• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menkeu Pastikan Fundamental Ekonomi Masih Tangguh di Tengah Ketidakpastian

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:59
in Ekonomi
IMG-20251014-WA0024

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (14/10/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Angin optimisme kembali berembus ke perekonomian global. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa prospek ekonomi dunia mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan meski ketegangan geopolitik dan risiko fiskal di Amerika Serikat masih membayangi.

“Kita lihat outlook ekonomi global. Kita melihat proyeksi pertumbuhan global 2025–2026 mulai membaik. Meski tensi geopolitik seperti konflik dagang AS (Amerika Serikat)–Tiongkok terjadi, sepertinya globalnya masih cenderung membaik,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

BacaJuga:

3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit

Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas

Nintendo Switch 2 Resmi Masuk Indonesia Desember 2026, Nintendo Janjikan Pengalaman Gaming Berbeda

Ia menyoroti bahwa PMI (Indeks Manajer Pembelian) global masih berada di zona ekspansif, menandakan keberlanjutan aktivitas industri dunia, terutama di kawasan Asia. India, Arab Saudi, dan Thailand mencatat ekspansi yang solid, sementara beberapa negara maju mulai melambat.

Menurutnya, kondisi tersebut memberi ruang bagi Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga acuannya, yang bisa menjadi katalis positif bagi aliran modal ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Ekspansi pasar juga mencerminkan peluang tinggi penurunan suku bunga oleh The Fed. Ini bisa menjadi katalis positif bagi aliran modal ke emerging market, termasuk ke Indonesia,” tuturnya.

Namun, Purbaya tetap mengingatkan bahwa sentimen global masih rentan terhadap faktor non-ekonomi seperti kebijakan fiskal AS yang bisa memicu fluktuasi harga emas sebagai aset aman (safe haven).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, pasar keuangan global saat ini menunjukkan pemulihan yang relatif stabil, didorong oleh meredanya tensi perang dagang dan ekspektasi penurunan Fed Fund Rate. Meski rupiah masih melemah 2,8% secara year-to-date, IHSG justru melonjak 16,6%, mencerminkan kepercayaan investor yang tetap kuat.

Lebih jauh, Purbaya mengungkapkan bahwa yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun turun tajam sebesar 88 basis poin, penurunan yang jauh lebih dalam dibandingkan negara-negara sepadan.

“Kalau Anda lihat di situ, yield-nya turun 88 basis point. Jadi kepercayaan ke surat utang kita bagus,” jelasnya.

“Untuk saya untung, karena kalau terbitan surat utang nanti bunganya lebih murah, jadi cost of capital saya lebih rendah dibanding sebelumnya,” sambungnya.

Penurunan yield ini menandakan risiko terhadap Indonesia yang semakin rendah dan efektivitas bauran kebijakan fiskal–moneter dalam menjaga stabilitas pasar surat utang domestik.

Di sektor eksternal, Purbaya mengungkapkan bahwa aktivitas ekspor–impor Indonesia masih solid di tengah gejolak global. Surplus neraca perdagangan kumulatif mencapai US$32,3 miliar, tumbuh hampir 4,6% dibandingkan tahun lalu.

“Ini ditopang oleh ekspor non-migas yang naik 9,1% year on year, khususnya sektor hilirisasi logam dan pertanian,” paparnya.

Kinerja ekspor naik 7,7% yoy, sementara impor tumbuh lebih moderat di 2,8%, menunjukkan permintaan domestik yang masih kuat. Pemerintah, kata Purbaya, akan terus mendorong perluasan pasar ekspor serta penguatan industri berbasis nilai tambah.

Kepercayaan investor terhadap Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika global. Spread SBN terhadap US Treasury terus menyempit, mencerminkan risiko kurs dan negara yang semakin terkelola. Yield SBN 10 tahun turun dari 6,97% menjadi 6,09% sejak awal tahun, sementara spread yield SPN US dollar stabil di bawah 100 basis poin. “Jadi cost of capital untuk keuangan lebih murah dibanding sebelumnya,” tegasnya.

Meski mencatat net outflow terbesar sebesar Rp158,6 triliun, terutama dari Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) akibat kebijakan moneter yang lebih longgar, pasar SBN tetap berhasil mencatat net inflow sebesar Rp26,7 triliun.

“Hal ini menegaskan bahwa fundamental tetap kuat dan kredibilitas kebijakan kita terjaga di mata pelaku pasar global,” tambahnya.

Optimisme Menkeu Purbaya itu menggambarkan arah ekonomi nasional yang lebih stabil, di tengah ketidakpastian global yang belum sepenuhnya reda. Dengan bauran kebijakan yang konsisten, kepercayaan investor yang terjaga, serta kinerja ekspor yang kokoh, Indonesia tampaknya siap melangkah lebih mantap menghadapi tantangan tahun depan. (her)

Tags: ekonomiFundamentalMenkeuPurbaya

Berita Terkait.

3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit
Ekonomi

3.212 SPK Tercatat di GIIAS 2026, New Xforce HEV Tembus 1.000 Unit

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:36
Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas
Ekonomi

Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11
Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Ekonomi

Nintendo Switch 2 Resmi Masuk Indonesia Desember 2026, Nintendo Janjikan Pengalaman Gaming Berbeda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:01
Menkop: Hilirisasi Kelapa Sawit Berbasis Koperasi Perkuat Daya Tawar Petani
Ekonomi

Teknologi Waste-to-Fuel Asiana Ubah Sampah Basah Jadi Bahan Bakar Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:31
Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat
Ekonomi

Blok Masela Mulai Jalan, Ketahanan Energi Nasional Berpeluang Makin Kuat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57
Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit
Ekonomi

Perlindungan Pekerja Jadi Kunci Tingkatkan Produktivitas Industri Sawit

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:27

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2207 shares
    Share 883 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1050 shares
    Share 420 Tweet 263
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.