• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Buka Peluang Kerja Sama Ekraf dengan Negara Afrika-Pasifik

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 1 November 2025 - 05:50
in Nasional
kraf

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi dari The Organisation of African, Caribbean and Pacific States (OACPS), Jakarta, Kamis (30/10/2025). (ANTARA/HO-Kementerian Ekraf)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ekonomi Kreatif membuka peluang kerja sama ekonomi kreatif dengan negara-negara Afrika, Karibia, dan Pasifik.

Langkah itu ditandai dengan pertemuan antara Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya dan Organisation of African, Caribbean and Pacific States (OACPS) di kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis. Dalam kesempatan itu, Teuku Riefky mengundang OACPS untuk berpartisipasi dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Indonesia.

BacaJuga:

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

“Sebagai negara yang memprakarsai WCCE sejak 2018, kami ingin terus mendorong kerja sama global yang bermakna di bidang ekonomi kreatif. Kehadiran OACPS di WCCE 2026 diharapkan membuka peluang konkret bagi kemitraan pembangunan berkelanjutan,” ujar Menekraf Riefky dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Pertemuan tersebut menjadi momentum awal penguatan kolaborasi Indonesia dengan negara-negara anggota OACPS di bidang ekonomi kreatif. OACPS merupakan organisasi pembangunan yang berdiri berdasarkan Georgetown Agreement (1975) dan berperan penting dalam memperkuat kerja sama ekonomi lintas kawasan, termasuk sektor kreatif.

Riefky menjelaskan, investasi asing di sektor ekonomi kreatif Indonesia terus meningkat, terutama di subsektor aplikasi, fesyen, kriya, dan kuliner. Dengan 79 negara anggota OACPS yang mencakup kawasan Afrika, Karibia, dan Pasifik, potensi kolaborasi dinilai dapat memperluas pasar ekspor dan membuka lapangan kerja baru.

“Semakin besar investasi yang masuk, semakin besar pula peluang terbukanya lapangan kerja dan peningkatan ekspor produk kreatif,” kata Riefky.

Saat ini 80 persen fokus kementerian diarahkan kepada percepatan pengembangan ekonomi kreatif melalui kurasi, peningkatan skala usaha, komersialisasi kekayaan intelektual, serta promosi dan jejaring global.

Sejalan dengan Luanda Declaration (2022) dan Nairobi Declaration (2019), Indonesia juga mendukung pengembangan kapasitas ekonomi kreatif negara-negara OACPS melalui Kerja Sama Selatan–Selatan (KSS) dan WCCE.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal OACPS Moussa Saleh Batraki mengapresiasi langkah Indonesia yang memiliki kementerian khusus untuk ekonomi kreatif.

“Kami sangat menghargai langkah Indonesia yang memiliki kementerian khusus untuk ekonomi kreatif, sesuatu yang belum banyak dimiliki negara lain,” ujar Batraki.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, delegasi OACPS yang dipimpin Batraki juga mengundang Kementerian Ekraf menghadiri Summit of OACPS Heads of State and Government tahun depan. (gin)

Tags: ekrafNegara Afrika-Pasifikpemerintah

Berita Terkait.

Penumpang-KA
Nasional

Naik Kereta Murah Makin Diminati, 7,8 Juta Penumpang Serbu KA Bersubsidi

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14
Muhammad-Aqil-Irham
Nasional

Jelang Wajib Halal 2026, BPJPH Minta Daerah Perbanyak Fasilitasi Sertifikasi UMK

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:02
Anak-Stuntung
Nasional

Stunting Turun, BRIN Ingatkan Ancaman Gizi dan Bahaya “Tiga Beban” pada Anak

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:41
Brian
Nasional

Data Tak Sinkron, Kemendiktisaintek Gandeng BPS Benahi Sasaran Bantuan Kuliah Pendidikan Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:19
Peragaan
Nasional

Susun Kosa Isyarat Keislaman Nasional, Kemenag Perkuat Layanan Inklusif bagi Komunitas Tuli

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:07
Abdul-Mu'ti
Nasional

Pendidikan Dekatkan Murid dengan Alam, Begini Pesan Mendikdasmen

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:25

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7111 shares
    Share 2844 Tweet 1778
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1069 shares
    Share 428 Tweet 267
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.