• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendikdasmen dan YPAN-APKASI Perkuat Kolaborasi Daerah untuk Pendidikan Nasional

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 16 Oktober 2025 - 22:12
in Nasional
abdul

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti (kanan) saat Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) dan Pemerintah Kabupaten Anggota Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Foto: Dokumen Kemendikdasmen

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” pada kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) dan Pemerintah Kabupaten Anggota Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang dirangkaikan dengan Koordinasi Program Kerja Sama Pendidikan, di Jakarta, Kamis (16/10/2024).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai upaya memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan mitra masyarakat dalam menyelaraskan program-program pendidikan nasional di tingkat daerah. Acara tersebut dihadiri lebih dari 200 kepala daerah, pemangku kepentingan pendidikan, dan perwakilan Kemendikdasmen.

BacaJuga:

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Siapkan UMKM Tembus Pasar Dunia, Bea Cukai Berikan Pendampingan Ekspor

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang terus menunjukkan komitmen untuk memajukan sektor pendidikan di wilayah masing-masing. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan nasional tidak mungkin tercapai tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Visi besar kami adalah Pendidikan Bermutu untuk Semua. Visi ini merupakan amanat konstitusi sekaligus penjabaran dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkarakter,” ujar Mendikdasmen.

Menteri Mu’ti menambahkan bahwa arah kebijakan pendidikan saat ini berfokus pada peningkatan mutu dan pemerataan, dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi kesenjangan antarwilayah, antarjenjang, serta antara sekolah negeri dan swasta. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi proses membangun peradaban dan karakter bangsa. “Kita tidak hanya membangun sekolah, tetapi membangun generasi Indonesia yang tangguh secara moral, mental, dan spiritual. Pendidikan adalah sarana membangun peradaban,” tegasnya.

Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, turut menekankan pentingnya sinergi kebijakan pusat dan pelaksanaan di daerah. Ia menyebut keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada keselarasan kebijakan agar tidak ada daerah yang tertinggal dalam memberikan layanan pendidikan bermutu. “Pembangunan infrastruktur pendidikan, peningkatan kompetensi guru, dan pemanfaatan teknologi merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang merata,” ujarnya.

Bursah juga menyoroti pentingnya literasi teknologi seperti Internet of Things, blockchain, big data, dan kecerdasan buatan (AI) sebagai bekal generasi muda menghadapi masa depan. Ia menilai literasi digital bukan sekadar keterampilan tambahan, tetapi menjadi penggerak dan penentu arah pembangunan masyarakat. Selain itu, ia berharap pelaksanaan program pendidikan tidak bersifat top-down, melainkan melibatkan konsultasi dan kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah untuk memperkuat efektivitas kebijakan pendidikan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara, Siti Nurkhayati, memaparkan empat program utama yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional. Program tersebut meliputi pemberian beasiswa dinas daerah, penguatan komitmen bersama, program inovasi pangan, serta fokus pada teknologi dan digitalisasi pendidikan. “Kami berupaya memperkenalkan teknologi seperti coding, deep learning, dan AI ke dalam kurikulum sekolah untuk mendorong transformasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelasnya.

Menteri Mu’ti dalam kesempatan yang sama menjabarkan sejumlah program strategis Kemendikdasmen untuk memperkuat layanan pendidikan di daerah. Di antaranya revitalisasi sarana dan prasarana sekolah melalui skema transfer langsung ke satuan pendidikan yang telah menjangkau lebih dari 16.000 sekolah pada tahun ini, serta distribusi 288.000 perangkat Interactive Flat Panel (IFP) ke berbagai satuan pendidikan di seluruh Indonesia untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi.

Selain itu, pemerintah juga terus meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru melalui kebijakan beasiswa kualifikasi D-IV/S-1 sertifikasi, dan pelatihan di bidang pembelajaran mendalam, teknologi kecerdasan buatan, serta kepemimpinan kepala sekolah. Upaya peningkatan mutu ini turut diimbangi dengan penguatan karakter peserta didik melalui program Senam Anak Indonesia Hebat dan Pagi Ceria yang menumbuhkan kedisiplinan, rasa nasionalisme, serta kebugaran jasmani.

Kebijakan strategis lain yang kini dijalankan adalah program Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak, bekerja sama dengan Kementerian Desa untuk memastikan setiap desa memiliki minimal satu lembaga pendidikan anak usia dini. Program ini merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) yang menargetkan pemerataan akses pendidikan sejak usia dini.

Menutup sambutannya, Menteri Mu’ti mengajak seluruh kepala daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dan partisipasi aktif dalam mendukung keberhasilan program pendidikan nasional. “Para kepala daerah memiliki peran penting sebagai ujung tombak keberhasilan pendidikan di wilayahnya. Pemerintah pusat hadir sebagai mitra untuk bersinergi mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkapnya.

Melalui kerja sama strategis antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi pendidikan nasional yang bermutu, merata, dan berkeadilan. “Dengan semangat partisipasi semesta, kita bersama-sama mewujudkan pendidikan yang mencerdaskan, membangun karakter, dan memajukan peradaban bangsa Indonesia,” tutup Mendikdasmen. (adv)

Tags: KemendikdasmenKolaborasi DaerahPendidikan NasionalYPAN-APKASI

Berita Terkait.

sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
bc2
Nasional

Siapkan UMKM Tembus Pasar Dunia, Bea Cukai Berikan Pendampingan Ekspor

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:11
dasco
Nasional

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47
bc2
Nasional

Tim Gabungan Bea Cukai Musnahkan Ribuan Batang Ganja di Aceh Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:30
karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7136 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    955 shares
    Share 382 Tweet 239
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42

INDOPOSCO.ID – Setelah sempat tersendat di laga pembuka, Swiss akhirnya menemukan ritmenya di laga kedua Piala Dunia 2026 pada Jumat...

SelengkapnyaDetails
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:47
Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:01
Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:23
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.