INDOPOSCO.ID – Kolaborasi antara Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) melahirkan Pekan Raya Grogol 2026, sebuah festival ekonomi kreatif yang akan menghadirkan puluhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kompetisi hospitality, workshop edukatif, hingga pertunjukan budaya selama tiga hari penuh pada 26-28 Juni 2026.
Mengusung tema “Connect, Create, Celebrate”, festival selama tiga hari ini akan berlangsung di area Kartika Tower dan Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center. Sekitar 30 tenant UMKM dan pelaku ekonomi kreatif akan berpartisipasi dengan menghadirkan berbagai produk kuliner, fesyen, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lokal lainnya.
Tak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, Pekan Raya Grogol 2026 juga dirancang sebagai ruang kolaborasi antara sektor hospitality, pemerintah daerah, komunitas, dan pelaku usaha untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Jakarta Barat.
General Manager Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center, Soetan Aulia Masjhoerdin, mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi wadah yang mampu mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha lokal sekaligus menghadirkan hiburan dan edukasi yang bermanfaat.
“Melalui Pekan Raya Grogol 2026, kami mengundang masyarakat Jakarta Barat dan sekitarnya untuk datang dan menikmati berbagai program yang telah kami siapkan bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat. Selama tiga hari, pengunjung dapat mengunjungi bazar UMKM, mengikuti workshop barista, menyaksikan PRG Mixology Challenge yang diikuti 25 peserta, serta menikmati berbagai pertunjukan budaya dan hiburan secara gratis,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Hari pertama pada Jumat (26/6/2026) akan dibuka dengan seremoni resmi yang dihadiri Pemerintah Kota Jakarta Barat. Agenda pembuka juga mencakup pembukaan showcase UMKM Dekranasda, bazar kuliner, workshop barista dan edukasi kopi, serta hiburan musik yang menampilkan talenta lokal.
Memasuki hari kedua, Sabtu (27/6/2026), fokus acara akan beralih pada pengembangan kreativitas generasi muda dan komunitas. Berbagai kompetisi dan pertunjukan akan digelar, termasuk Traditional Costume Fashion Show Competition dan penampilan band pelajar yang diharapkan menjadi ruang ekspresi bagi talenta muda Jakarta Barat.
Sementara itu, hari terakhir pada Minggu (28/6) akan menjadi puncak acara dengan digelarnya PRG Mixology Challenge 2026 yang diikuti 25 peserta dari kalangan profesional maupun talenta muda industri hospitality. Selain kompetisi tersebut, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan tari tradisional, penampilan band pelajar, pengumuman pemenang kompetisi, hingga seremoni penutupan.
Kehadiran PRG Mixology Challenge menjadi salah satu daya tarik utama festival tahun ini. Kompetisi tersebut tidak hanya menampilkan kreativitas para peserta dalam meracik minuman, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor perhotelan dan kuliner.
Pekan Raya Grogol 2026 juga menjadi momentum penting untuk memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian lokal. Melalui partisipasi sekitar 30 tenant, masyarakat dapat mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan karya pelaku usaha Jakarta Barat sekaligus memberikan dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain area bazar, pengunjung akan disuguhkan berbagai program edukatif dan hiburan yang dirancang untuk seluruh kalangan, mulai dari keluarga, pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga komunitas.
Dengan kombinasi antara promosi UMKM, pengembangan talenta kreatif, edukasi, dan hiburan budaya, Pekan Raya Grogol 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda komunitas terbesar di Jakarta Barat yang mampu memperkuat identitas kawasan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (srv)










