• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rangkap Kabapanas, Amran Gaspol Awasi Harga Beras dan Stabilitas Pangan Nasional

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:12
in Ekonomi
amran

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen menjaga stabilitas harga dan mempercepat swasembada pangan nasional. (Dok. Kementan)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah dinamika pangan nasional yang kian kompleks, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kini resmi menahkodai dua kapal besar sekaligus. Selain tetap menjabat sebagai Mentan, Amran kini juga dipercaya menjadi Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas), menggantikan Arief Prasetyo Adi sejak Senin (13/10/2025).

Tugas ganda itu tidak membuatnya ragu. Justru di hari pertama, Amran langsung menyalakan mesin dengan menginstruksikan jajaran Bapanas untuk bergerak cepat mengawasi harga pangan strategis, terutama yang mendapat subsidi dari pemerintah.

BacaJuga:

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Energi Hijau dari Limbah Pertanian, Inovasi PLN NP Berbuah Penghargaan Nasional

Kolaborasi Maybank Indonesia dan Muslim Pro Hadirkan Solusi Finansial untuk Ibadah Haji dan Umrah

“Kami mencoba kenal semua tim mulai Sestama sampai ke bawah. Kemudian masalah-masalah apa yang harus ditindaklanjuti secepat-cepatnya. Satu adalah harga pangan strategis. Ini harus dipantau real time tiap hari,” ujar Amran dalam keterangan, Selasa (14/10/2025).

Fokus utamanya jelas, menjaga stabilitas pangan dengan ketat. “Kami minta dipantau terus-menerus. Harus diawasi khususnya pangan yang disubsidi pemerintah, Rp150 triliun subsidi pemerintah. Itu kita wajib intervensi, karena kita harus jaga petani dengan HPP (Harga Pembelian Pemerintah) dan jaga konsumen dengan HET (Harga Eceran Tertinggi). Mutlak. Semua beras yang disubsidi pemerintah itu harus diintervensi dan diawasi,” imbuhnya.

Namun, Amran tidak sekadar berbicara soal pengawasan. Ia menancapkan target besar, yakni swasembada pangan secepat-cepatnya. Dalam pandangannya, swasembada bukan sekadar program, tetapi lompatan besar bangsa.

“Kalau target, swasembada secepat-cepatnya, menguntungkan petani, konsumen tersenyum. Jadi harus kita stabilkan harga. Stabilisasi harga bahan-bahan pokok, khususnya yang disubsidi pemerintah. Itu harus distabilkan. Swasembada ini sudah kita bertahap. Insya Allah, doakan mudah-mudahan tidak ada halangan, 2-3 bulan ke depan bisa,” katanya.

Tak tanggung-tanggung, Amran ingin mimpi Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada empat tahun bisa diwujudkan hanya dalam satu tahun.

“Mimpi kita, target Bapak Presiden 4 tahun swasembada, itu kita capai dalam waktu 1 tahun. Dan itu adalah lompatan besar yang kita buat bersama. Bukan saja Kementerian Pertanian, tapi semua anak bangsa yang ikut berpartisipasi. TNI, Polri, Kejaksaan, Bulog, Badan Pangan, semuanya,” tuturnya.

Optimisme itu bukan tanpa dasar. Amran menyebut, tanda-tanda kemandirian pangan sudah mulai tampak dari daerah. Pulau Kalimantan, yang dulu bergantung pada pasokan beras dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, kini mulai berdiri di atas kaki sendiri.

“Kata kuncinya adalah mimpi kita sekarang sudah Alhamdulillah jadi kenyataan sebagian — bagaimana pulau itu swasembada beras. Contohnya, Kalimantan yang dulunya mengambil beras dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan, biaya ngangkutnya ditanggung oleh masyarakat. Sekarang ini kita swasembada dari 6 provinsi, kalau tidak salah, 4 sudah swasembada di pulau Kalimantan, sehingga inflasi, alhamdulillah posisi mungkin lima besar terbaik dunia,” jelasnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) turut menguatkan optimisme tersebut. Sepanjang Januari–November 2025, proyeksi produksi beras nasional mencapai 33,19 juta ton, naik 3,72 juta ton dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka itu bahkan mendekati proyeksi Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) untuk 2025–2026 yang berada di kisaran 35,6 juta ton.

Dua jabatan, satu tekad. Di tangan Amran Sulaiman, pengawasan harga dan swasembada pangan bukan sekadar target administratif, melainkan misi kedaulatan bangsa di atas meja makan rakyat Indonesia. (her)

Tags: andi amran sulaimanRangkap KabapanasSwasembada

Berita Terkait.

selfi
Ekonomi

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:17
Biomassa
Ekonomi

Energi Hijau dari Limbah Pertanian, Inovasi PLN NP Berbuah Penghargaan Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:07
maybank
Ekonomi

Kolaborasi Maybank Indonesia dan Muslim Pro Hadirkan Solusi Finansial untuk Ibadah Haji dan Umrah

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:16
kolaborasi
Ekonomi

Pertamina Gandeng BGN, Minyak Jelantah SPPG akan Terbangkan Pesawat Ramah Lingkungan

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:06
pelita air
Ekonomi

Belanja Produk Lokal dari Kursi Pesawat, Inovasi Baru Pertamina dan Pelita Air

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:15
Lari
Ekonomi

PLN EPI Dorong Pegawai Lebih Aktif dan Sehat Lewat Wellness Terintegrasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:05

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3698 shares
    Share 1479 Tweet 925
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Mengasah Kompetensi dari Lapangan, PEP Sangasanga Buka Wawasan Mahasiswa Migas

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.