• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kecam Kekerasan, Komnas HAM Minta Pemerintah Tinjau Ulang Pendekatan Keamanan di Papua

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 20:59
in Nasional
WhatsApp Image 2025-10-18 at 20.21.55

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI Anis Hidayah. Foto: Dokumen Komnas HAM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengecam keras konflik bersenjata di Papua Tengah dan intimidasi serta kekerasan terhadap pembela HAM di Papua Barat baru-baru ini.

Konflik bersenjata meningkat di Papua Tengah. Peristiwa pertama, kontak tembak Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) di Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah pada Rabu (15/10/2025).

BacaJuga:

Kritik Kementerian HAM Ingin Seleksi Aktivis, DPR: Langgar Deklarasi PBB 1998

Pusat Studi Kebangsaan Sayangkan Pernyataan Amien Rais, Ini Responsnya

Komisi III: UU KUHAP dan KUHP Berikan Ruang Demokrasi Buruh Perjuangkan Hak

Dalam peristiwa tersebut diduga mengakibatkan 14 korban jiwa dari Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) dan warga sipil. Kedua, penembakan terjadi di Jalan Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Nabire, Papua, Tengah pada Jumat (17/10/2025).

Berdasarkan informasi awal, terdapat korban jiwa satu orang dari warga sipil, empat luka-luka serta tiga orang personel aparat penegak hukum juga mengalami luka-luka.

Ketiga, terjadi dugaan penganiayaan dan intimidasi terhadap relawan Lembaga Penelitian Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) yaitu Kornelis Aisnak, dan Ruben Frasa pada, Jumat (17/10/2025) di Distrik Moskona Utara Teluk Bintuni Papua Barat.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan, dua relawan tersebut sedang memberikan bantuan kemanusiaan kepada para pengungsi di Distrik Moskona Utara Teluk Bintuni.

“Komnas HAM mengecam, penembakan dan pendekatan kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa dan korban luka-luka, intimidasi dan kekerasan terhadap relawan LP3BH,” kata Anis Hidayah dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (18/10/2025).

Komnas HAM menegaskan bahwa penggunaan kekerasan tidak dapat dibenarkan. Maka itu, Komnas HAM meminta semua pihak agar menahan diri untuk mencegah eskalasi konflik di Papua.

“Pemerintah diharapkan segera melakukan penghentian segala bentuk kekerasan dan reviu atas strategi pendekatan keamanan di Papua, agar dapat meredam intensitas kekerasan dan konflik bersenjata untuk menghindari keberulangan jatuhnya korban,” imbuh Anis.(dan)

Tags: Anis Hidayahkelompok sipil bersenjataKomnas HAMkonflik bersenjataPapua

Berita Terkait.

mavirion
Nasional

Kritik Kementerian HAM Ingin Seleksi Aktivis, DPR: Langgar Deklarasi PBB 1998

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:02
amien
Nasional

Pusat Studi Kebangsaan Sayangkan Pernyataan Amien Rais, Ini Responsnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39
habib
Nasional

Komisi III: UU KUHAP dan KUHP Berikan Ruang Demokrasi Buruh Perjuangkan Hak

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:19
aktor
Nasional

Polisi Dalami Aktor Intelektual di Balik Kelompok Tertangkap saat May Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:08
Irene-Umar
Nasional

Wamen Ekraf Bicara Kesetaraan Gender Perkuat Ekosistem Ekraf

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:04
Sudjatmiko
Nasional

DPR Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Perkeretaapian Usai Insiden di Stasiun Bekasi Timur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3415 shares
    Share 1366 Tweet 854
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2562 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1588 shares
    Share 635 Tweet 397
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1258 shares
    Share 503 Tweet 315
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.