulai Ngebut

Dari sisi bank penyalur, Bank BTN masih menjadi kontributor terbesar dengan 104.326 unit (48,83 persen), disusul BTN Syariah (44.434 unit / 20,80 persen), BRI (22.709 unit / 10,63 persen), BNI (10.052 unit / 4,71 persen), dan Mandiri (9.340 unit / 4,37 persen).

Sementara itu, Jawa Barat menjadi provinsi dengan penyaluran tertinggi yakni 48.252 unit rumah (22,59 persen), diikuti Jawa Tengah (18.707 unit), Sulawesi Selatan (17.370 unit), Banten (14.094 unit), dan Jawa Timur (14.001 unit).

Di tingkat kabupaten, Bekasi menempati posisi teratas dengan 10.992 unit rumah, disusul Bogor (8.086 unit), Tangerang (6.304 unit), Karawang (5.508 unit), dan Kota Kendari (5.116 unit).

Berdasarkan laporan BP Tapera, tingkat keterhunian rumah FLPP terus meningkat dari tahun ke tahun. Per Oktober 2025, dari 70.123 rumah yang terpantau dan valid, sebanyak 93,58 persen telah dihuni sesuai ketentuan, meningkat signifikan dibanding tahun 2022 yang hanya 71,62 persen.

Capaian ini menunjukkan bahwa rumah subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh penerimanya, bukan untuk investasi atau disewakan.

BP Tapera juga melaporkan 78.622 calon debitur masih dalam proses pemberkasan dan menunggu keputusan kredit, menjadi potensi tambahan realisasi hingga akhir tahun.

Untuk mengejar target 350 ribu unit, BP Tapera menerapkan berbagai inovasi layanan, antara lain dengan implementasi trilogi stock, strategi segmentasi MBR, kolaborasi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pendampingan langsung kepada pengembang dan bank penyalur guna menyelesaikan hambatan teknis.

Selain itu, Tapera melakukan monitoring berkala dan rating pengembang untuk menjamin kualitas pembangunan rumah subsidi tetap sesuai standar dan tepat sasaran.

Upaya mempercepat penyediaan rumah juga ditopang oleh program baru, Kredit Program Perumahan (KPP), yang menyasar UMKM sektor perumahan.

Program ini mendukung baik sisi penyediaan (pengembang, jasa konstruksi, pedagang bahan bangunan) maupun sisi permintaan (masyarakat yang membeli atau merenovasi rumah untuk kegiatan usaha).

Berdasarkan paparan Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan, KPP memberikan pembiayaan dengan plafon, sisi penyediaan, sebesar Rp500 juta hingga Rp5 miliar.dan sisi permintaan sebanyak Rp10 juta hingga Rp500 juta.

Skema KPP menawarkan bunga tetap 5–6 persen per tahun dengan jangka waktu maksimal 5 tahun, dan menjadi salah satu bentuk relaksasi KUR sektor perumahan untuk mendorong percepatan Program Strategis Nasional ‘3 Juta Rumah 2025–2029’..

“Dengan adanya sinergi program KPP, akses pembiayaan bagi pelaku usaha perumahan akan semakin luas. Ini akan mempercepat penyediaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Heru.

Heru optimistis target 350 ribu unit rumah MBR pada 2025 dapat tercapai berkat kombinasi antara digitalisasi layanan, penguatan tata kelola, dan kolaborasi lintas sektor.

Program FLPP, bersama KPP dan Tapera MBR, akan menjadi motor utama dalam mewujudkan Program 3 Juta Rumah Nasional yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) masa pemerintahan Presiden Prabowo.

“BP Tapera berkomitmen terus mempercepat penyaluran, menjaga kualitas hunian, dan memastikan setiap MBR memiliki kesempatan nyata untuk memiliki rumah impian,” tegas Heru. (srv)

Tags: BP TaperaOJKUMKM

Berita Terkait.

mitsubishi
Ekonomi

Perluas Layanan di Indonesia Timur, PT Mitsubishi Hadirkan Diler Baru di Gowa

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:05
umkm
Ekonomi

Inovasi dan Kualitas Jadi Kunci, UMKM Bidik Kemitraan di Inabuyer 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:04
menkeu
Ekonomi

Lanskap Global Belum Bersahabat Namun Ekonomi Indonesia Mulai Ngebut

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:33
purbaya
Ekonomi

APBN 2026 Melaju Kencang: Pajak Melejit, Belanja Negara Tancap Gas

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:30
kemenkop
Ekonomi

Kemenkop Perkuat Akses Pembiayaan Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:13
inabuyer
Ekonomi

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:42

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3689 shares
    Share 1476 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.