• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

DPRD Jakarta Dukung Pengembangan UMKM daripada Pameran ke Luar Negeri

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:55
in Megapolitan
DPRD-JKT

Ilustrasi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jakarta. Foto: Dokumen DDJP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi B menyoroti program partisipasi pameran luar negeri yang diusulkan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta.

Hal itu terungkapkan dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Ranperda APBD) 2026 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta, Senin (27/10/2015).

BacaJuga:

Motif Asmara di Balik Penculikan Lansia di PIK, 2 Pelaku Ditangkap

Aston Kartika Grogol dan Pemkot Jakbar Gelar Pekan Raya Grogol 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Lokal

Padam Sejam, Jakarta Berhasil Hemat Rp108 Juta dan Kurangi Emisi 60 Ton

Sekretaris Komisi B Muhammad Lefy menilai, Dinas PPKUKM seharusnya lebih memprioritaskan pengembangan dan pelatihan wirausaha di dalam negeri daripada mengalokasikan dana untuk kegiatan di luar negeri.

Menurut dia, kegiatan pameran internasional tidak bisa menjadi patokan keberhasilan dari para penggiat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sebab masih banyak lokasi sementara (Loksem) tempat UMKM menjual produknya yang masih terbengkalai dan sepi pembeli.

“Jangan keren di luar negeri saja. Hari ini ada beberapa loksem yang enggak keurus. Contohnya di Pasar Puring, mau dijadikan apa setelah kebakaran?” ujar Lefy.

“Fokus kita setelah ini adalah menjadi leading sektor dalam mencetak entrepreneur baru. Jangan sampai satu orang dibina bisa ke luar negeri dan hebat, tapi di sisi lain ada banyak UMKM yang enggak berkembang,” tambah dia.

Anggota Komisi B Wita Susilowaty mengungkapkan hal senada. Kegiatan pameran luar negeri belum bisa jadi program prioritas Dinas PPKUKM di 2026.

Alasannya, masih banyak kebutuhan pelatihan kewirausahaan di wilayah Jakarta yang harus diperkuat.

“Bukan saya tidak mendukung kita go internasional, tetapi di dalam negeri masih banyak yang perlu pelatihan-pelatihan UMKM,” ucapnya.

Wita justru menyayangkan beberapa program pembinaan dan pelatihan untuk para UMKM terkena efisiensi.

Padahal, menurut dia, program tersebut sangat penting untuk meningkatkan keahlian (skill) para pelaku UMKM.

Ternyata, ungkap Wita, di wilayah terdapat pengurangan jumlah narasumber hingga perlengkapan pendampingan kewirausahaan.

“Saya menyayangkan sekali. Pelatihan kewirausahaan ini sangat dibutuhkan masyarakat, daripada terlalu banyak pameran internasional,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi B Jupiter secara tegas menyarankan penghapusan anggaran pameran luar negeri.

“Pameran luar negeri tadi sudah disampaikan, saya sepakat itu di-nol kan,” ujarnya.

Sementara anggota Komisi B Nur Afni Sajim menyarankan penghapusan kegiatan pameran luar negeri tidak secara penuh.

Melainkan perlu kolaborasi dengan dinas lain, seperti Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).

“Walaupun produknya berbeda, tapi bisa bersinergi agar pelaksanaannya lebih efisien dan hasilnya maksimal,” jelas Afni.

Dengan beragam pandangan tersebut, Komisi B DPRD Jakarta sepakat untuk menunda program pameran luar negeri dan mengevaluasi kembali saat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daaerah (APBD) Perubahan 2026. (ADV)

Tags: DPRD JakartaMuhammad LefyPameranUMKM

Berita Terkait.

pik
Megapolitan

Motif Asmara di Balik Penculikan Lansia di PIK, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 15 Juni 2026 - 17:45
grogol
Megapolitan

Aston Kartika Grogol dan Pemkot Jakbar Gelar Pekan Raya Grogol 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Lokal

Senin, 15 Juni 2026 - 17:07
padam
Megapolitan

Padam Sejam, Jakarta Berhasil Hemat Rp108 Juta dan Kurangi Emisi 60 Ton

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:40
ppk
Megapolitan

PPK Kemayoran Bidik Potensi Sport Tourism Baru di Jakarta Pusat

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:02
PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern
Megapolitan

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:15
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:44

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6659 shares
    Share 2664 Tweet 1665
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1722 shares
    Share 689 Tweet 431
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.