• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Beras Berkelanjutan Dunia, Dorong Revolusi Rendah Karbon di Sektor Pangan

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:15
in Nasional
padi

Ilustrasi penggilingan padi. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Indonesia akan menjadi pusat perhatian dunia bulan depan. Untuk pertama kalinya, Preferred by Nature akan menggelar International Sustainable Rice Forum (ISRF) 2025 di Discovery Convention Centre Ancol, Jakarta, pada 17–18 November 2025.

Forum internasional ini akan mempertemukan ratusan pakar global, pembuat kebijakan, pelaku bisnis, peneliti, hingga petani untuk membahas transformasi sistem perberasan dunia menuju masa depan yang berkelanjutan dan rendah karbon.

BacaJuga:

Legislator DPR Ajak Mahasiswa Turun Tangan, Kolaborasi Atasi Darurat Sampah

Pemeriksa Fakta Kupas Cara Kerja Hoaks di Era Digital

Menu MBG Berbelatung, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

Acara prestisius ini merupakan hasil kolaborasi antara Preferred by Nature, International Rice Research Institute (IRRI), Rikolto, dan Sustainable Rice Platform (SRP), serta didukung oleh Proyek Low Carbon Rice — sebuah inisiatif yang didanai oleh SWITCH-Asia Grants Programme Uni Eropa dan diimplementasikan bersama Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) serta Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI).

Revolusi Beras Rendah Karbon

Sebagai salah satu produsen dan konsumen beras terbesar di dunia, Indonesia memegang peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan global. Namun, di balik keberlimpahan produksi, sektor perberasan juga berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca, terutama dari lahan sawah yang menghasilkan metana.

Untuk menjawab tantangan ini, Preferred by Nature bersama mitra lokal meluncurkan Proyek Low Carbon Rice pada 2022. Proyek ini bertujuan mengurangi emisi, meningkatkan efisiensi energi, dan memperluas pasar beras berkelanjutan di Indonesia — dari tingkat petani hingga penggilingan.

“ISRF 2025 menjadi wadah bagi seluruh pihak untuk berbagi pengalaman nyata, dari petani yang berhasil menurunkan emisi hingga penggilingan yang beralih ke energi bersih. Kami ingin menunjukkan bahwa transformasi ini bukan hanya mungkin, tapi sudah terjadi,” ujar Peter Feilberg, Direktur Eksekutif Preferred by Nature.

Selama tiga tahun terakhir, Proyek Low Carbon Rice telah menghasilkan berbagai pencapaian konkret di lima kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur, antara lain:
• Sebanyak 67 penggilingan kecil beralih dari bahan bakar diesel ke listrik, menurunkan biaya operasional hingga 40 persen dan mengurangi emisi karbon hingga 15 persen.
• Sebanyak 2.650 petani mengadopsi metode budidaya rendah emisi di lahan seluas 1.037 hektar.
• Terbentuknya kemitraan pasar domestik yang menghubungkan petani dan penggilingan dengan restoran serta pembeli institusional.
• Pembentukan SRP National Working Group Indonesia dan penyusunan SRP National Interpretation Guidelines, yang kini menjadi referensi nasional praktik beras berkelanjutan.

Ketua Umum PERPADI, Sutarto Alimoeso, menilai hasil proyek ini mulai terlihat di lapangan.

“Kami melihat penggilingan yang beralih ke listrik, petani mengurangi penggunaan bahan kimia, dan manajemen air yang lebih efisien. Kini pasar pun mulai merespons. Ini bukti nyata bahwa keberlanjutan bukan konsep ideal, tapi praktik yang membawa manfaat ekonomi dan lingkungan,” jelas Sutarto.

ISRF 2025 akan berlangsung selama dua hari penuh, menampilkan sesi pleno, diskusi panel, hingga lokakarya interaktif yang menyoroti inovasi pertanian rendah karbon, arah kebijakan pangan hijau, dan peluang pasar beras berkelanjutan.

Peserta forum akan terdiri dari petani, penggilingan, perusahaan, pemerintah, lembaga riset, dan pembeli internasional. Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak sejarah dalam mempercepat transformasi global menuju sistem pangan yang tangguh, adil, dan ramah iklim.

“Melalui forum ini, kami berharap model keberhasilan di Indonesia dapat direplikasi di negara lain. Gerakan beras berkelanjutan ini bukan hanya tentang lingkungan, tetapi juga ketahanan pangan dunia,” ujar Angga Maulana Yusuf, Lead Project Manager Proyek Low Carbon Rice.

Forum ini menandai momentum penting bagi Indonesia — membuktikan bahwa negara agraris ini mampu menjadi pelopor solusi global dalam isu pangan dan iklim. (srv)

Peserta yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar melalui laman resmi www.internationalsustainablericeforum.com.

Tags: indonesiaRevolusi Rendah KarbonSektor PanganTuan Rumah Forum Beras Berkelanjutan Dunia

Berita Terkait.

sampah
Nasional

Legislator DPR Ajak Mahasiswa Turun Tangan, Kolaborasi Atasi Darurat Sampah

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:16
Pemeriksa Fakta Kupas Cara Kerja Hoaks di Era Digital
Nasional

Pemeriksa Fakta Kupas Cara Kerja Hoaks di Era Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:31
Menu MBG Berbelatung, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Menu MBG Berbelatung, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:51
Pertamina Bidik Lonjakan Produksi Migas Lewat Kolaborasi Global dan Inovasi Teknologi
Nasional

Pertamina Bidik Lonjakan Produksi Migas Lewat Kolaborasi Global dan Inovasi Teknologi

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:31
Penampilan Lisa di Ajang Met Gala 2026 Sukses Mencuri Perhatian dan Perdebatan Untuk Kalangan Pencinta Fashion.
Nasional

Dinamis Setiap Hari, Wamenkeu Jelaskan Kenapa SiLPA Tak Pernah Diam

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:51
Wali Kota Jaktim Tekankan Literasi Digital dan Tanggung Jawab Moral di Era AI
Nasional

Wali Kota Jaktim Tekankan Literasi Digital dan Tanggung Jawab Moral di Era AI

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:41

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.